Integrity Reminder

12 thoughts on “Integrity Reminder”

  1. Diet Berdasarkan Golongan Darah

    Kita sering mendengar bahwa cara untuk mengatasi berat badan berlebih atau obesitas adalah dengan diet. Padahal, diet tidak hanya digunakan untuk orang dengan berat badan berlebih, tetapi diet juga diberikan untuk orang dengan berat badan kurang. Diet dalam bahasa Inggris berarti pola makan dimana kita melakukan pengaturan jumlah, komposisi dan waktu kita makan sehingga tercapai indeks gizi tubuh yang baik. Di zaman ini, obesitas merupakan kondisi tubuh yang sering ditemukan terutama di negara berkembang. Maka dari itu, banyak peneliti melakukan studi mengenai cara-cara diet yang baik untuk menurunkan berat badan seperti diet mayo, OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet), diet volumetrik dan masih banyak lagi.

    Pada abad 20 akhir, seorang ahli naturopati melakukan penelitian yang sangat menarik terkait cara diet berdasarkan 4 macam golongan darah. Peneliti tersebut bernama Dr. Peter D’Adamo, seorang ahli naturopati, yaitu seorang ahli mengenai metode pengobatan menggunakan sarana alami seperti makanan, latihan fisik, panas, udara, air, cahaya, dan sarana fisiologis lainnya. Beliau adalah orang pertama yang mempopulerkan diet golongan darah dan menuliskankan penjelasannya dalam bukunya yang berjudul ‘Eat Right For Your Type’ (1996). Berdasarkan hasil penilitian dan perpaduan antar tinjauan klinis, Dr. D’Adamo melahirkan sebuah teori yang menyatakan bahwa apabila seseorang melakukan konsumsi makanan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka proses aglutinasi (penggumpalan darah) dapat dihindari. Aglutinasi ini disebabkan oleh kandungan lektin dalam makanan. Lektin adalah protein non imun yang tersebar di alam serta dapat berikatan dengan residu karbohidrat. Lektin merupakan glikoproten asal tumbuhan dan hewan yang dapat berikatan secara spesifik dengan residu glikokonjugat pada permukaan sel (Lis dan Sharon, 1993., Vorki, 1993). Lektin dapat dapat memberi manfaat bagi kita namun lektin juga dapat memberi ancaman bagi kesehatan tubuh kita. Apabila lektin dalam makanan tidak cocok dengan golongan darah, keadaan ini dapat menstimulasi terjadinya aglutinasi. Maka dari itu, Dr. D’Adamo membagi makanan ke dalam 16 kelompok dan mencocokan ke dalam 4 golongan darah berdasarkan karakter enzimatik dan hormonal yang dimiliki masing-masing golongan darah.

    Karakter golongan darah ini berdasarkan evolusi golongan darah. Beberapa abad terakhir para antropologi mulai menggunakan penanda biologi seperti golongan darah dalam mencari jejak manusia di masa lalu. Peneliti-peneliti terus melakukan studi mengenai kelompok masyarakat dan bagaimana mereka beradaptasi terhadap iklim, mutasi kuman, dan persediaan makanan yang tak menentu. Dengan peralatan canggih didapatkan bahwa terjadinya variasi kekuatan dan kelemahan masing-masing golongan darah disebabkan oleh perilaku mereka menghadapi tantangan lingkungan yang berubah. Sebagian besar tantangan ini berdampak pada sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Selain lingkungan, perkawinan juga bertanggung jawab atas evolusi golongan darah. Oleh sebab itu, secara umum Dr. D’Adamo membagi empat golongan darah dan mengaitkannya dengan nenek moyang zaman pra sejarah.

    Pada mulanya, manusia pertama dianggap hidup di sub sahara Afrika sekitar 170.000 dan 50.000 tahun yang lalu dengan pola makan omnivora (daging sisa predator) dan belum memiliki gigi tajam dan cakar, sehingga ada kemungkinan manusia sebagai mangsa. Namun, pola makan daging ini menjadi faktor pendorong pertumbuhan dramatis pada otak sehingga pada 40.000 SM munculah manusia Cro-Magnon yang diakui sebagai nenek moyang pertama yang mulai mengembangkan kemampuan komunikasi dan alat perburuan sederhana. Pada akhirnya manusia berada dipuncak rantai makanan dan berani menghadapi hewan lain yang lebih buas. Manusia Cro-magnon memiliki tubuh manusia modern seperti tubuh lebih tinggi, dahi vertikal, tulang alis pendek, wajah yang lebih kecil dan gigi, serta dagu. Kerangka mereka menunjukan otot-otot besar, menunjukan bahwa mereka terbiasa berjalan jauh dan melakukan kegiatan berat. Dengan pola perburuan dan mengumpulkan makanan ini muncul golongan darah O sehingga golongan ini disebut the hunter. Golongan darah O memiliki asam dan pepsin sangat efisien untuk mencerna daging.

    Kemudian mulai terjadi keterbatasan sumber daging sehingga mereka mulai saling berperang dan mencari lahan baru dan subur. Inilah awal dari persebaran manusia secara besar-besaran dan awal dari pengenalan manusia akan bercocok tanam dan menetap. Manusia mulai belajar menanam biji-bijian serta memelihara hewan. Zaman ini dinamai “Revolusi Neolitik”. Perubahan neolitik ini menyebabkan mutasi saluran cerna dan sistem kekebalan tubuh. Banyak dari mereka menjadi pembawa gen golongan darah A. Varian golongan darah A memungkinkan manusia untuk mentolerir lebih baik biji-bijian dan produk pertanian lainnya. Maka dari itu, golongan darah A disebut sebagai cultivator (penggarap tanah). Gen untuk golongan darah B mulai muncul saat 10.000-15.000 SM secara signifikan di daerah dataran Himalaya.

    Golongan darah B ini muncul karena adanya respon terhadap perubahan lingkungan. Lingkungan yang dingin menyebabkan golongan ini sulit bercocok tanam sehingga mereka lebih memilih untuk menternakan hewan, seperti sapi, kambing, domba, babi dan lain-lainnya yang mudah diternakan di kawasan dingin. Oleh sebab itu, golongan darah B lebih mudah mentolerir bahan pangan hewani. Kehidupan yang dingin juga membawa golongan darah B lebih tahan terhadap stres karena tubuhnya mampu memproduksi kortisol lebih banyak. Disamping itu, golongan darah B sangat sensitif terhadap lektin sehingga dapat mempengaruhi kekebalan tubuh dan sejumlah penyakit kekebalan tubuh seperti lupus. Golongan darah AB, dalam bukunya “Eat Right 4 Your Type” Diet, Dr. D’Adamo menyebutkan bahwa golongan darah AB merupakan jenis golongan darah yang misterius. Dalam pola diet yang diterapkan pada golongan darah ini merupakan perpaduan diet antara diet golongan darah A dan B. Sehingga, golongan darah AB dapat mengkonsumsi, baik sayuran maupun daging.

