aas 2018 beasiswa aas 2019

Panduan Lengkap Beasiswa AAS 2018 (Untuk Kuliah pada 2019)

Australia Awards in Indonesia

Australia Awards adalah beasiswa internasional prestisius yang didanai oleh Pemerintah Australia, menawarkan kesempatan bagi generasi pemimpin Indonesia di masa depan untuk menjalani perkuliahan, penelitian, dan pengembangan profesional.

Sedapat mungkin dokteryoseph.com akan berusaha memberikan informasi yang diperlukan terkait beasiswa AAS sehingga diharapkan dapat menjawab pertanyaan seperti berikut ini:

  • Kapan pendaftaran beasiswa AAS tahun 2018 dibuka?
  • Siapa saja yang boleh mendaftar beasiswa AAS?
  • Apa saja berkas yang harus dipersiapkan untuk pendaftaran online beasiswa AAS?
  • Kapan pengumuman hasil seleksi beasiswa AAS tahun 2018?
  • Bagaimana langkah-langkah mendapatkan beasiswa AAS?

Halaman ini akan diupdate secara berkala, namun mohon rajin mengecek informasi terbaru langsung dari sumbernya (link ada di bagian bawah tulisan ini, situs resminya berbahasa Inggris).

Long Term Awards

Tujuan kerjasama Australia-Indonesia ialah untuk meningkatkan pertumbuhan inklusif dan pekerjaan yang produktif. Untuk mencapainya maka kemampuan kompetitif Indonesia harus ditingkatkan melalui penguatan dampak dari sumber daya yang dimiliki oleh Indonesia. Australia Awards scholarships (AAS) mendukung pengembangan manusia untuk mewujudkan masyarakat sehat dan produktif di Indonesia.

Long Term Awards adalah beasiswa pascasarjana (post graduate degree) tingkat S2 atau S3 (Masters or PhD/Doctorate level) yang ditawarkan pada generasi pemimpin Indonesia di masa depan untuk mengembangkan diri. Melalui perkuliahan dan penelitian, penerima beasiswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mendorong perubahan dan membantu membangun jaringan yang kuat dengan warga Australia.

 

Tanggal penting

1 Februari 2018 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2018 (untuk kuliah di tahun 2019) dibuka

30 April 2018 : Pendaftaran Beasiswa AAS 2018 (untuk kuliah di tahun 2019) ditutup

Juli 2018 : Pengumuman pendaftar beasiswa AAS2018 yang lolos ke tahap wawancara dan tes IELTS

Juli/Agustus 2018 : Pelaksanaan seleksi beasiswa AAS tahap wawancara dan tes IELTS

Agustus 2018 : Pengumuman penerima Beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards)

 

Bagaimana cara mendaftar beasiswa AAS 2018?

Pendaftaran Online

Seluruh pelamar diwajibkan mendaftar secara online melalui: https://oasis.dfat.gov.au 

Ketika mendaftar secara online, seluruh dokumen pendukung harus diupload juga ke OASIS, jadi siapkan seluruh berkas yang dibutuhkan. Dokumen penting yang harus disiapkan untuk diunggah harus sesuai dengan persyaratan khusus bagi pelamar dari Indonesia yang sudah ditetapkan oleh panitia, selengkapnya dapat dibaca sendiri di: Brosur Beasiswa AAS2018 Long Term Awards.

Jangan bersantai-santai! Sebaiknya segera lengkapi berkasnya dan segera submit online secepatnya. Jangan menunggu injury time untuk mendaftar beasiswa ini. Fasilitas pendaftaran online yang disiapkan (OASIS) diperkirakan bakal kebanjiran pengguna pada hari-hari terakhir pendaftaran, sehingga kapasitas server yang tersedia mungkin tidak mencukupi untuk seluruh pendaftar dalam waktu bersamaan. Pendaftar yang mengupload di saat-saat terakhir dapat mengalami gangguan ketika mendaftar online dan mengunggah dokumen. Jangan sampai anda terlambat mendaftar dan kehilangan kesempatan meraih beasiswa hanya karena gangguan pendaftaran online. Daftarkan diri anda sesegera mungkin.

