Atau mengerjakan apapun.

Suka tantangan? Kenapa tidak menantang diri sendiri? Ubahlah tugas yang monoton, rutin, tidak membuatmu bersemangat menjadi tugas atau beberapa tugas yang lebih menantang. Yang penting tujuan akhirmu tercapai, caramu melakukannya, atau bagaimana urutannya kadang tidak banyak mempengaruhi.

Mulailah dengan banyak membaca. Kenapa harus #banyakbaca? Ya karena perlu. Orang yang #banyakbaca harusnya banyak berimajinasi juga, wawasannya luas. Sehingga diharapkan ketika kadang macet dalam memikirkan skripsi atau sekedar malas maka imajinasi yang kaya bisa membantu untuk tetap meraih progres (meskipun kecil).

Orang bisa saja salah menilai atau mengambil keputusan karena kurang informasi atau kurang imajinasi. Pembaca yang baik akan sanggup memahami cerita yang samar-samar, bahkan dapat mempelajari hal yang baik dari tulisan yang buruk sekalipun.

Tuliskan apa yang kamu baca dan pelajari, meskipun mungkin saat ini tidak berhubungan langsung dengan apapun yang sedang kamu kerjakan. Tinjauan pustaka untuk skripsi dan tulisan lain harusnya memang memiliki struktur yang jelas dan logis. Saya suka dengan presentasi teman-teman untuk proposalnya. Bab 2-nya membahas penelitian-penelitian terdahulu lalu menceritakan gap yang masih ada dalam topik tersebut dan bagaimana alternatif jawaban dari hal yang akan diteliti.

Bentuk paling sederhananya adalah tabel keaslian penelitian. Bisa dibuat lebih mendetail, dan disajikan juga dalam presentasi dengan visualisasi berupa tabel agar lebih mudah dipahami oleh penonton.

Kalau perlu mengisi waktu yang terasa lama berlalu dengan menonton film ya lakukanlah dengan sadar. Beberapa film memang perlu mikir juga untuk menontonnya. Banyak hal yang kadang memang tidak masuk akal, terutama jika memang film fiksi, meskipun fiksi ilmiah. Kita tidak sedang membuang-buang waktu ketika kita bisa belajar mengenai sesuatu  dari menonton film.

Jangan berasumsi, selalu miliki dasar yang kuat untuk mengambil keputusan, minimal carilah data dan fakta pendukung, meskipun hanya sedikit. Kadang beberapa hal memang belum kita temukan alur pikirnya, tapi sudah kita rasakan kebenarannya, itulah gunanya meneliti. Susunlah kerangka berpikir yang logis, ujilah dengan sistematis dan ilmiah. Ingatlah bahwa asumsi yang tidak dibuktikan tapi dipercayai untuk mengambil keputusan sering kali akan menjadi sumber kegagalan/kesalahan yang merepotkan.

Teruslah belajar. Diversifikasikan sumbermu, perluas horizon berpikirmu.

yosephsamodra konsul skripsi fk

Taipei, 26 Februari 2021.

Leave a comment

Leave a Reply