Belajar dari Profesor Umar Anggara Jenie (Alm.)

Seminar Nasional

“Mengembangkan Pemikiran Keilmuan Prof. Dr. Umar Anggara Jenie, M.Sc., Apt. (Alm.) Membangun IPTEK Bermartabat: Etos, Etik, dan Strategi”

Balai Senat UGM, 21 Agustus 2017

bioteknologi ramuan tradisional

Kegiatan ini adalah bagian tradisi Fakultas Farmasi UGM, yaitu mengadakan acara ilmiah untuk mengenang sejawat dosen yang meninggal dunia. Pembicara dan undangan terdiri dari berbagai unsur masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan almarhum, termasuk pihak keluarga.

Baca juga: Panduan sederhana melakukan analisis kebijakan kesehatan

Hal-hal yang bisa diambil dari kegiatan ini antara lain:

  • Sumber daya riset sebaiknya dari pihak luar universitas/swasta sebagai salah satu pembuktian bahwa kualitas suatu universitas/lembaga riset sudah diakui baik. Hal ini tampak dari sumbangsih nilai dari jumlah dana penelitian yang dapat mengangkat akreditasi suatu perguruan tinggi/program studi.
  • Kampus harus menciptakan lingkungan yang ramah inovasi dan mendorong “innopreneur” muda.
  • Penelitian mahasiswa dan staf pengajar sebaiknya diarahkan pada bidang-bidang atau topik-topik yang diminati industri. Tanpa melupakan regulasi terkait. Jangan hanya mengembangkan ilmu tanpa aplikasi yang nyata dan bernilai jual.
  • Peluang terbesar Indonesia dalam riset dunia adalah di bidang bioteknologi, salah satunya adalah saintifikasi produk herbal. Banyak ramuan tradisional yang dapat diteliti sebelum didahului oleh pihak lain.
  • Terus kembangkan topik yang sudah dikuasai. Jangan meninggalkan topik-topik yang sudah dikuasai dan beralih sepenuhnya ke topik baru. Dasar yang sudah ada harus terus dipakai, sambil mencoba mengikuti perkembangan jaman atau membuat terobosan.
  • Paradigma bioetika harus memiliki pandangan global yang selalu diperbaharui. Dunia berubah, peneliti dan etika meneliti juga harus selalu berubah menjadi lebih baik.
  • Ilmu-ilmu agama dapat menjadi inspirasi untuk riset ilmu-ilmu lain. Jangan memisahkan ilmu agama dengan ilmu lainnya.

bantu situs ini tetap online

22 thoughts on “Belajar dari Profesor Umar Anggara Jenie (Alm.)

  1. Enzim manakah yang mengatalisis penyatuan dua molekul yang dikaitkan dengan hidrolisis ATP?
    a. Ligase
    b. Liase
    c. Connectase
    d. Transferase
    e. Hidrolase
    Jawaban benar (A)
    Pembahasan : Ligase ialah enzim yang mengatalisis penyatuan (ligasi) dua molekul yang dikaitkan dengan hidrolisis ATP
    Sumber : Biokimia Harper edisi 29, hal. 62

    Stefan Prayoga Yukari Ujan
    41170108

    Like

  2. Cynthia Gabriella Nugroho December 1, 2017 — 8:25 pm

    1. Pada uji sifat emulgator empedu, dapat dibuktikan bahwa garam empedu mampu mengemulsi…
    a. Karbohidrat
    b. Protein
    c. Lemak
    d. Amilum
    e. Glukosa
    Jawaban: C
    Pembahasan:
    Garam empedu mampu mengubah globulus lemak besar menjadi partikel-partikel lemak yang lebih kecil. Emulsi ini akan membantu kinerja lipase yang akan mencerna butiran-butiran lemak. Kerja lipase tidak akan maksimal bila molekul lemak masih dalam bentuk globulus besar yang tidak larut dalam air.
    Sumber:
    Buku – Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem (649)
    Buku – Blok 1.03 Biomedik 2: Digesti dan Metabolisme
    Cynthia Gabriella Nugroho – 41170103

    Like

  3. Agar dapat bereaksi, molekul-molekul harus berada dalam jarak yang cukup dekat untuk membentuk ikatan satu sama lain. Cara ini adalah cara katalisis :
    A. Katalisis asam-basa
    B. Katalisis dengan paksaan
    C. Katalisis kovalen
    D. Katalisis fungsional
    E. Katalisis karena kedekatan

