piring makan kedai

Pedoman Gizi Seimbang 2014

Slogan 4 Sehat 5 Sempurna sudah tidak tepat lagi digunakan berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan terkait gizi dan kesehatan. Padahal slogan yang diperkenalkan sejak tahun 1952 di Indonesia ini masih populer hingga sekarang. Untuk memperbaikinya, disusunlah Pedoman Gizi Seimbang sejak tahun 1955 dengan berbagai perbaikan setelahnya. Versi yang terbaru ialah Pedoman Gizi Seimbang 2014 [1].

 

Pedoman Gizi Seimbang bertujuan untuk memberikan panduan konsumsi makanan sehari-hari dan berperilaku sehat berdasarkan prinsip konsumsi anekaragam pangan, perilaku hidup bersih, aktivitas fisik dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan berat badan normal [2]. Hal ini tentu jauh lebih luas dibandingkan apa yang terkandung dalam slogan Empat Sehat Lima Sempurna yang hanya mencakup aspek konsumsi makanan. “Sekarang kita sudah tidak pakai empat sehat lima sempurna. Itu sudah usang, zaman ’60-an,” ujar dr Elvina Karyadi, MSc, PhD, SpGK selaku Direktur Micronutrient Initiative dan Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia [3]. Ir. Doddy Izwardi, MA selaku Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI menyampaikan empat perbedaan utama konsep lama empat sehat lima sempurna dengan konsep yang terkandung dalam pedoman gizi seimbang, yaitu [4]:

1. Penekanan Pesan

PGS tak hanya menyebutkan makanan apa yang sebaiknya dimakan, namun mencakup pesan-pesan berikut: konsumsi raneka ragam pangan, jaga pola hidup bersih, lakukan aktivitas fisik yang cukup, dan pertahankan berat badan ideal.

2. Susu Bukan Penyempurna

Pada konsep Empat Sehat Lima Sempurna, susu termasuk dalam kelompok tersendiri dan dianggap sebagai penyempurna. Sedangkan pada konsep PGS, susu dianggap pangan biasa yang termasuk dalam kelompok lauk-pauk dan dapat ditukar dengan jenis pangan lain, sehingga tidak wajib mengonsumsi susu untuk “menyempurnakan” pola makan sehari-hari.

3. Penjelasan Mengenai Porsi

Pedoman gizi seimbang menyatakan tubuh membutuhkan asupan protein nabati 2-3 porsi, protein hewani 2-3 porsi, makanan pokok 3-8 porsi, sayuran 3-5 porsi, buah 3-5 porsi dan minum air mineral minimal 8 gelas per hari. Hal ini berbeda dengan konsep Empat Sehat Lima Sempurna tidak menyertakan informasi jumlah yang harus dikonsumsi dalam sehari, hanya melihat penyusun pola makan sehari meskipun porsinya hanya sedikit-sedikit.

4. Pentingnya Minum Air Mineral

Konsep Empat Sehat Lima Sempurna tidak menyampaikan bahwa tubuh memerlukan air mineral, sedangkan konsep PGS sudah menjelaskan pentingnya mencukupi kebutuhan minum air mineral (minimal 8 gelas per hari). Selain kecukupan jumlah air mineral, kita juga harus mempertimbangkan keamanan dan kebersihannya.

makan malam romantis

Bagi populasi dewasa sehat dari berbagai lapisan masyarakat terdapat Pesan Umum Gizi Seimbang untuk mempertahankan hidup sehat [2]:

1). Syukuri dan nikmati anekaragam makanan;

2). Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan;

3). Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi;

4). Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok;

5). Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak;

6). Biasakan sarapan;

7). Biasakan minum air putih yang cukup dan aman;

8). Biasakan membaca label pada kemasan pangan;

9). Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir;

10). Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk ibu hamil [2]:

1). Biasakan mengonsumsi anekaragam pangan yang lebih banyak;

2). Batasi mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi;

3). Minumlah air putih yang lebih banyak;

4). Batasi minum kopi.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk ibu menyusui [2]:

1). Biasakan mengonsumsi anekaragam pangan yang lebih banyak;

2). Minumlah air putih yang lebih banyak;

3). Batasi minum kopi.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk bayi usia 0-6 bulan [2]:

1). Melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD);

2). Berikan ASI Eksklusif sampai umur 6 bulan.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk anak usia 6-24 bulan [2]:

1). Lanjutkan pemberian ASI sampai umur 2 tahun;

2). Berikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) mulai usia 6 bulan.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk anak usia 2–5 tahun [2]:

1). Biasakan makan 3 kali sehari (pagi, siang dan malam) bersama keluarga;

2). Perbanyak mengonsumsi makanan kaya protein seperti ikan, telur, susu, tempe, dan tahu;

3). Perbanyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan;

4). Batasi mengonsumsi makanan selingan yang terlalu manis, asin dan berlemak;

5). Minumlah air putih sesuai kebutuhan;

6). Biasakan bermain bersama dan melakukan aktivitas fisik setiap hari.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk anak usia 6-9 tahun [2]:

1). Biasakan makan 3 kali sehari (pagi, siang dan malam) bersama keluarga;

2). Biasakan mengonsumsi ikan dan sumber protein lainnya;

3). Perbanyak mengonsumsi sayuran dan cukup buah-buahan;

4). Biasakan membawa bekal makanan dan air putih dari rumah;

5). Batasi mengonsumsi makanan cepat saji, jajanan dan makanan selingan yang manis, asin dan berlemak;

6). Biasakan menyikat gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari setelah makan pagi dan sebelum tidur;

7). Hindari merokok.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk remaja usia 10-19 tahun (Pra-Pubertas dan Pubertas) [2]:

1). Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan;

2). Banyak makan sayuran hijau dan buah-buahan berwarna.

 

Pesan Gizi Seimbang untuk usia lanjut [2]:

1). Biasakan mengonsumsi makanan sumber kalsium seperti ikan dan susu;

2). Biasakan banyak mengonsumsi makanan berserat;

3). Minumlah air putih sesuai kebutuhan;

4). Tetap melakukan aktivitas fisik;

5). Batasi konsumsi gula, garam dan lemak.

 

Sumber:

1. gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2

2. Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Gizi Seimbang (Pedoman Teknis bagi Petugas dalam Memberikan Penyuluhan Gizi Seimbang). Jakarta: Kementria Kesehatan RI. 2014

3. sains.kompas.com/read/2017/07/22/110700023/hari-begini-masih-4-sehat-5-sempurna-jangan-mau-ketinggalan

4. dinkes.inhukab.go.id/?p=3979

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s