periksa kulit pakai cermin

Deteksi Dini dan Imunoterapi untuk Kanker Kulit Melanoma

Kanker kulit melanoma merupakan salah satu kanker yang kasus kematiannya tidak terlalu tinggi, namun termasuk kanker yang mematikan karena penyebarannya yang cepat ke organ tubuh lainnya, demikian disampaikan dokter Aida S. Suriadireja dari Rumah Sakit Dharmais. Adapun orang-orang dengan kulit putih, mata hijau dan biru, rambut merah dan pirang, kerap lebih banyak terkena jenis kanker ini, karena mereka memiliki pigmen kulit yang sedikit dan kecil-kecil. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan kanker ini juga menyerang orang Asia karena berbagai hal, misalnya trauma.

Namun demikian, kanker melanoma dapat dideteksi sejak dini dengan cara Sakuri atau “Periksa Kulit Sendiri”. Kita sendiri bisa memeriksa kulit kita untuk mendeteksi adanya ciri-ciri yang timbul. Siapkan saja kaca dengan ukuran sesuai tubuh, cermin kecil dan pengering rambut.

Pertama-tama, buka pakaian, periksa tubuh depan, miring ke kanan dengan mengangkat tangan, miring ke kiri, lihat tubuh bagian belakang dan periksa kulit kepala menggunakan cermin kecil dan pengering rambut, serta telapak kaki.

Perhatikan tanda-tanda seperti tahi lalat yang kemungkinan ada di seluruh tubuh, namun dengan ciri-ciri ABCDE.

Asimetri, Border (permukaan), Colour (warna), Diameter/Different (lebar lingkar tahi lalat dan ciri berbeda), serta Evolving (perkembangan).

“Untuk tahi lalat normal, biasanya bentuknya simetris, melanoma biasanya tidak simetris. Dia akan ada pelebaran di beberapa bagian tahi lalat itu,” ujar Aida. Kemudian, tahi lalat yang normal biasanya memiliki permukaan licin, sedangkan melanoma memiliki permukaan yang kasar ketika diraba. Selain itu, tahi lalat normal biasanya berwarna gelap, sedangkan melanoma bisa berwarna cokelat atau hitam dengan diameter lebih dari 6 milimeter. “Melanoma juga akan terlihat different atau berbeda dengan tahi lalat pada umumnya. Secara kasat mata, dokter biasanya bisa membedakan,” ungkap Aida. Terakhir, perhatian perkembangan atau perubahan bentuk yang cepat dari tanda yang seperti tahi lalat tadi. “Tidak ada rasa gatal atau rasa nyeri di awal pada tanda-tanda melanoma tadi. Namun jika semakin parah, maka rasanya seperti dicapit-capit kepiting,” papar Aida.

periksa kulit pakai cermin

Imunoterapi merupakan terapi baru yang diklaim menghasilkan respon sangat bagus dalam pengobatan kanker kulit melanoma maligna atau melanoma. Dokter Suria Nataatmaja, Medical Director MSD Indonesia menjelaskan, imunoterapi anti PD-L1 dapat digunakan untuk mengobati melanoma sebagai salah satu pilihan pengobatan melanoma selain radioterapi dan kemoterapi.

Penelitian Fase 1-3 pengobatan melanoma dengan PD-1 menunjukkan suatu respon positif baik pada kulit Kaukasian dan kulit Asia. Menurut penelitian, tambahnya, hanya 8 persen pasien melanoma yang mampu bertahan melalui kemoterapi. Sedangkan, pasien yang diberikan imunoterapi memiliki perbaikan atau kesempatan hidup 4 kali lebih lama, dan rata-rata memiliki usia 9 bulan lebih lama atau 2 kali lebih panjang dibandingkan kemoterapi.

Nataatmaja memaparkan, cara kerja imunoterapi anti PD-1 adalah mengaktifkan sistem imun tubuh. Limfosit, salah satu sel imun tubuh secara alamiah akan menyerang benda asing yang mengancam kesehatan, termasuk sel kanker. Saat tetapi, terdapat kondisi di mana sel kanker menghasilkan protein PD-L1 yang membuat ia tidak dikenali sel limfosit. Obat anti PD-1 akan mencegah ikatan PD-1 dengan PD-L1 pada limfosit dan sel kanker sehingga ia dapat mengenali sel tumor sebagai benda asing yang harus dihancurkan.
Sumber:

antaranews.com/berita/661721/ini-bedanya-tahi-lalat-biasa-dengan-kanker-kulit-melanoma; antaranews.com/berita/661761/imunoterapi-cara-baru-obati-kanker-kulit-melanoma.

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s