    Berdasarkan pola makan zaman nenek moyang, maka orang bergolongan darah A, sebagai cultivator, sangat cocok sekali sebagai vegetarian. Golongan darah A dianjurkan untuk memperbanyak makan sayuran dan menghindari daging merah. Tipe diet golongan darah ini adalah rendah lemak dan tinggi karbohidrat. Diet tinggi karbohidrat dikarenakan golongan darah A memiliki asam hidroklorid berkadar rendah dalam perut dan kadar enzim disakarida yang tinggi dalam usus sehingga memungkinkan pencernaan karbohidrat lebih efisien. Menurut Dr. D’Adamo, hal-hal tersebut juga menjadi faktor penyebab golongan darah A kesulitan mencerna dan memetabolisme produk-produk hewani. Dr. D’Adamo menganjurkan golongan darah A mengkonsumsi banyak ikan seperti ikan salmon, ikan kerapu, ikan mas, ikan kakap putih dan merah, namun mengurangi konsumsi lobster, gurita, tiram, belut, beluga dan penyu. Ayam dan daging unggas boleh dikonsumsi seminggu dua kali, namun Adamo menyarakan untuk menghindari daging, baik daging sapi, babi maupun kambing. Semua produk susu harus dihindari dan disubstitusi dengan susu kedelai. Pilihan sayur terbaik untuk golongan darah A adalah sawi putih, sawi hijau, bawang putih, kangkung, bayam, dan brokoli. Buah-buahan seperti bluebery, ceri, buah persik, nanas merupakan yang terbaik. Buah pisang, jeruk, mangga harus dihindari. Sereal padi-padian yang dianjurkan seperti beras, buckwheat, biji rami, jagung, dan oat.

    Bagi golongan darah B, sebagai tipe pengembara atau nomaden, diet yang dianjurkan adalah diet tinggi produk-produk hewani atau non-vegetarian. Namun jenis daging yang harus dihindari adalah daging ayam sebab menurut penilitian Adamo, daging ayam mampu menyebabkan aglutinasi dalam jaringan otot dan berpotensi memicu stroke dan penyakit kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, daging ayam dapat disubstitusikan dengan daging kambing, daging domba, dan daging merah lainnya, serta produk susu rendah lemak. Golongan darah B sebaiknya mengkonsumsi sumber karbohidrat yang berasal dari nasi, oatmeal, dan millet. Tepung beras dan tepung oat boleh digunakan untuk memasak atau memanggang kue. Sayur-sayuran yang cocok untuk golongan darah B adalah sayur-sayuran berdaun hijau gelap seperti brokoli, sawi hijau, kangkung, dan bayam. Sedangkan sayuran yang harus dihindari adalah tomat, alpukat, dan jagung. Buah nanas, cranberry, anggur, dan pepaya adalah buah yang baik untuk golongan darah B. Buah persik, kelapa (termasuk santan), dan buah delima tidak boleh dikonsumsi untuk golongan darah ini.

    Golongan darah O, sebagai the hunter, dianjurkan untuk mengkonsumsi produk hewani dan tidak dianjurkan sebagai vegetarian. Golongan darah O memproduksi asam lambung kadar tinggi. Selain itu, golongan darah O memiliki kemampuan yang sangat baik untuk mencerna makanan yang mengandung protein dan juga lemak. Hal ini dikarenakan ada dua senyawa, yaitu Iintestinal alkalin pospatase dan lipoprotein ApoB48. Keduanya disekresian sangat tinggi dalam saluran cerna golongan darah O. Namun golongan darah O cenderung memetabolisme karbohidrat sederhana menjadi lemak dan trigliserida. Golongan darah O tidak ada masalah dengan diet tinggi protein. Maka dari itu, diet sehat untuk golongan darah O adalah telur, daging sapi, dan daging domba. Golongan darah O dapat menurunkan berat badan dengan konsumsi daging merah yang diproses masak dengan sehat sebab daging merah mengandung tinggi protein dan kandungan protein yang tinggi sendiri menyebabkan rasa kenyang yang lebih lama. Daging harus diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus, dan jangan digoreng. Daging ikan yang harus sering dimakan adalah ikan sarden, ikan nila, daging sapi, daing kerbau, dan ikan salmon. Daging yang harus dihindari adalah babi, gurita, ikan lele dan angsa. Sayuran yang baik adalah brokoli, bawang putih, selada, labu kuning, dan lobak. Sayuran yang harus dihindari adalah kembang kol, terong, jamur, dan kentang. Buah yang baik dikonsumsi adalah ceri dan plum hijau. Buah yang harus dihindari adalah stoberi kelapa, blewah, jeruk, pisang raja, dan alpukat.

    Golongan darah AB rentan terhadap penyakit saluran cerna dan memiliki pencernaan lemah. Maka dari itu, golongan darah ini dianjurkan untuk mengurangi konsumsi bahan pangan seperti jagung, terigu, dan telur. Kacang-kacangan juga lebih baik dihindari karena mengandung lektin yang tinggi. Beberapa daging yang harus dihindari seperti daging sapi, daging asap, daging kerbau, daging ayam, daging bebek, lobster, kepiting, telur bebek, dan mentega. Sedangkan makanan yang dianjurkan adalah ikan sarden, ian tuna, teh hijau, susu kambing, putih telur ayam, daging domba, daging kelinci, stroberi, nanas, dan bawang putih. Golongan darah AB dianjurkan menghindari daging merah. Golongan darah AB tidak memproduksi asam lambung yang cukup untuk mencerna makanan dan melakukan metabolisme pada protein hewani. Buah jeruk adalah buah yang benar-benar harus dijauhi sebab bisa mengiritasi lambung. Buah yang baik dikonsumsi adalah cherry, anggur, nanas, semangka, dan kiwi. Sayuran yang lebih baik dihindari adalah jagung, paprika, acar dan lobak sebab mampu meningkatkan asam pada lambung.

    Daftar Pustaka :

    Lis J, Sharon N. 1993. Protein Glycosylation. Structural and Functional Aspect. Eur J Biochem 218 : 1-27.
    Savitri, Astrid. 2016. Diet Sehat Mudah Berdasarkan Golongan Darah A, B, AB, O. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
    Vorki A. 1993. Biological Role of Ologisaccharides All Theories are Correct. Glycobiology 3: 97-107.