    Jawaban benar : (E)
    Pembahasan : Katalisis kedekatan membutuh jarak yang cukup dekat untuk saling berikatan.
    Sumber Pembahasan : Biokimia Harper Edisi 29 halaman 64

    Ruth Cathelia Surya – 41170187

    Like

  4. Enzim dengan katalisis di bagian aktif yang dapat dimodulasi oleh keberadaan efektor di bagian alosterik adalah
    a. Enzim kimotripsin
    b. Enzim alosterik
    c. Enzim liase
    d. Enzim lipase
    e. Enzim seruloplasmin
    Jawaban : B
    Pembahasan Biokimia Harper edisi 29 halaman 97
    Enzim alosterik adalah enzim dengan katalisis di bagian aktif yang dapat dimodulasi oleh keberadaan efektor di bagian alosterik.
    Puji Kristi – 41170184

    Like

  5. Enzim yang mengatalisis perubahan geometrik atau struktural didalam satu molekul adalah

    A. Oksidoreduktase
    B. Ligase
    C. Liase
    D. Transferase
    E. Isomerase
    Jawaban Benar : E
    Pembahasan : Isomerase adalah enzim yang mengatalisis perubahan geometrik atau struktural didalam satu molekul

    Sumber : Biokimia Harper edisi 29 halaman 62

    Like

  6. Enzim yang mengatalisis perubahan geometrik atau struktural didalam satu molekul adalah

    A. Oksidoreduktase
    B. Ligase
    C. Liase
    D. Transferase
    E. Isomerase
    Jawaban Benar : E
    Pembahasan : Isomerase adalah enzim yang mengatalisis perubahan geometrik atau struktural didalam satu molekul

    Sumber : Biokimia Harper edisi 29 halaman 62

    Anastasia Dwi Maharani-41170206

    Like

  7. Nindya Stephanie Christina December 2, 2017 — 4:09 pm

    Bagian dari enzim yang merupakan komponen non protein berupa molekul anorganik disebut …
    a.Gugus Prostetik
    b.Kofaktor
    c.Koenzim
    d.Substrat
    e.Inhibitor

    Jawab : A

    Sumber : Biokimia Harper halaman 63

    Pembahasan : Molekul nonprotein kecil dan ion logam yang ikut serta secara langsung dalam katalisis atau pengikatan substrat yaitu Gugus Prostetik.

    Nindya Stephanie Christina – 41170185

    Like

  8. Setywanty Layuklinggi December 3, 2017 — 10:07 pm

    Enzim yang mengkatalisis penyatuan dua molekul yang dikaitkan dengan hidrolisis ATP termasuk enzim dengan tipe reaksi …
    a. oksidoreduktase
    b. transferase
    c. hidrolase
    d. liase
    e. ligase

    jawaban : E. ligase
    sumber: Buku Biokimia Harper edisi 29 halaman 62

    Setywanty Layuklinggi – 41170171

    Like

  9. Dibawah ini merupakan klasifikasi enzim berdasarkan tipe reaksinya, kecuali…
    a. Hidrolase
    b. Ligase
    c. Isomerase
    d. Maltase
    e. Transferase

    Jawaban : d. Maltase
    Sumber : Buku Biokimia Harper edisi 29 halaman 62

    Arike Trivena – 41170109

    Like

  10. Enzim apa yang berfungsi sebagai pengangkut yang dapat didaur ulang atau agen pemindah kelompok yang memindahkan banyak substrat dari satu tempat ke tempat ke tempat lain dalam sel?
    A. Koenzim
    B. Amilase
    C. Hidrolase
    D. Liase
    E. Kofaktor

    Jawaban A. Koenzim
    Pembahasan:
    Koenzim memiliki dua fungsi sebagai pengangkut
    Pertama, Koenzim menstabilkan spesies seperti atom hydrogen (FADH) atau ion hibrida (NADH) yang karena terlalu reaktif tidak dapat berada dalam satu periode waktu tertentu dengan adanya air atau molekul organic yang menembus masuk ke bagian dalam sel. Kedua Koenzim berfungsi sebagai adaptor atau pemegang (Handle) yang memungkinkan pengenalan dan pengikat gugus kimia kecil.
    Sumber: Biokimia Harper bab Enzim: Mekanisme Kerja Hal. 63
    H. Fajar. Kesuma
    Nim: 41170193

    Like

  11. selain enzim,ada juga koenzim,kebanyakan koenzim memiliki komponen penting berupa vitamin,yaitu
    A.Vitamin A
    B.Vitamin B
    C.VItamin C
    D.Vitamin D
    E.Vitamin E