Pelamar Beasiswa AAS2018 dari Indonesia yang mendaftar secara online (melalui OASIS) wajib mengisi formulir tambahan. Linknya akan diumumkan mendekati batas akhir pendaftaran.

Pendaftaran Offline

Untuk pejuang beasiswa yang ingin melamar beasiswa AAS 2018 tetapi tidak bisa mendaftar secara online menggunakan OASIS, bisa memasukkan berkas cetak (hardcopy) aplikasi pendaftaran ke panitia seleksi. Usahakan mendaftar secara online saja, hanya gunakan fasilitas pendaftaran dengan mengirimkan hardcopy berkas pendaftaran jika benar-benar tidak bisa mendaftar melalui OASIS.

Berkas pendaftaran offline berupa satu (1) set formulir pendaftaran dan seluruh dokomen pendukung yang diwajibkan harus diterima oleh Australia Awards Office paling lambat saat hari terakhir pendaftaran. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran offline (hardcopy applications), silahkan hubungi panitia melalui email longtermawards@australiaawardsindonesia.org sesegera mungkin.

 

aas 2018 beasiswa aas 2019

Pendaftar Beasiswa AAS (Australia Awards in Indonesia Long Term Awards) akan dinilai kualitas pribadi dan profesionalnya, kompetensi akademiknya, serta potensi untuk memberikan dampak pada kemajuan Indonesia.

Pendaftaran sangat diharapkan dari wanita, penyandang disabilitas, dan penduduk daerah tertentu (Geographic Focus Areas), yang mencakup Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Daerah yang masuk dalam kategori Geographic Focus Areas dapat berubah pada kesempatan mendatang.

Australia Awards Scholarships (beasiswa AAS) memberikan kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk meraih gelar master atau doktor dari universitas di Australia dan membukakan peluang untuk meniti karir yang membawa perubahan.

Calon penerima beasiswa yang terbaik dan menonjol akan dipilih berdasarkan kemampuan akademik, kualitas kepemimpinan, kecakapan berbahasa Inggris dan potensi untuk berperan dalam pembangunan di Indonesia.

Penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu dan tinggal di Australia, melatih keterampilan dan mengumpulkan pengetahuan untuk mengembangkan perekonomian dan kehidupan sosial di Indonesia, serta membangun jaringan silaturahmi dengan penduduk Australia.

 

Beasiswa Australia Awards Indonesia tersedia untuk meraih gelar:

  • Master degree
  • Doctorate degree (PhD)

Beasiswa ini juga disertai dengan kursus persiapan akademis dan Bahasa Inggris hingga 9 bulan di Indonesia sebelum keberangkatan ke Australia, yang harus dilalui dengan nilai memuaskan untuk dapat meneruskan program beasiswanya.

 

Master Degree Courses

  • Durasi maksimum 2 tahun.
  • Boleh memilih meraihnya melalui coursework (full kuliah), research (penelitian/tesis), atau kombinasinya. Masters by research atau kombinasi research dengan coursework hanya akan diberikan pada pendaftar yang memang membutuhkan ketrampilan riset untuk menjalankan penelitian atau mengajar atau melakukan supervisi terhadap sekelompok peneliti ketika lulus kelak. Jadi kalau bukan peneliti atau dosen supaya lebih aman pilih yang coursework saja.
  • Boleh ambil Double Master degrees asalkan memang sudah ditawarkan sepaket oleh universitas tujuan dan dapat diraih dalam waktu maksimum 2 tahun.
  • Jika ingin meraih Masters by research maka sebaiknya sudah punya supervisor idaman di universitas tujuan. Website masing-masing kampus sudah menyediakan informasi mengenai minat riset utama mereka beserta nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor. Pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian yang sudah pernah dilakukan dengan rangkuman hasil penelitiannya.