    Artikel ini ditulis oleh Christofer Sathya Wijaya B.- 41150077

    Like

  2. Obsessive Combuzier’s Diet (OCD)

    Selamat datang di artikel ini, di artikel ini akan membahas tentang salah satu diet populer yang mungkin booming sekitar 4 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2013. Diet ini diperkenlkan di Indonesia oleh seorang artis dan presenter terkenal yaitu Dedy Combuzier yang terinspirasi dari seorang sopir di Hongkong yang masih terlihat bugar meskipun berumur 72 yang dilakukan dengan mengatur pola makan di waktu – aktu tertentu. Beliau juga telah menulis dalam bentuk buku yang berjudul OCD apa itu OCD ? OCD adalah singkatan dari Obsessive Corbuzier’s Diet. Mungkin kata “obsessive” terdengar seperti keinginan yang sangat dalam untuk ber-diet atau mengatur berat badan. Meskipun tujuan diet yang sebenarnya adalah mengatur pola makan namun di Indonesia ini diet berarti menurunkan berat badan. Begitu juga dengan OCD ini, OCD ini lebih mengarah kepada penurunan berat badan. Oleh karena itu pada sekitar 4 tahun yang lalu banyak orang yang termotivasi untuk melakukan diet dan mengaku telah berhasil menurunkan berat badan yang banyak ditulis juga dalam blog ataupun media social sehingga diet ini sempat menjadi trending topik pada beberapa tahun silam, yang menjadi tujuan dan daya Tarik dari diet ini adalah karena Dedy Corbuzier mengaku tellah melakukan diet ini dan gambar atau foto Ddy pada cover bukunya terlihat sangat atletis.Oleh karena itu perlu kita telusuri lebih dalam tentang apa itu OCD dan bagaimana cara kerja diet ini ? dan apakah sesuai dengan ilmu fisiologi manusia di dunia medis ?
    Sebelum mengenal OCD lebih lanjut alangkah baiknya kita mengerti dahulu apa itu diet. Diet dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah aturan makanan khusus untuk kesehatan dan biasanya dilakukan atas saran dokter atau konsultan. Namun masyarakat Indonesia lebih mengenal kata diet sebagai upaya yang dilakukan seseorang untuk menurunkan berat badan. Sejatinya kata diet ini berpacu pada makanan atau pola makan dari seseorang yang diatur sedemikian rupa agar mencapai tujuan tertentu, tujuan tersebut antara lain adalah mencegah terjadinya sakit atau penyakit, menghindari resiko dari penyakit tertentu, juga menjaga berat badan untuk menjaga penampilan seseorang.
    Mari kita mengenal OCD lebih dalam dan bagaimana cara kerja dari OCD ini. OCD ini mempunyai prinsip yaitu penurunan kadar lemak dalam tubuh dengan berpuasa, namun berpuasa disini bukan untuk kepentingan keagamaan namun untuk penurunan berat badan itu sendiri. Pada OCD menggunakan istilah atau kunci yang disebut “jendela makan” dimana masa jendela ini merupakan aturan jangka waktu tertentu memperbolehkan kita mengkonsumsi makanan. Diet OCD ini memperbolehkan kita mengkonsumsi jenis makanan apapun , akan tetapi pada waktu yang telah ditentukan , sehingga diluar waktu yang ditentukan kita tidak boleh mengkonsumsi makanan apapun kecuali air putih dan jenis minuman yang tidak mengandung kalori seperti teh tawar dan kopi pahit. Diet ini juga menekankan untuk tidak sarapan dipagi hari atau dengan kata lain memulai jendela makan di pagi hari, OCD lebih menyarankan mulai makan pada pukul 12 siang. Diet OCD menggunakan berbagai cara yang dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara dan aturan pada OCD. OCD ini terbagi menjadi 4 cara yang memang harus dilakukan secara bertahap.
    Pertama, jendela makan 8 jam yang artinya berpuasa selama 16 jam. cara ini dilakukan dengan contoh, apabila makan pada jam 12 siang berarti kita sudah tidak boleh makan pada pukul 8 malam.
    Kedua, jendela makan 6 jam yang artinya berpuasa selama 18 jam. cara ini sama dengan cara pertama namun jendela makan hanya 6 jam dari jadwal makan pertama.
    Ketiga, jendela makan 4 jam yang sama dengan kedua cara diatas namun jendela makan hanya 4 jam dari jam pertama makan.
    Keempat, cara I ni mungkin terbilang paling ekstrim yaitu berpuasa 24 jam, namun step ini dilakukan hanya sekali dan diperuntukan bagi yang kuat saja atau yang mampu saja.
    Lalu bagaimana bila dihubungkan dengan ilmu fisiologi ?
    OCD ini sesuai dengan apa yang disampaikan dalam fisiologi yaitu energi dari tubuh diambil dari makanan yang mengandung glukosa, namun apabila tubuh melakukan aktivitas yang memperlukan adanya metabolism energi dari makanan namun tidak ada asupan makanan yang terjadi adalah metabolism lemak sebagai cadangan energi. Pernyataan tersebut sesuai dengan prinsip OCD bahwa bila kita tidak makan pada waktu – waktu tertentu makan lemak dalam tubuh akan berkurang seiring tubuh melakukan aktivitas.
    Namun catatan yang perlu diingat dalam melakukan diet adalah disertai olahraga yang seimbang, mengurangi makanan yang beresiko menyebabkan gangguan pada tubuh, dan yang terakhir adalah makan sesuai kebutuhan, artinya walaupun pada diet ini diperbolehkan makan apa saja namun bukan berarti kita menjadi lebih rakus daripada biasanya. Dan kunci yang paling penting adalah niat dari dalam tubuh untuk mengatur berat badan demi kesehatan.
    “Diet dengan niat dari hati akan lebih maksimal, terutama untuk menyenangkan sang pujaan hati”
    Cego, 2017
    Sumber :
    https://wolipop.detik.com/read/2013/08/30/082830/2344856/849/mau-berat-badan-turun-4-kg-seminggu-ini-aturan-diet-deddy-corbuzier
    • Sherwood, Lauralee. 2011. Fisiologi Manusia. Jakarta: EGC

    .Artikel ini ditulis oleh Yulwhinar Cego Saputra – 4150078

    Like

  3. Diet Obsessive Corbuzie Diet

    Obsessive Corbuzier Diet atau yang lebih dikenal dengan OCD merupakan sebuah metode diet yang dikembangkan oleh Deddy Corbuzier. Saat ini OCD merupakan salah satu metode diet yang sedang digandrungi oleh masyarakat biasa hingga selebritis. Kepopuleran OCD semakin bertambah dengan adanya testimoni positif yang menyatakan keberhasilan dari OCD ini. OCD merupakan program diet yang sangat kontroversial, dimana metode diet pada OCD sangat lah unik dan berbeda dari program diet lainnya, dimana biasa program diet memberikan batasan makanan yang di makan, namun OCD memberikan kebebasan untuk makan makanan sebanyak apapun dalam rentang waktu tertentu.

    Apa sebenernya OCD ?
    Inti dari metode diet OCD ini adalah Puasa. Ketika kita puasa banyak proses metabolism yang terjadi pada tubuh kita. Pada saat kita puasa kadar glukosa dalam darah turun dari kebutuhan gula tubuh meningkat. Kondisi kadar glukosa yang rendah ini menyebabkan beberapa reaksi metabolic pada tubuh. Ketika permintaan glukosa tinggi, hati akan melepaskan glikogen yang akan diubah menjadi glukosa melalui proses reaksi glikogenolisis. Glikogen ini yang berperan menjadi cadangan energy untuk tubu kita disaat rendahnya kadar glukosa dalam darah. Reaksi lain yang terjadi ketika kita puasa adalah lipolysis yang meningkat dan gluconeogenesis meningkat. Lipolysis proses proses pembakaran lemak yang berada pada sel lemak sehinggal jumlah lemak menurun. Sedangkan gluconeogenesis adalah proses sintesis glukosa yang berasal dari non-karbohidrat seperti gliserol dan asam amino menjadi glukosa yang dibutuhkan sebagai energy dalam tubuh kita. Kondisi rendah insulin ini yang kemudian merangsang hormone lipolitik seperti HGH, glucagon, dan katekolamin yang nanti fungsinya membakar lemak. HGH juga bekerja secara anabolic terhadap pembentukan otot dan bersifat katabolic terhadap pembentukan lemak. Jadi HGH ini memiliki efek dalam pembentukan massa otot dan penurunan lemak ditubuh. Disinilah OCD bekerja. OCD menggunakan metode puasa ini untuk melakuan pembakaran terhadap lemak, dimana OCD menjadi puasa sebagai kunci utama metodenya. Kemudahan lainnya OCD saat pada waktu makan kita diperbolehkan makan makanan kesukaan kita tanpa ada pembatasan, makanan yang diserap ini akan di metabolism saat kita berpuasa.

