lansia sehat dengan diet ketogenik

Trigliserida Rantai Sedang Memperbaiki Kognisi Lansia

Trigliserida rantai sedang (medium chain triglycerides, MCTs), komponen utama dari minyak kelapa, adalah ester asam lemak rantai sedang dari gliserol. MCTs cepat diserap dan dimetabolisme menjadi asam lemak rantai sedang. Karena asam lemak rantai sedang tidak memerlukan kilomikron untuk transpor atau karnitin untuk memasuki mitokondria, metabolismenya di hati akan meningkatkan produksi badan keton. dalam kondisi normal, sumber energi utama otak adalah glukosa. Namun, dalam kondisi tertentu, misalnya puasa jangka panjang atau diet ketogenik, hati akan memproduksi badan keton untuk digunakan oleh jaringan ektrahepatik termasuk otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa asam lemak rantai sedang dapat menembus sawar darah otak dan dioksidasi di astrosit dalam kondisi ketogenik. Jadi, asam lemak rantai sedang dapat menyediakan sumber energi langsung maupun tidak langsung bagi otak melalui produksi keton. Tiga senyawa yang tergolong dalam badan keton ialah: beta-hidroksibutirat, asetoasetat, dan aseton.

Baca juga: Gizi untuk Lansia

Diet ketogenik klasik, yang mengandung lemak dalam kadar tinggi dan menyingkirkan karbohidrat, telah digunakan secara klinis selama lebih dari 80 tahun untuk menangani epilepsi yang tidak mempan diobati. Bukti lain menunjukkan potensi lain diet ketogenik untuk menangani gangguan neurologis lain, terutama penyakit Alzheimer. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa pemberian MCTs menurunkan kadar amiloid-beta pada otak anjing model demensia dan pada tikus serta bahwa beta-hidroksibutirat mempertahankan integritas dan stabilitas neuronal pada hipokampus tikus. Pada manusia, hipoglikemia yang diinduksi insulin dengan pemberian infus beta-hidroksibutirat meningkatkan fungsi kognitif pada subyek sehat maupun perbaikan kognisi terkait hiperketonemia pada subyek yang mengalami gangguan daya ingat. Penelitian pencitraan otak menunjukkan peningkatan aliran darah otak dengan pemberian beta-hidroksibutirat pada subyek sehat.

Baca juga: Industri Susu Australia

Dua puluh sukarelawan lanjut usia (lansia, >60 tahun) sehat berkebangsaan Jepang diwawancara oleh psikiater menggunakan versi Jepang dari Mini International Neuropsychiatric Interview (MINI) dan hanya mereka yang tidak memiliki riwayat atau tidak sedang menderita gangguan psikiatris termasuk demensia atau tidak sedang dalam perawatan psikiatris yang diikutkan dalam penelitian ini. Partisipan dieksklusikan jika terdapat riwayat penyakit sistem saraf pusat atau cedera kepala berat. Ada satu subyek wanita yang menolak pengambilan darah berulang dan dieksklusikan dari analisis. Persetujuan tertulis untuk partisipasi dalam penelitian ini diberikan oleh setiap subyek setelah mendapatkan penjelasan yang cukup. Penelitian ini dilakukan sesuai Deklarasi Helsinki dan disetujui oleh komite etik dari National Center of Neurology and Psychiatry, Jepang.

lansia sehat dengan diet ketogenik

Penelitian ini menggunakan rancangan double-blind placebo-controlled dengan dua kali kunjungan penelitian untuk tiap subyek. Subyek akan menjalani tes neurokognitif 90 dan 180 menit setelah mengonsumsi makanan ketogenik yang mengandung 20 gram MCTs (terutama berupa asam kaprilat) dan plasebo dengan kalori yang sama tanpa MCTs. Tes kognitif dilakukan oleh psikolog klinis terlatih mencakup digit span dan visual memory span tests dari Wechsler Memory Scale-Revised (WMS-R), letter-number sequencing test dari Wechsler Adult Intelligence Scale, 3rd Edition (WAIS-III) dan Trail-Making Test.

Baca juga: Efek Buruk Gula Buah

Peningkatan kadar keton plasma setelah asupan makanan ketogenik yang mengandung 20 gram MCTs terkonfirmasi (semua dengan nilai p<0,001). Perbaikan kognisi ditemukan pada digit span test, Trail-Making Test B, dan skor global setelah mengonsumsi makanan ketogenik dan perubahan skor fungsi eksekutif berkorelasi positif dengan kadar beta-hidroksibutirat plasma. Efek perbaikan kognisi tampak terutama pada individu yang memiliki skor global relatif rendah pada tes awal sebelum intervensi.