    Jawaban Benar:B
    Pembahasan:Vitamin B larut air adalah komponen penting pembentuk koenzim,selain vitamin b ada juga gugus adenin,ribosandan foforil AMP

    Sumber:Buku Biokimia Harper edisi 29,halaman 63

    Iannugrah Pandung Wibowo-41170124

    Like

  12. Empedu mengandung beberapa konstituen organik. di bawah ini yang bukan merupakan konstituen organik dari empedu adalah…

    A. kolesterol
    B. lesitin
    C. bilirubin
    D. larutan NaHCO3
    E. garam empedu

    jawaban: D
    empedu mengandung konstituen organik, yaitu garam empedu, lesitin, bilirubin, dan kolesterol. larutan NaHCO3 dihasilkan oleh pankreas.

    sumber: Fisiologi Manusia oleh Lauralee Sherwood hal. 648

    G. A. A. Indra Sari Putri -41170152

    Like

  13. Katalisis asam atau basa umum pada mekanisme asam-basa enzim lajunya bersifat …
    A. Responsif terhadap beberapa asam basa saja
    B. Peka terhadap perubahan konsentrasi proton
    C. Responsif terhadap asam atau basa
    D. Responsif terhadap semua asam atau basa
    E. Tidak bergantung pada konsentrasi donor proton atau akseptor proton

    Jawaban : D
    Pembahasan :
    Katalisis asam-basa dapat bersifat spesifik atau umum. Katalisis spesifik laju reaksinya peka terhadap perubahan konsentrasi proton, tapi tidak bergantung pada konsentrasi donor atau akseptor proton. Sementara itu, katalisis umum lajunya responsif terhadap semua asam atau basa.

    Sumber : Buku Biokimia Harper edisi 29 halaman 65

    Brian Ardya Indrajat (41170143)

    Like

  14. Patrick Kurniawan Latumahina December 4, 2017 — 12:31 am

    Untuk menguji adanya kandungan protein pada saliva, maka dilakuakan…
    a. Uji Biuret
    b. Uji Molisch
    c. Uji Gmelin
    d. Uji Pettenkofer
    e. Uji Benedict

    Jawaban: A
    Pembahasan: Uji Biuret dilakukan untuk mengetahui adanya kandungan protein pada suatu substrat.
    Sumber: OV Enzim, saliva, empedu dr.Yoseph

    Patrick Kurniawan – 41170104

    Like

  15. Uji gmellin dilakukan untuk mengetahui pigmen pada empedu. Diakhir uji gmellin, akan terlihat warna larutan terpisah menjadi beberapa lapisan. Lapisan yang berwarna hijau adalah warna dari..
    A. Mesobiliverdin
    B. Biliverdin
    C. Bilirubin
    D. Warna empedu secara alami
    E. Vitamin hasil metabolisme ginjal yang larut dalam cairan empedu

    Jawaban: B

    Pembahasan: lapisan berwarna hijau adalah biliverdin, berwarna biru dan tipis adalah bilirubin, berwarna ungu adalah mesobiliverdin.

    Sumber: Buku Biokimia Harper

    Anasthasia Audi Wibowo (41170112)

    Like

  16. Daniel E. Raenata December 4, 2017 — 9:01 am

    Bilirubin bersifat nonpolar akan tetapi hepatosit akan membuat bilirubin menjadi polar dengan cara konjugasi sehingga mudah untuk diekskresikan oleh empedu. Salah satu enzim yang berperan dalam proses konjugasi ini adalah…

    a. monoglukuronida
    b. hemoprotein
    c. ferolaktase
    d. glukuronosiltransferase
    e. protoporfirinogen oksidase

    jawaban : B

    pembahasan :
    bilirubin bersifat nonpolar dan akan tetap berada di sel. Hepatosit mengubah bilirubin menjadi bentuk polar yang diekskresikan empedu. Konjugasi ini dikatalis oleh enzim glukuronosiltransferase yang spesifik. enzim ini terutama terletak di retikulum endoplasma, menggunakan UDP asam glukuronat sebagai donor glukuronosil.

    sumber : Biokimia Harper ed. 29 Bab 31 Halaman 349

    Nama : Daniel Raenata – 41170170

    Like

  17. Faktor apa yang dapat menyebabkan terjadinya denaturasi pada enzim?

    a. Pada suhu optimum reaksi enzim bekerja paling cepat.
    b. Suhu rendah mendekati titik beku tidak merusak enzim.
    c. Sebagian besar enzim menjadi tidak aktif pada suhu kurang lebih 60°C.
    d. Jika pemanasan dihentikan dan enzim didinginkan kembali aktivitasnya akan pulih.
    e. Suhu tidak mempengaruhi enzim.