 

Doctorate Degree (PhD) Program

  • Durasi maksimum 4 tahun.
  • Meraih PhD tunduk pada persetujuan pemerintah Indonesia. Normalnya, persetujuan pasti diberikan jika pelamar sudah menduduki atau disiapkan untuk menduduki posisi senior di bidang penelitian (misalnya di pusat penelitian atau universitas) di Indonesia.
  • Tambahan: Karena basisnya adalah research sebaiknya sudah punya supervisor idaman di universitas tujuan. Website masing-masing kampus sudah menyediakan informasi mengenai minat riset utama mereka beserta nama-nama staf yang dapat menjadi calon supervisor. Pendaftar juga harus memberikan bukti penelitian yang sudah pernah dilakukan dengan rangkuman hasil penelitiannya.
  • Sangat disarankan untuk memiliki surat dukungan dari universitas tujuan terkait bidang studi yang diminati.

 

Kuota Beasiswa Australia Awards Indonesia

  • Hingga 70% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari Targeted Category (area geografis tertentu, mitra kedutaan, atau lembaga pemerintah pusat);
  • Hingga 30% beasiswa akan diberikan pada pelamar dari area geografis tertentu, yaitu pelamar dari: Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara;
  • 85% beasiswa untuk Masters level dan hingga 15% beasiswa untuk PhD level; dan
  • Penerima beasiswa akan terbagi rata antara pria dan wanita.
  • Kandidat yang memiliki disabilitas atau yang bekerja di lembaga yang menangani orang dengan disabilitas namun memenuhi syarat sangat disarankan untuk mendaftar beasiswa ini.

 

Ketentuan Umum Pendaftar Beasiswa AAS

  • WNI yang tinggal dan mendaftar dari Indonesia.
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan pemegang kewarganegaraan atau pemilik status permanent resident Australia atau Selandia Baru, sejak mendaftar beasiswa ini hingga selesai kuliah dan pulang kembali ke Indonesia.
  • Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia sebagai mahasiswa internasional (misalnya syarat kesehatan dan karakter).
  • Tidak sedang mengurus visa tinggal di Australia.
  • Tidak pernah mendapat beasiswa long-term Australia Award lainnya kecuali sudah tinggal di luar Australia selama minimal dua kali masa kuliah sebelumnya (contohnya jika sebelumnya mendapat beasiswa untuk kuliah di Australia selama 2 tahun maka tidak boleh mendaftar beasiswa Australia Awards lainnya hingga telah tinggal di luar Autralia atau kembali tinggal di Indonesia selama 4 tahun.
  • Memenuhi kriteria khusus yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
  • Bukan anggota militer aktif.
  • Memenuhi persyaratan pengurusan visa pelajar.
  • Memenuhi persyaratan masing-masing program studi tujuan.

 

Lebih lanjut, pelamar harus: 

  • Memilih bidang perkuliahan yang sesuai prioritas pengembangan: Effective economic institutions and infrastructure, Human development for a productive and healthy society, An inclusive society through effective governance.
  • Memiliki IPK minimal 2,9.
  • Untuk pendaftar tingkat Master: memiliki nilai IELTS 5,5 atau TOEFL PBT 525 atau TOEFL IBT 69 atau PTE Academic 42. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar PhD: memiliki nilai IELTS 6,0 atau TOEFL PBT 550 atau TOEFL IBT 79 atau PTE Academic 50. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Untuk pendaftar dari area geografis tertentu (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) atau memiliki disabilitas: memiliki IPK minimal 2,75 dan nilai IELTS 5,0 atau TOEFL PBT 500 atau TOEFL IBT 59 atau PTE Academic 36. Tes tersebut harus dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir. Tes lain (termasuk TOEFL prediction test) tidak akan diterima.
  • Sertakan rincian tempat tes bahasa Inggris untuk keperluan verifikasi hasil tes TOEFL.
  • Sertakan setidaknya 1 lembar salinan asli hasil tes TOEFL.
  • Sudah punya gelar S1, jika mendaftar Master. Sudah punya gelar Master, jika mendaftar PhD.
  • Mengisi seluruh pertanyaan yang relevan di formulir pendaftaran.
  • Mau dan sanggup menjalani pelatihan full-time (Senin-Jumat, jam 08.00 hingga 16.00) English for Academic Purposes (EAP) di Indonesia jika dinyatakan menerima beasiswa ini.

 

dukung dokteryoseph.com

Sumber: australiaawardsindonesia.org/news/detail/49/applications-for-australia-awards-postgraduate-scholarships-are-now-open; australiaawardsindonesia.org/content/12/long-term-awards

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s