    Metode Puasa OCD
    Metode puasa yang ada pada OCD adalah dengan menggunakan sistem jendela makan. Jendela makan adalah waktu waktu yang diperbolehkan untuk makan, sementara waktu yang lain digunakan untuk berpuasa dari asupan makanan namun boleh untuk minum. Di dalam jendela makan ini orang boleh makan apa saja tanpa perlu memikirkan nilai kalorinya. Namun perlu digaris bawahi, jumlah makanan bebas yang boleh dimakan tidak berarti makan secara rakus/membabi buta. Karena puasa atau tidak jumlah porsi makan itu tetap sama. Puasa yang dijalani tidak membuat anda perlu makan lebih banyak dari biasanya. Ketika puasa, tidak boleh ada asupan kalori lain bahkan untuk buah, susu dan jus tidak diperbolehkan.
    Waktu untuk berpuasa pada OCD ini dibagi menjadi 4 waktu puasa. Yaitu puasa 16 jam dengan jendela makan 8 jam, puasa 18 jam dengan jendela makan 6 jam, puasa 20 jam dengan jendela makan 4 jam. Untuk puasa 24 jam, porsi makan yang diberikan hanya untuk 1 kali makan saja. Berarti untuk puasa 24 jam, saat anda makan pukul 10.00 anda cukup makan 1 kali dengan porsi secukupnya jangan berlebihan. Selebihnya anda hanya diperbolehkan untuk minum air putih saja, tidak boleh makan atau minum yang mengandung kalori.
    Namun untuk melakukan OCD ini harus dilakukan dengan bertahap jangan langsung masuk ke waktu puasa yang lama, atau tubuh anda akan kaget, pusing, sakit kepala. Namun apabila sebelumnya sudah dilakukan penyesuaian maka keluhan tersebut tidak akan terasa karena tubuh sudah mengalami adaptasi.

    Bagaimana Dengan Orang Maag
    Untuk orang dengan penyakit maag, cara untuk mengatasinya dengan pemberian obat maag cair sebelum memasuki jendela makan. Pemberian obat ini untuk mencegah asam lambung naik dan menimbulkan gejala maag. Selanjutnya, setelah puasa hari ke 3 tubuh akan terbiasa dengan pola makan yang baru, karena salah satu faktor penting dalam pencetus maag adalah pikiran.
    Penerapan Metode Puasa OCD
    Puasa harus dilakukan secara berurutan perminggunya.
    1. Minggu pertama dimulai dengan jendela makan 8 jam dengan waktu puasa 16 jam. Pada OCD tidak boleh makan pagi, makan pertama harus 3 jam setelah bangun pagi.
    2. Minggu kedua masuk ke jendela makan 6 jam dengan waktu puasa 18 jam.
    3. Minggu ketiga dan seterusnya jendela makan yang dipakai adalah yang 4 jam dengan waktu puasa 20 jam.
    4. Untuk waktu puasa 24 jam bisa dilakukan disela sela pada minggu ketiga namun tidak boleh lebih dari 3 hari bertutut turut. Sebenernya boleh boleh saja dilakukan secara terus menerus tapi dikhawatirkan tubuh akan merasa letih dan mulai jenuh dengan pola makanan yang terus menerus seperti dan pikiran akan menolak dietnya.

    Kesimpulan
    Inti dari diet OCD ini adalah puasa rutin dan kalori yang terkontrol. Walaupun diperbolehkan makan apa saja, namun tidak boleh rakus atau berlebihan karena walaupun puasa asupan makan kita tidak menjadi lebih banyak.
    Selain itu, semakin kecil jendela makan, semakin terkontrol kalori yang masuk ke tubuh. Pengontrolan kalori pada OCD ini tidak berdasarkan dengan menurunkan porsi, porsi nya tetap sama sehingga tubuh bisa menyesuaikan diri dengan waktu jendela makannya.
    Pada saat puasa juga terjadi peningkatan kadar HGH pada tubuh yang berfungsi untuk meningkatkan pembakaran lemak dan pembentukan otot.

    Daftar Pustaka
    1. Deddy Corbuzier. 2015. OCD 2.0 Wolverine & Woder Woman Project. Jakarta : BIP Kelompok Gramedia.
    2. Lauralee Sherwood. 2016. Fisiologi Manusia : Dari Sel ke Sistem. Jakarta : EGC

