kakek bawa cangkul

Lesson Learned from Duta Wacana Seminar for Healthy Ageing (DEMENTIA)

Duta Wacana Seminar for Healthy Ageing

DEMENTIA

Towards Healthy and Active Ageing: Prevention, Diagnosis & Treatment of Degenerative Diseases

HUT Ke-8 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana

Sabtu, 30 September 2017

Ruang Seminar Pdt. Rudi Budiman

Gedung Iama Lt. 3 UKDW

 

Beberapa hal yang dipelajari dari simposium ini:

 

Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D: Terapi Rasional pada Lanjut Usia

  • Lansia sering mengalami polipatologi dan polifarmasi. Sering kabur antara patologi terkait penuaan dengan faktor iatrogenik (antara lain: efek samping obat).
  • Lansia sering dieksklusikan dari uji klinik obat sehingga bukti ilmiah efikasi obat pada lansia sangat terbatas. Pemberian obat seringkali hanya berdasarkan ekstrapolasi dari data yang tidak melibatkan lansia,
  • Obat yang boleh digerus adalah obat yang ada garis belahnya, selain itu tidak boleh digerus.
  • Polifarmasi harus memperhatikan interaksi masing-masing obat.
  • Lansia mengalami penurunan protein dalam darah sehingga akan mempengaruhi kinerja obat-obat (terutama antibiotik) yang terikat protein dalam transportasinya.
  • Minimalkan jumlah obat untuk diberikan pada lansia.
  • Fokuslah pada diagnosis, bukan hanya pada tanda dan gejala.
  • Resepkan obat yang ada tertulis di Formularium Nasional.

 

dr. Yudiyanta, Sp.S(K): Pain Management in Elderly

  • Dokter harus memahami dulu filosofi nyeri agar dapat melakukan tatalaksana yang tepat.
  • Jumlah mielin dan akson saraf pada lansia mengalami penurunan.
  • Persepsi nyeri dan ekspresi nyeri umumnya berkurang pada lansia.
  • Dokter harus bisa menilai nyeri dengan tepat. Gunakan Faces Pain Scale atau Verbal/Numeric Rating Scale jika pasien mudah berkomunikasi.
  • Intensitas yang tidak terlalu tinggi tidak perlu diberi antinyeri.
  • Mechanism-based treatment harus menjadi pertimbangan utama pemilihan obat.
  • Hipnoterapi dan aromaterapi dapat dilakukan sebagai terapi non-farmakologi untuk pasien nyeri.
  • NSAID jika sudah dipakai selama 3 hari sebaiknya ditinjau kembali apakah masih diperlukan.
  • Hindari semaksimal mungkin penggunaan opioid. Batasi penggunaannya pada pasien rawat inap dengan nyeri hebat.

 

dr. Vera, SpPD-KGer: Sindrom Delirium Akut pada Lansia

  • Sindrom Delirium Akut merupakan kondisi gawat darurat.
  • Halusinasi/delusi yang dialami oleh 30% penderita seringkali mengenai orang yang sudah meninggal atau sesuatu yang menakutkan.
  • Gangguan psikomotor bisa hipoaktif (letargi) atau hiperaktif (agitasi). Prognosis lebih baik pada yang hiperaktif karena lebih cenderung segera dibawa ke layanan kesehatan.

lansia mencangkul

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s