Setelah beberapa kali berlatih meningkatkan kecepatan mengetik, maka saya pun merasa perlu mempraktikkan keterampilan mengetik tersebut untuk menghasilkan sesuatu. Saya memutuskan untuk membuat artikel ini sebagai salah satu sarana praktik mengetik.

Dua hal penting

Mengetik memerlukan kombinasi dua hal: kecepatan dan ketepatan. Mengetik yang cepat akan sangat menghemat waktu, terutama jika memang sudah mendekati batas akhir pengerjaan suatu ketikan. Mengetik yang tepat akan lebih menghemat waktu karena tidak memerlukan banyak waktu untuk memeriksa kesalahan ketik. Waktu yang bisa dihemat dapat dipakai untuk memeriksa alur cerita atau tata bahasa ketikan yang kita buat.

Kapan harus mengedit?

Beberapa saran online menyampaikan bahwa mengedit kesalahan ketik dilakukan setelah keseluruhan ketikan selesai. Bahkan beberapa pihak menyarankan untuk mendelegasikan tugas memeriksa hasil ketikan pada orang lain. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari bias dan meningkatkan ketelitian dalam menemukan kesalahan.

Saya merasa sebaiknya kesalahan ketik yang disadari harus segera diedit sambil mengetik. Jadi ketika diketahui ada kesalahan ketik janganlah dibiarkan, sambil melakukan perbaikan kita harus menanamkan bahwa tulisan yang memiliki sangat sedikit atau tanpa kesalahan ketik akan membawa ketikan tersebut lebih mudah lolos screening awal oleh pembaca. Pembaca tentu lebih memilih mempercayai tulisan yang diketik rapi tanpa kesalahan ketik dibandingkan tulisan alay yang sarat typo.

Waktu mengetik akan memanjang seiring pertambahan waktu akibat mengedit kesalahan ketik, namun itu juga mengajar kita untuk lebih teliti di ketikan selanjutnya. Semakin lama tentu kecepatan mengetik anda akan semakin tinggi. Akurasi bisa variatif terutama ketika konsep ketikan belum ada (baru dibuat konsepnya di otak saat mengetik) atau ketika contohnya yang salah.

Dasar yang kuat

Pada segala hal kita tahu bahwa dasar yang kuat adalah modal awal yang terbaik. Membuat ketikan merupakan keterampilan menulis, suatu keterampilan berbahasa aktif. Dasar yang dibutuhkan dalam mengetik adalah tema besar dan rincian tema untuk masing-masing paragraf yang akan diketik.

Biasakan membuat garis besar tulisan sebelum memulai menulis atau mengetik. Hal ini perlu dilakukan untuk memetakan mana saja yang sudah merupakan fondasi yang kuat dan mana yang perlu diperkuat atau ditambah. Kita nyaris tidak bisa membuat ketikan yang baik jika kita tidak memahami apa yang akan kita sampaikan. Membuat kerangka tulisan yang serupa dengan daftar isi atau skema dapat membantu kita menulis secara lebih sistematis, mendalam tapi tetap fokus, dan memberikan kesempatan bagi penulis untuk memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan ketikan tersebut.

Terkait kecepatan mengetik, jadikan hasil penilaian uji ketikan anda sebagai patokan dasar. Untuk menganggarkan waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan tulisan maka dapat memakai patokan berikut ini: waktu total=(target kata/kecepatan mengetik dengan akurasi minimal 95%)x4. Contohnya jika ingin membuat blog sepanjang 600 kata, dengan kecepatan mengetik 40 kata per menit maka harusnya bisa diselesaikan dalam 15 menit. Namun anggarkan 4×15 menit=60 menit. Rinciannya 1×15 menit untuk membuat rancangan tulisan, 1×15 menit untuk memperkuat dasar tentang apa yang akan ditulis, 1×15 menit untuk benar-benar mengetik, 1×15 menit untuk mengedit dan melengkapi tulisan dengan komponen lain atau mengatur tampilan ketikan. Ini cuma perkiraan, jadi dalam 1 jam harusnya bisa dihasilkan artikel 600 kata dengan kualitas baik. Jangan terlalu percaya dengan apapun. Silahkan temukan sendiri gaya anda.

tingkatkan kecepatan mengetik anda

Sleman, 13 Juni 2020

Leave a comment

Leave a Reply