    Artikel ini ditulis oleh Alferio Yugo Soegianto – 41150082

    Like

  4. Diet Atkins
    Mempunyai berat badan yang ideal merupakan dambaan bagi setiap orang di era yang modern ini. Mereka yang memiliki tubuh ideal tentunya akan merasa lebih percaya diri dalam menunjukan diri didepan umum, jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan kurang /kurus maupun yang memiliki berat badan lebih/kegemukan. Masalah mengenai berat badan ini merupakan suatu ancaman bagi setiap masyarakat, terutama wanita. Untuk mengatasi permasalahan tersebut tentunya mereka perlu mengetahui apa yang menjadikan penyebabnya, sehingga permasalahan yang dialami dapat diatasi sedini mungkin. Dari sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi masalah berat badan ini, faktor dari Life Style atau gaya hidup merupakan faktor yang paling berperan. Dalam menghadapi permasalahan ini, beberapa ahli gizi pun banyak mencetuskan tentang diet yang dapat terapkan untuk menangani permasalahan mengenai berat badan.
    Diet Aktins yang diperkenalkan oleh Dr. Robert C. Aktins, merupakan salah satu diet perubahan gaya hidup khususnya pola makan yang cukup populer pada kalangan masyarakat di seluruh dunia. Dr. Robert C. Aktins berharap bahwa dengan diet ini, dapat membantu masyarakat di berbagai belahan dunia untuk mengatasi masalah berat badan yang dialami. Konsep diet aktins sendiri yaitu dengan menekan dan mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, mie, kentang, roti dan singkong. Serta mengurangi makanan yang memiliki kandungan glukosa tinggi seperti gula, biskuit, gorengan maupun kue. Diet aktins tergolong diet yang ektrim, mengingat salah satu alasannya yaitu, kita benar-benar harus mengurangi atau menekan makanan dengan kandungan karbohidrat maupun glukosa. Padahal seperti yang kita ketahui, karbohidrat dan glukosa merupakan sumber tenaga bagi tubuh.
    Sebagai gantinya, asupan nutrisi yang dianjurkan oleh diet aktins ini adalah makanan yang mengandung lemak yang baik (lemak tak jenuh) dan makanan yang mengandung tinggi protein seperti telur, daging sapi, daging ayam dan ikan. Cara kerja dari diet yang diperkenalkan oleh Dr. Robert C Aktins ini yaitu, saat kita menekan atau mengurangi asupan nutrisi yang mengandung karbohidrat, hormon insulin akan sedikit yang terekskresi sehingga cadangan makanan yang di simpan (dalam bentuk glikogen) juga sedikit. Dengan demikian, untuk memenuhi kebutuhan akan sumber tenaga bagi tubuh, maka cadangan lemak dalam tubuh akan mudah terbakar. Semakin banyak terjadi pembakaran lemak, maka otomatis tubuh juga akan mengalami penurunan berat badan.
    Untuk lebih memahami cara kerja dari diet aktins ini, maka Dr. Robert C Aktins membaginya dalam 4 fase utama yang perlu dipatuhi dengan penuh disiplin dan berdedikasi sehingga tujuan untuk memiliki tubuh ideal dapat tercapai. Adapun 4 fase yang harus dilakukan ialah :
    1. Fase 1: Introduction (Induksi/Pengenalan)
    Semasa fase 1 (Introduction), kita diperkenankan untuk mengkonsumsi asupan nutrisi yang mengandung karbohidrat sekitar 20 gram. Cara kerja dari fase ini sama dengan yang sudah dijelaskan sebelumnya, dimana ketika mengkonsumsi asupan makanan yang mengandung karbohidrat hanya sekitar 20 gram sehari, maka simpanan cadangan glukosa tubuh diharapakan akan habis dalam waktu 48 jam (2 hari), dimana anda akan mengalami ketosis yang ditandai dengan keadaan lemas atau pening, tetapi jangan ragu ataupun bimbang, sebab ketika cadangan glukosa dalam tubuh telah habis dan cadangan lemak mulai digunakan dalam pembakaran untuk memenuhi kebutuhan sumber energi tubuh, maka perasaan segar bugar akan kembali muncul pada tubuh anda. Pada saat terjadi pembakaran cadangan lemak ini, maka tubuh akan mengalami penurunan berat badan. Fase 1 (Induksi/Pengenalan) ini setidaknya dilakukan minimal 2 minggu, dan jika masih ada keinginan untuk menurunkan berat badan maka dapat dilakukan sampai 6 – 24 bulan (2 tahun). Terdapat beberapa syarat yang harus dilakukan pada fase ini yaitu: minum air putih 8-10 gelas sehari (untuk menghindari dehidrasi), pastikan bahwa 12-15 gram yang dikonsumsi berasal dari buah dan sayuran, makan dengan tertatur 3 kali sehari (dengan porsi biasa) atau 4-5 kali sehari (dengan porsi kecil), serta kurangi makanan junk food.
    2. Fase 2: Ongoing Weight Loss (Susut Berat Badan Berterusan)
    Setelah kita mendapatkan berat badan yang sesuai dengan kehendak kita di fase 1, maka pada fase 2 (Ongoing Weight Loss), dapat memulai menambahkan asupan makanan yang mengandung karbohidrat seperti kacang-kacangan, buah-buah, yogurt, keju segar dan tomat. Dengan ketentuan penambahan asupan karbohidrat yaitu 5 gram perhari, sampai menemukan batas dari toleransi karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami penambahan maupun penurunan berat badan lagi.
    3. Fase 3: Pre-Maintenance (Pra Penyelenggaraan)
    Pada fase 3, penambahan asupan makanan yang mengandung karbohidrat seperti sayur-sayuran, kacang-kacangn maupun buah-buahan, dapat diberikan apabila tubuh masih kehilangan berat badan.
    4. Fase 4: Lifetime Maintenance (Penyenggaraan Seumur Hidup)
    Pada fase terakhir (Lifetime Maintenance), kita diharapkan mengetahui/mengenali kebutuhan karbohidrat yang diperlukan oleh tubuh setiap harinya. Anda perlu belajar mencari dan menentukan jumlah karbohidrat serta menetapkan toleransi karbohidrat yang diperlukan oleh tubuh.
    Diet aktins yang merupakan diet dengan menekan asupan makanan yang mengandung karbohidrat dan menganjurkan untuk mengkonsumsi lebih banyak asupan nutrisi yang mengandung lemak baik (lemak tak jenuh) dan tinggi protein ini, tentunya dapat menimbulkan efek samping maupun kompilkasi. Dimana makanan berprotein tinggi dapat menurunkan kadar kalsium sehingga mencetuskan terjadinya penyakit osteoporosis. Begitu juga dengan orang yang memiliki masalah kesehatan seperti penderita liver dan ginjal, bisa mendapatkan stres yang tidak semestinya akibat tubuh mencoba untuk menghilangkan ketone. Disamping itu beberapa ahli gizi lain mengamati bahwa diet ini bisa menimbulkan masalah seperti konstipasi usus besar, ginjal atau naiknya kadar kolesterol. Anda juga dapat mengalami bau mulut karena naiknya keton.
    Sumber :
    1. Kelab Diet Atkins. 2015. Diet Atkins.
    Available at : https://www.facebook.com/Diet-Atkins-Malaysia-1393358634299366/ (diakses tanggal 6 Sep 2017 pukul 22.00)
    2. Tips Diet Smart.2016. Cara Menjalankan Diet Atkins Beserta Contoh Menunya.
    Available at: http://tipsdietsmart.com/cara-menjalankan-diet-atkins-beserta-contoh-menunya/ (diakses tanggal 6 Sep 2017 pukul 23.00)
    Artikel ini ditulis oleh I Made Fajar Sutrisna Himawan – 41150079