Kadar badan keton di plasma meningkat setelah asupan makanan ketogenik. Diet ketogenik memiliki efek positif pada daya ingat, atensi visual, dan task switching pada lansia non-demensia. Disarankan dilakukan penelitian tentang efek diet ketogenik jangka panjang terhadap penurunan kognitif pada lansia non-demensia.

Penelitian ini dibiayai oleh hibah penelitian dari Ryoshoku, Food Science Institute Foundation, Jepang. Tiga peneliti adalah pegawai Meiji Co., Ltd., dan

Meiji817-B, makanan ketogenik yang digunakan dalam penelitian ini disediakan oleh perusahaan tersebut.

Baca juga: Ayo Ngeblog Untuk Melestarikan Ide

Judul: Effect of a ketogenic meal on cognitive function in elderly adults: potential for cognitive enhancement

Penulis: Miho Ota, Junko Matsuo, Ikki Ishida, Kotaro Hattori, Toshiya Teraishi, Hidekazu Tonouchi, Kinya Ashida, Takeshi Takahashi, Hiroshi Kunugi.

Jurnal: Psychopharmacology. 2016. DOI 10.1007/s00213-016-4414-7.

dukung dokteryoseph.com

3 thoughts on “Trigliserida Rantai Sedang Memperbaiki Kognisi Lansia

  1. Kumpulan Kebijakan Terkait Kesehatan Remaja 2016-2018
    1. Permenkes RI No. 7 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penggunaan dana alokasi khusus nonfisik bidang kesehatan tahun anggaran 2017 dengan salah satu rincian kegiatan yakni upaya kesehatan anak usia sekolah remaja dengan pemberian TTD untuk remaja putri dan pembinaan kesehatan di panti/karang taruna/remaja di tempat ibadah.
    2. Perda kabupaten Lombok Utara No. 3 tahun 2017 tentang kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas rokok. Pasal 2 disebutkan untuk melindungi usia produktif, anak remaja dari dorongan lingkungan dan pengaruh iklan dan ketergantungan terhadap bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau.
    3. Perda Kabupaten Kutai Timur No. 2 tahun 2016 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap peredaran dan penjualan minuman beralkohol yang membahayakan kesehatan jasmani dan rohani dan mengancam kehidupan masa depan generasi muda.
    4. Permenkes RI No. 10 tahun 2017 tentang penunjuk operasional penggunaan dana alokasi khusus fisik bidang kesehatan tahun anggaran 2017 yang termasuk dalam media KIE pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR).
    5. Permenkes RI No. 39 tahun 2016 tentang penyelenggaraan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Bab 2 membicarakan tentang kesehatan jiwa pada remaja.
    6. Permenkes RI No. 39 tahun 2016 tentang penyelenggaraan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga Pasal 2 butir 1
    7. Permenkes RI No 43 tahun 2016 tentang standar pelayanan minimal bidang kesehataan. Terdapat tabel yang membicarakan tentang pedoman pelayanan kesehatan peduli remaja.
    8. Instruksi presiden RI NO 9 tahun 2017 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di provinsi Papua dan Papua barat. Bagian keempat membicarakan tentang pengendalian reproduksi remaja.
    9. Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 071 tahun 2016 tentang pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di provinsi Kalimantan Selatan, bagian keempat pasal 5 membicarakan tentang pemberian materi kesehatan reproduksi remaja.
    10. Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 071 tahun 2016 tentang pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di provinsi Kalimantan Selatan, bagian kedelapan pasal 11 membicarakan tentang sasaran pengurangan resiko penularan dari ibu HIV positif ke anak, sebagaimana di sebutkan pada ayat 1 yang meliputi sasaran umum yaitu perempuan usia subur, ibu hamil dan remaja putri.
    11. Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 071 tahun 2016 tentang pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di provinsi Kalimantan Selatan, bagian kesebelas pasal 15 membicarakan tentang pemberian materi kesehatan reproduksi remaja IMS dan HIV AIDS bertujuan untuk membantu remaja memiliki status kesehatan reproduksi yang baik melalui pemberian informasi dan layanan konseling serta pendidikan keterampilan.