    Jawaban :
    (C)
    Bila suhu dinaikan maka jumlah enzim yang aktif akan berkurang, karena enzim akan mengalami denaturasi.
    Sebagian besar enzim menjadi tidak aktif pada suhu kurang lebih 60°C.

    Sumber : Praktikum Enzim, empedu, saliva
    Nama : Vanessa Angelin – 41170115

    Like

  18. Yeheskiel Matthew Axel Manariangkuba December 4, 2017 — 9:27 am

    Pada saat keadaan hiperbilirubinnemia,bilirubin tertimbun di dalam darah sehingga konsentrasinya sekitar 2-2,5 mg/dL.Keadaan ini disebut…

    a.Konjugasi
    b.Bilirubin bebas
    c.Urobilinogen Enterohepatik
    d.Urine
    e.Ikterus

    Jawaban:E

    Pembahasan : Pada semua keadaan ini,bilirubin tertimbun di dalam darah,dan jika konsentrasinya mencapai nilai tertentu (sekitar 2-2,5 mg/dL),senyawa ini akan berdifusi ke dalam jaringan dan mewarnainya menjadi kuning.Keadaan ini disebut ikterus atau jaundice

    Sumber : Biokimia Harper bab 31 halaman 351

    Nama:Yeheskiel Matthew Axel Manariangkuba – 41170140

    Like

  19. Dalam sintesis urea dibutuhkan asam amino. Dibawah ini yang asam amino ikut serta berperan dalam sintesis urea adalah
    A) sitrulin
    B) glutamat
    C) tirosin
    D) histidin
    E) lisin

    Jawaban benar : A
    Asam amino yang ikut serta dalam sintesis urea adalah ornitin, sitrulin, argininosuksinat
    Sumber : Buku biokimia harper edisi 27, halaman 16

    Nama : Maxima Aditya P (41170148)

    Like

  20. Dalam pencernaan makanan , lemak dirombak menjadi asam lemak dan gliserol. Proses ini terjadi karena . . .
    A. Cairan empedu langsung memecah lemak menjadi asam lemak + gliserol
    B. Cairan empedu mengemulsikan lemak, kemudian lipase memecah emulsi lemak menjadi as amino lemak + gliserol
    C. Enzim lipase langsung dapat memecahh emulsi menjadi asam lemak + gliserol
    D. Enzim entrokinase dapat langsung memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
    E. Enzim lipase memecah lemak menjadi glukosa, terus mengubahnya menjadi asam lemak dan gliserol

    Jawaban : B
    Pembahasan :
    Karena didalam pankreas terdapat enzim yang bernama enzim lipase yang berfungsi untuk mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol

    Sumber : Praktikum Enzim

    Like

  21. Mellyana Julistiani December 4, 2017 — 11:04 am

    ENZIM, SALIVA & EMPEDU

    Hormon yang menstimulasi kontraksi kandung empedu, sehingga empedu dapat masuk ke duodenum adalah?
    a. Dopamin
    b. Ardenalin
    c. Cholecystokinin
    d. Serotonin
    e. Insulin

    Jawaban : c. Cholecystokinin
    Hepar distimulasi oleh secretin dalam menghasilkan empedu. Hormon cholecystokinin menstimulasi kandung empedu untuk berkontraksi, dan menstimulasi hepatopancreatic sphincter untuk berelaksasi sehingga empedu dapat memasuki duodenum.

    Sumber : OV Enzim, Saliva, Empedu

    Meliana Julistiani — 41170117

    Like

  22. Elsa wijaya prayoga December 4, 2017 — 11:34 am

    Apa yang dimaksud dengan katalis kovalen ?
    A. Pembentukan ikatan kovalen antara enzim dan satu atau lebih substrat
    B. Pemecahan enzim
    C. Penggabungan enzim
    D. Interaksi enzim dengan enzim lain
    E. Perubahan bentuk enzim
    Jawaban : A
    Pembahasan :
    Katalis kovalen memasukan suatu jalur reaksi baru dengan energi aktivasi yang lebih rendah dan cepat dan mekanisme substrat pertama produknya dibebaskan sebelum substrat kedua terikat maka ia membentuk interaksi ikatan enzim dengan substrat
    Sumber : biokimia harper edisi 27 hal 56
    Elsa wijaya prayoga 41170135

    Like

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close