    Like

  5. Artikel ini ditulis oleh Ave Maria Rosario – 41150086
    Diet Paleo
    Di zaman modern seperti saat ini, kita perlu memperhatikan apa yang kita makan. Mungkin kita akan terkejut berapa banyak makanan yang mengandung gula dan bahan-bahan lainnya, dimana jumlah yang di tambahkan berlebihan. Menghilangkan bahan kimia tentu dapat membantu tubuh merasa lebih baik. Diet Paleo atau diet manusia purba merupakan konsep diet seperti kembali ke zaman kuno. Diet ini mempromosikan diet lebih menyerupai nenek moyang kita yang makan makanan bergizi. Ini berarti bahwa diet harian Anda akan terutama terdiri dari daging dan ikan, banyak buah-buahan segar dan sayuran, dan kacang-kacangan dan biji. Minyak yang biasanya diperbolehkan di moderasi, dan makanan harus dihindari termasuk produk susu, biji-bijian sereal, kacang-kacangan, tepung sayuran, daging berlemak dan makanan yang sangat tinggi kandungan garam (seperti produk daging olahan dan kacang asin).
    Diketahui bahwa tubuh kita secara anatomis, genetis, diprogram untuk makan seperti diet Paleo. Jika mengikuti diet Paleo, seseorang dapat berpotensi mengurangi peradangan serta risiko penyakit kronis. Penyakit modern yang sering ditemui saat ini seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, penyakit autoimun dan banyak lagi merupakan salah satu penyebab dari asupan modern (diet modern). Diet modern yang dimaksudkan yaitu seperti junkfood, fastfood, dan makanan yang banyak mengandung bahan pengawet ataupun kimia lainnya. Adapun teori yang mengatakan bahwa makanan yang diproses atau makanan yang dimodifikasi dapat membuat kita sakit. Oleh karna itu dengan mengganti diet dan gaya hidup, secara drastis dapat meningkatkan kesehatan dan mungkin mencegah penyakit modern. Banyak orang yang menjalankan diet Paleo dapat merubah kebiasaan tidur mereka menjadi lebih baik, kejernihan mental, mengurangi stres dan kecemasan. Selain itu, dapat meningkatkan lebih banyak energi serta penurunan berat badan.
    Di zaman kuno atau nenek moyang dahulu, mereka mengkonsumsi makanan yang tidak diolah secara rumit. Sesuai dengan konsepnya bahwa cara konsumsi makanan seperti nenek moyang, diet paleo tidak mengkonsumsi makanan yang diolah terlebih dahulu, seperti roti, nasi, daging olahan. Begitu juga dengan bahan-bahan makanan sepeti gula yang biasa digunakan dan garam halus. Dan sebagai contoh pada gula pasir, sebenernya itu bukan merupakan bahan makanan yang termasuk kategori paleo karena sudah menagalami proses pengolahan. Contoh, pada garam dapur yang lembut itu bukan termasuk diet paleo dan yang masuk kategori paleonya adalah garam kasar yang masih berbentuk kristal-kristal. Sedangkan gula kalau kita butuh rasa lebih manis bisa menggunakan madu sebagai pemanisnya dan itu merupakan diet paleo. Diet paleo menggunakan makanan tinggi dalam protein dan serat, namun rendah sampai tidak adanya karbohidrat dan gula. Biasanya seseorang yang menjalankan diet paleo mengganti nasi dengan umbi-umbian seperti singkong ataupun sedikit kentang. Diet ini diketahui tidak serumit diet yang lainnya, karena diet paleo tentang kembali ke dasar atau yang mudah ditemui, yaitu tumbuhan dan hewan.
    Pada diet paleo terdapat beberapa asupan yang dapat dikonsumsi. Pertama, diet paleo dengan daging. Diet paleo dengan daging yang dimaksudkan bukan daging yang melalui proses, seperti sosis atau hot dog. Contoh yang daging biasa digunakan untuk diet paleo yaitu lobster, salmon, ayam, serta telur bebek ataupun ayam. Dianjurkan memasak sekali, makan dua kali, atau bahkan lebih baik makan 3 atau 4 kali. Kedua, diet paleo dengan sayuran. Hampir semua sayuran terdapat pada diet paleo, tapi perlu diperhatikan dalam membedakan jumlah kandungan gizi yang terdapat pada sayuran yang akan dikonsumsi. Sayuran dengan kandungan tinggi pati, seperti kentang, cenderung memiliki nilai gizi yang rendah. Contoh sayuran yang dapat digunakan seperti broccoli, wortel, bayam. Ketiga, diet paleo dengan minyak. Minyak dan lemak juga menjadi cara tubuh menciptkan energi. Dapat digunakan minyak nabati seperti minyak kelapa asli, minyak zaitun, atau minyak almond untuk dikonsumsi atau dibuat sebagai minyak penggoreng. Keempat, diet paleo kacang-kacangan. Jika seseorang atlet menjalankan diet paleo yang memerlukan energi yang lebih, terutama mempertahankan otot-otot, maka membutuhkan kalori yang lebih tinggi. Dalam hal ini, dapat menambahkan jumlah yang lebih besar pada kacang-kacangan dan biji-bijian kuntuk membantu meningkatkan kalori dan lemak sehat. Namun perlu diperhatikan dalam memilih kacang, seperti kacang mede dan kacang tinggi lemak. Yang terakhir, yaitu diet dengan buah-buahan. Buah-buahan, mengandung sejumlah besar fruktosa. Jika menurunkan berat badan diet paleo, lebih baik mengurangi asupan buah dan lebih berfokus pada sayuran. Contoh buah yang biasanya dikonsumsi yaitu apel, papaya, pisang. Bagi seseorang yang menjalankan diet paleo, tidak disarankan untuk mengkonsumsi buah yang dibuat jus.
    Adapun hal-hal yang tidak dikonsumsi pada seseorang yang menjalankan diet paleo. Makanan yang dikurangi pada diet Paleo adalah jumlah energi yang terkandung, dan yang sulit untuk dicerna (menyebabkan masalah kesehatan pada usus), dan memiliki kemampuan untuk merangsang peradangan. Umumnya, susu yang diproduksi industri dan makanan yang diproses gula dan bahan kimia tambahan yaitu emulsifier dan pengawet. Selain itu, keju, yogurt, jagung, roti, minuman bersoda.
    Walaupun diet paleo tidak bersifat rendah karbohidrat, namun diet ini kaya akan sayur dan buah yang dapat memberikan kesehatan yang baik bagi tubuh kita.

    Sumber:
    1. Paleo Diet Food List
    google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&ved=0ahUKEwjetN34_JDWAhUbR48KHcvtCCsQFghNMAY&url=https%3A%2F%2Fultimatepaleoguide.com%2Ffiles%2F2012%2F05%2FPaleo-Diet-Food-List-PDF.pdf&usg=AFQjCNE690Sft0UTioyTSlLY6Vge1AciNw
    2. Paleo Your Life
    .google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&ved=0ahUKEwj54frEgZHWAhVGvY8KHXScD4AQFghaMAc&url=http%3A%2F%2Fpaleoonabudget.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2014%2F01%2FPaleoYourLife.pdf&usg=AFQjCNF85_H3G39TlNw0QhzJFx3kNI7V4Q
    3. What is the Paleo Diet?
    bodybuilding.com/fun/what-is-the-paleo-diet.html

    Like

  6. Artikel ini ditulis oleh Yessica – 41150081

    Mediterranean Diet

    Diet Mediterranean merupakan salah satu diet yang paling populer, terutama dalam dunia medis. Popularitas yang dimiliki oleh diet ini diperoleh karena manfaat kesehatan yang diberikan olehnya, terlebih dalam menurunkan resiko dari penyakit kardiovaskuler. Prinsip dari diet Mediterranean sebenarnya hampir sama dengan diet-diet sehat lainnya, dimana di dalamnya terdapat komponen buah-buahan, sayur-sayuran, ikan, dan gandum utuh dengan tambahan penting berupa minyak zaitun dan anggur merah.
    Awal mula dari penerapan diet Mediterranean untuk manfaat kesehatannya adalah pada tahun 1993 ketika Oldways (Harvard School of Public Health) dan European Office dari World Health Organization (WHO) memperkenalkan diet tersebut pada sebuah konferensi kesehatan di Cambrige. Pada konferensi tersebut dijelaskan mengenai dasar-dasar dari diet Mediterranean melalui bantuan piramid makanan yang diberi nama The Traditional Healthy Mediterranean Diet Pyramid. Pembuatan piramid tersebut didasari oleh riset nutrisi dan pola hidup yang dilakukan pada orang-orang yang tinggal di negara-negara yang membatasi Laut Mediterranean, seperti Yunani dan Italia. Riset tersebut dilakukan pada tahun 1960, yakni ketika kasus penyakit kronis dalam populasi mereka sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Selain itu, harapan hidup di Yunani dan Italia juga sangat tinggi walaupun pelayanan medis saat itu masih terbatas.

    Isi dari piramid diet Mediterranean merupakan komponen-komponen makanan yang dikelompokkan berdasarkan seberapa sering makanan tersebut dikonsumsi dalam diet ini, dimana semakin ke atas, maka semakin jarang makanan tersebut dikonsumsi. Selain itu, beberapa perilaku yang menjadi ciri khas dari gaya hidup negara-negara di sekitar Laut Mediterranean juga dimasukkan ke dalam piramid tersebut. Pada dasar piramid dapat dilihat gaya hidup yang diterapkan dalam diet Mediterranean, yaitu aktivitas fisik yang cukup dan menikmati serta berbagi makanan dengan keluarga dan teman-teman. Hal ini cukup unik, dimana menikmati makanan bersama keluarga dan teman-teman dijadikan salah satu bagian yang penting dalam diet tersebut. Sebenarnya tujuannya ialah supaya kita bisa mengurangi stress yang kita alami melalui jalinan hubungan yang baik dengan orang-orang terdekat kita. Di atas aktivitas fisik dan menikmati makanan bersama keluarga, terdapat sumber karbohidrat, protein nabati, dan lemak yang utama dalam diet ini seperti roti, pasta, nasi, kentang, kacang-kacangan, biji-bijian, rempah-rempah, buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun. Komponen-komponen tersebut adalah makanan yang dikonsumsi dalam keseharian sehingga harus dikonsumsi setiap hari. Di atasnya, terdapat sumber protein hewani dan lemak dari ikan, unggas, dan telur. Sumber protein dan lemak hewani ini dikonsumsi 2-3 kali seminggu. Kemudian pada puncak piramidnya terdapat makanan yang paling jarang dikonsumsi, yakni daging merah yang dikonsumsi hanya 2-3 kali dalam sebulan. Sedangkan untuk minuman yang direkomendasikan ialah 6 gelas air dalam sehari dan anggur merah dalam jumlah sedang.