    12. Peraturan Daerah Kalimantan Barat No. 3 tahun 2016 tentang Kesehatan Reproduksi butir a) menjalani kehidupan seksual yang sehat aman serta bebas dari paksaan dan atau kekerasan dengan pasangan yang sah, butir b) menentukan kehidupan reproduksi nya dan bebas dari diskrimasi paksaan dan atau kekerasan yang menghormati nilai luhur dan tidak merendahkan martabat manusia sesuai dengan norma agama.
    13. Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat No. 8 tahun 2016 tentang kawasan tanpa rokok, pasal b bertujuan untuk melindungi penduduk usia produktif, anak, remaja, dan perempuan hamil dari dorongan lingkungan dan pengaruh iklan dan promosi untuk penggunaan dan ketergantungan terhadap bahan yang mengandung Zat Adiktif berupa rokok dan atau produk tembakau lainnya.
    14. Perda kota Bengkulu No. 3 tahun 2016 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, pada Bab IV pasal 21 terdapat larangan mengkonsumsi minuman beralkohol pada gelanggang remaja.
    15. Peraturan gubernur bali nomor 2 tahun 2018 tentang peraturan pelaksanaan peraturan daerah provinsi bali nomor 7 tahun 2017 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, pasal 3 menyebutkan bahwa penyebaran informasi mengenai bahaya penyalahgunaan Narkotika dilaksanakan dengan memberikan kemah remaja.
    16. Peraturan daerah kabupaten badung nomor 13 tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah semesta berencana kabupaten badung tahun 2016 – 2021. Pada Bab IV point 4.1.2 bagian F menyebutkan bahwa pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana berkaitan dengan rendahnya pemahaman remaja terhadap program generasi berencana (gen-re).
    17. Peraturan daerah kabupaten bangli nomor 2 tahun 2017 tentang surat izin usaha perdagangan minuman beralkohol dan izin tempat penjualan minuman beralkohol Bab VII menyebutkan bahwa setiap orang atau badan dilarang menjual secara eceran dan/atau menjual langsung untuk diminum, minuman beralkohol golongan A, golongan B dan golongan C di tempat atau dilokasi yang berdekatan dengan tempat ibadah, sekolah, rumah sakit, gelanggang remaja dan penginapan.
    18. Peraturan daerah kabupaten Badung nomor 13 tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah semesta berencana kabupaten badung tahun 2016 – 2021. Pada Bab IV point 4.2.2 bagian b (Kesehatan) menyebutkan bahwa peningkatan kesehatan perempuan, ibu hamil, anak, remaja hingga lanjut usia (continuum of care)
    19. Peraturan Menteri Koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan republik Indonesia No. 1 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Kesehatan Anak usia Sekolah dan Remaja tahun 2017 sampai 2019.
    20. Peraturan daerah kabupaten badung nomor 13 tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah semesta berencana kabupaten badung tahun 2016 – 2021. Pada Bab IV point 4.2.2 bagian f (Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana) menyebutkan bahwa Peningkatan usia remaja kawin pertama diatas 20 tahun dan peningkatan kesehatan reproduksi remaja

    Nama Anggota Kelompok
    1. Amalia Yuniar (42160062)
    2. Debora Sharon Rory (42160064)
    3. Caroline Ferary (42160065)
    4. Eddy Gunawan (42160067)

    Like

  2. Kumpulan Kebijakan Terkait Keamanan Pangan Tahun 2016 – 2018
    1. Peraturan Gubernur Bali Nomor 77 Tahun 2016 Tentang Kedudukan,Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Pasal 14 Tentang Keamanan Pangan.

    2. Peraturan Daerah kabupaten Manggarai Timur Nomor 1 Tahun 2016 Tentang pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Segar dan Olahan Asal Tumbuhan, Ternak dan Ikan.

    3. Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 55/Permentan/ KR.040/11/2016 Tentang Pengawasan Keamanan Pangan Terhadap Pemasukan Pangan Segar Asal Tumbuhan.

    4. Peraturan Bupati Tulang Bawang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Sistem Keamanan Pangan Terpadu Kabupaten Tulang Bawang.

    5. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 13 Tahun 3017 Tentang Pengawasan Mitu dan Keamanan Pangan Segar di Provinsi Kalimantan Timur

    6. Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 038 Tahun 2016 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Pangan Segar Hasil Pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan

    7. Peraturan Daerah Kota Lubuk Linggau Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan

    8. Peraturan Daerah Kota Pangkal Pinang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Ketahanan pangan dan Gizi

    9. Peraturan Walikota Manado Nomor 55 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pangan Kota Manado Tipe A, Pasal 11 Tentang Keamanan Pangan

    10. Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan pangan Kabupaten Boven Digoel.

    11. Peraturan Walikota Makassar nomor 92 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Ketahanan pangan.

    12. Peraturan Walikota Batam Nomer 48 Tahun 2016 Tentang Tugas Pokok, Fungsi Dan Uraian Tugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

    13. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 7 Tahun 2017 tentang Ketahanan Pangan

    14. Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pengawasan Bahan Tambahan Pangan dan Peredaran Bahan Berbahaya yang Di salahgunakan dalam Pangan

    15. Keputusan Menteri Pertanian Replubik Indonesia Nomor 977/KPTS/KR.040/L/7/2016 Tentang registrasi Labolatorium Penguji Keamanan Pangan Segar Asa Tumbuhan Negara Mesir

    16. Peraturan Bupati Bengkulu Utara Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan dan Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi, Tata Kerja dsn Eselon Jabatan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara Tipe B

    17. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Keamanan Pangan

    18. Peraturan Bupati Lombok Barat Nomer 77 Tahun 2016 Tentang Rincian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Barat

    19. Peraturan Bupati Penajam Paser Utara Nomer 46 Tahun 2016 Tentang Struktur Organisasi, Tata Kerja, Tugas Pokok, Fungsi da Rincian Tugas Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Pasal 15 Tentang Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan

    20. Peraturan Gubernur Aceh Nomer 114 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pangan Aceh, Pasal 25-28 Tentang Bidang Keamanan Pangan

    Nama Anggota :
    – Steven Ganda Wijaya (42160063)
    – Ratna Wulandari (42160066)
    – Erika Puspasari B. (42160071)

    Like

  3. Kumpulan Kebijakan Terkait Obesitas Pada Anak 2016-2018
    1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga
    2. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
    3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Standar Produk Suplementasi Gizi
    4. Peraturan Presiden No. 83 tahun 2017 tentang Strategis Pangan dan Gizi
    5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Pedoman Pelaksanaan Pemantauan Status Gizi Tahun 2017
    6. Kementerian PPN/Bappenas mengeluarkan Pokok-Pokok Kebijakan Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG) tahun 2016
    7. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membuat Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Tahun 2015 – 2019
    8. Peraturan Gubernur Kalimantan Timur No. 26 tahun 2017 tentang Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2014-2018
    9. Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah No. 50 tahun 2016 tentang Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2015-2019
    10. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan No. 152 tahun 2017 tentang Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2017-2019
    11. Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang No. 11 tahun 2016 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi
    12. Keputusan Bupati Bojonegoro No: 188/45/KEP/412.11/2015 tentang Tim Pembina Pos Gizi (Community Feeding Center) di Kabupaten Bojonegoro tahun 2015
    13. Peraturan Bupati Lombok Utara No. 9 Tahun 2016 tentang Pengembangan Desa Siaga Aktif
    14. Peraturan Presiden tentang Kebijakan Strategis dan Rencana Aksi Nasional tentang Pangan dan Gizi ( KSRAN-PG ) Tahun 2016 – 2019
    15. Peraturan Bupati Blitar No. 31 Tahun 2016 tentang Perencanaan Peningkatan Aksesibilitas Pangan dan Gizi Daerah Kepada Masyarakat
    16. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 Meningkatkan Status Kesehatan Gizi Ibu dan Anak
    17. Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Kabupaten Tolitoli tahun 2015 – 2019
    18. Peraturan Bupati Kuantan Singingi Nomor 26 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi yaitu menyusun perencanaan dan melaksanakan program perbaikan gizi masyarakat dan penanggulangan masalah gizi
    19. Peraturan Bupati Bangka Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Tipe A Kabupaten Bangka yaitu menyusun perencanaan dan melaksanakan program perbaikan gizi masyarakat dan penanggulangan masalah gizi.
    20. Peraturan Daerah Kabupaten Sidoarjo Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perbaikan Gizi dan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif

    Anggota:
    Adhiyasa Primagupita (42160061)
    Kristina Elizabeth (42160068)
    Dessy Gita Hepsari (42160069)
    Ruth Fannie Wijaya (42160071)

    Like

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s