    Manfaat kesehatan yang didapatkan dari diet Mediterranean sebenarnya berasal dari pemilihan jenis makanan yang dikonsumsi. Buah, sayur, pasta, dan nasi yang menjadi makanan keseharian dalam diet ini berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi radikal bebas yang ada di dalam tubuh. Bahkan dalam sebuah meta-analisis yang dilakukan oleh Alissa Knight (2016), ditemukan bahwa terdapat korelasi antara penurunan kejadian dementia pada orang tua dengan diet Mediterranean. Hal ini disebabkan karena konsumsi antioksidan yang banyak pada diet ini mampu menghilangkan radikal bebas yang bersifat merusak sel, termasuk neuron pada otak.

    Salah satu hal yang unik dan menarik lagi dari diet Mediterranean adalah perspektifnya terhadap lemak. Diet ini tidak fokus pada restriksi lemak seperti diet-diet pada umumnya, tapi lebih kepada pemilihan jenis lemak yang tepat untuk dikonsumsi. Lemak trans yang bisa menyebabkan penyakit jantung dihindari, sedangkan lemak yang baik akan dipilih. Sumber lemak utama pada diet ini ialah minyak zaitun yang biasanya digunakan untuk memasak ataupun sebagai teman makan roti, dimana orang-orang Mediterranean biasa mencelupkan roti mereka pada minyak zaitun tersebut. Minyak zaitun bisa dibilang sebagai sumber lemak sehat karena minyak ini menyediakan lemak monosaturasi yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), dimana LDL merupakan kolesterol jahat yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskuler. Sumber lemak penting lainnya ialah ikan seperti mackerel, herring, sarden, dan salmon yang mengandung banyak omega-3. Konsumsi lemak sehat pada diet Mediterranean bermanfaat dalam mencegah inflamasi kronis dalam tubuh yang bisa menyebabkan berbagai kerugian seperti degenerasi neuron dan atherosklerosis. Sedangkan konsumsi lemak trans seperti margarin dan kue-kue manis secara langsung akan menyebabkan inflamasi pada neuron di otak dan pembuluh darah sehingga bisa terjadi penurunan kemampuan kognitif dan atherosklerosis.

    Keberadaan anggur merah dalam rekomendasi diet Mediterranean merupakan sesuatu yang dianggap sedikit kontroversial karena efek negatif konsumsi alkohol yang berlebihan. Namun menurut penelitian, ditemukan asosiasi antara konsumsi alkohol yang sedang dengan penurunan resiko penyakit kardiovaskuler. Konsumsi sedang dalam hal ini diartikan sebagai tidak lebih dari 148 mililiter per hari untuk wanita atau pria berusia lebih dari 65 tahun, dan tidak lebih dari 296 mililiter per hari untuk pria berusia dibawah 65 tahun. Tapi perlu diingat bahwa apabila seseorang memiliki kondisi-kondisi khusus seperti penyakit hati, maka konsumsi alkohol dalam diet ini sebaiknya dihindari atau dapat diganti dengan jus anggur. Manfaat kesehatan yang diberikan oleh anggur merah berasal dari antioksidan di dalamnya, termasuk resveratrol, catechin, epicatechin and proanthocyanidins. Antioksidan yang ada di dalam anggur merah tersebut dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler dan degenerasi neuron melalui mekanisme yang sudah dijelaskan di atas.

    Bottom line, diet Mediterranean merupakan diet yang terbukti secara ilmiah memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kita. Selain itu, diet ini bisa dibilang merupakan salah satu cara untuk makan sehat sekaligus enak karena rasa yang variatif dari penggunaan rempah-rempah di dalam masakannya. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa apabila seseorang sudah menerapkan diet Mediterranean, maka ia tidak akan mau makan dengan diet lain.

    Daftar Pustaka:
    Knight, A. (2016). Is the Mediterranean diet a feasible approach to preserving cognitive function and reducing risk of dementia for older adults in Western countries? New insights and future directions. Ageing Research Reviews, 25, 85-101.
    Wahl, D., Cogger, V. C., Solon-Biet, S. M., Waern, R. V. R., et al. (2016). Nutritional strategies to optimise cognitive function in the aging brain. Ageing Research Reviews,31, 80-92.
    Davis, C., Bryan, J., Hodgson, J., & Murphy, K. (2015). Definition of the Mediterranean Diet: A Literature Review. Nutrients, 7(11), 9139–9153.

    Like

  7. Diet Ketogenik
    Diet dengan mengkonsumsi makanan berlemak seperti ayam goreng ? Ya, itulah diet ketogenik, diet ini bahkan telah diterapkan selama lebih dari 90 tahun. Diet ketogenik merupakan diet dengan konsumsi lemak yang tinggi, karbohidrat rendah dan protein sedang atau rendah sehingga metabolisme dalam tubuh akan beralih dari yang biasanya karbohidrat (glukosa) menjadi lemak.
    Meski menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, yang sering dihindari dalam diet pada umumnya, nyatanya manfaat yang didapatkan ternyata cukup besar dan beragam. Dimulai dari penurunan berat badan hingga pengobatan terhadap beberapa penyakit.
    Ketika seseorang melakukan diet ketogenik, seluruh lemak yang dikonsumsi akan dipakai sehingga tidak akan ada penimbunan lemak baik lemak dari hasil intake makanan maupun lemak dari hasil pengubahan glukosa. Hal ini yang memungkinkan seseorang dapat mengalami penurunan berat badan sehingga sangat baik untuk dapat diterapkan sebagai program diet utama. Dari metabolisme lemak yang terjadi akan menghasilkan badan-badan keton. Keton yang pada dasarnya berupa senyawa asam jika kadarnya tinggi akan berbahaya bagi tubuh, namun ternyata keton yang dihasilkan dari diet ketogenik ini tidak akan memberikan dampak serius bagi tubuh malahan sebaliknya. Hal ini karena ketika kadar Keton meningkat atau yang biasa disebut ketosis terjadi, secara langsung akan diikuti pengeluaran horman kortisol yang berujung pada proses glukoneogenesis dengan produk akhir gula dari bahan cadangan asam amino. Hal ini yang akan mengkompensasi sehingga tidak akan muncul bahaya ketoasidosis bagi tubuh.
    Manfaat diet ketogenik dalam pengobatan medis
    Telah diketahui sebelumnya bahwa produk hasil metabolisme lemak adalah keton atau badan keton. Keton tersebut ternyata memberikan manfaat secara klinis untuk pengobatan epilepsi dan juga Drug-retractory. Epilepsi tidak terkontrol (intractable refractory epilepsi) merupakan kejang yang tidak terkontrol. Bagaimana keton dapat bermanfaat bagi pengobatan epilepsi ?
    Keton rupanya memiliki efek antiepileptik dengan memberi efek penstabil (stabilizing effect) pada susunan saraf pusat atau CNS. Kondisi asidosis atau asam yang dihasilkan oleh peningkatan keton dalam darah mengubah ambang batas (threshold) kejang. Selain itu juga perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit serta perubahan kadar lemak akibat diet ketogenik memiberikan efek anti kejang (antiseizure effect) hal inilah yang menyebabkan diet keton bagi pasien epilepsi dapat berhasil.
    Bagaimana aturan makan yang baik dalam diet ketogenik ?
    Sesuai dengan definisinya diet ini berfokus pada konsumsi lemak yang tinggi sementara karbohidrat dan protein sangat dikurangi. Asupan karbohidrat yang disarankan pada diet ini yaitu 5-10% dari total kalori, sedangkan untuk protein sekitar 15% sampai 20% dari total kalori yang dikonsumsi dan lemak dikonsumsi sebanyak 70% sampai 75%.
    Diet ini yang harus diperhatikan adalah menjaga karbohidrat yang dikonsumsi < 50 gram/ hari. Lebih baiknya lagi jika konsumsi karbohidrat perharinya adalah 30 gram. Cara agar dapat mengetahui jumlah karbohidrat yang tepa ialah dengan perhitungan Net Karbo. Net Karo = total Karo – serat. Sebagai contoh buah alpukat mengandung 12g Karbo dan 10g serat sehingga total Karbo sesunggunya pada alpukat adalah 12g – 10g = 2 gram. 2 gram inilah yang menjadi patokan nilai karbohidrat yang sesungguhnya dalam suatu bahan makanan.
    Selain karbohidrat, nutrisi lainnya yang perlu dikurangkan adalah protein. Banyak orang berpikir ketika seseorang mengkonsumsi protein dalam jumlah sedikit maka secara otomatis massa ototnya akan berkurang. Anggap tersebut ternyata masih keliru sebab keton hasil metabolisme lemak memiliki efek yang disebut “protein sparing” sehingga massa otot akan tetap terjaga. Protein dapat dikonsumsi sesuai persentase diatas.
    Nutrisi yang terutama dalam diet ini yaitu lemak. Lemak disarakan agar konsumsi perharinya dalam jumlah yang besar. Jika seseorang ingin menaikkan berat badannya maka dapat dilakukan dengan cara menambahkan 500 kalori pada energi totalnya, sedangkan yang ingin menurukan berat badannya, dikurangi 200 – 500 kalori atau sekitar 22g – 55g. Total kalori akan dikalikan dengan presentasi kebutuhan lemak diatas. Beberapa makanan tinggi lemak baik yang dapat dikonsumsi seperti mentega, kacang-kacangan, buah kelapa, Oliver Oil dan jagung. Sedangkan makanan dengan lemak poliunsaturated contohnya kacang kedelai, jagung dan minyak bunga matahari. Buah alpukat, keju tinggi lemak, ayam goreng dan sayur bayam juga baik untuk dikonsumsi pada diet ini.
    Adakah efek samping dari diet ketogenik ?
    Beberapa efek samping yang dapat muncul antara lain :
    • Gangguan keseimbangan hormon
    Penurunan karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan hormon konrtisol sebagai kompensasi dan hormon kortisol sendiri secara langsung memberi efek pada hormon reproduksi seperti hormon estrogen pada wanita. Gangguan pada hormon estrogen dapat berefek pada menstruasi yang tidak normal, infertil, menopause dini serta peningkatan berat badan yang belum begitu jelas mekanismenya.
    • Gangguan metabolisme tubuh
    Terkadang beberapa orang hanya fokus pada penurunan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi tetapi tidak meningkatkan asupan lemak sehingga keadaan ini berefek pada metabolisme tubuh yang terganggu dan berkaitanpula dengan gangguan hormonal
    • Gangguan emosional
    Hal ini muncul akibat adanya keinginan seseorang untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan, namun karena sementara dalam program diet sehingga keinginannya harus ditunda. Keadaan ini bagi sebagian orang sering menimbulkan stres dan penyesalan.
    Dengan demikian sudah dapat diketahui bahwa konsumsi lemak pada diet ketogenik ternyata memberikan banyak sekali manfaat baik dari sisi pengobatan medis maupun program penurunan berat badan. Diet ketogenik yang benar perlu diingat lagi bukan tergantung dari seberapa kecil porsi karbohidrat, protein yang telah dikurangi tetapi seberapa besar jumlah lemak yang telah ditingkatkan.
    “The success of you diet is determined by your commitment and your dedication to go through with It”
    Terimakasih dan Semoga Bermanfaat
    Daftar pustaka
    D. N. Ruskin et al; physiology & behaviour; 103(2011) 501 – 507. Elsavier
    CDK. 2017.Diet ketogenik untuk pasien epilepsi. 251/ vol 44. No. 4
    Tri oktariani putri, A.Md.Gz dan Jansen Ongko, Ms.C, RD. 2017. Amankah diet ketogenik?. Indonesia fitnes trainer Association https://www.apki.or.id/amankah-diet-ketogenik/
    Parker Hyde,CSCS, CISSN. Agustus 28, 2017. Ketogenic diet: your complate meal plan and supplement Gide. https://www.bodybuilding.com/fun/ketogenic-diet-your-complete-meal-plan-and-supplement-guide.html
    Artikel ini ditulis oleh Isaias Stany Renjaan – 41150080

    Like

  8. Diet Ketogenik
    Diet ketogenik (sering disebut keto) adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak yang memiliki banyak kesamaan dengan diet Atkins dan diet rendah karbohidrat. Hal ini mempengaruhi asupan karbohidrat yang harus benar-benar dikurangi, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan karbohidrat menyebabkan tubuhmu mengalami keadaan metabolisme yang disebut ketosis. Saat tubuh kekurangan energi dan ketersediaan karbohidrat tidak memadai, maka hati akan memecah lemak menjadi asam lemak berbentuk keton untuk dijadikan sumber energi bagi tubuh dan juga otak. Jumlah keton yang berlebihan di dalam tubuh ini disebut dengan ketosis. Inilah yang menjadi mekanisme utama dalam diet ketogenik.Diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan yang sangat besar pada kadar gula darah dan insulin. Hal ini terjadi bersamaan dengan peningkatan keton, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Lebih dari 20 penelitian menunjukkan bahwa jenis diet ini dapat membantumu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan. Diet ketogenik bahkan mungkin bermanfaat terhadap diabetes, kanker, epilepsi, dan penyakit alzheimer.
    Ada beberapa versi yang termasuk diet ketogenik, Standard ketogenic diet (SKD), diet ini adalah diet yang sangat rendah karbohidrat, protein sedang, dan tinggi lemak. Hal ini biasanya mengandung 75% lemak, 20% protein dan hanya 5% karbohidrat. Cyclical ketogenic diet (CKD), diet ini melibatkan periode mengonsumsi karbohidrat tinggi, biasanya seperti 5 hari diet ketogenik diikuti 2 hari tinggi karbohidrat. Targeted ketogenic diet (TKD) : diet ini memungkinkanmu menambahkan karbohidrat pada saat melakukan diet. High-protein ketogenic diet, ini sama dengan diet ketogenik standar tapi dengan menambahkan lebih banyak protein. Rasionya adalah 60% lemak, 35% protein dan 5% karbohidrat.
    Diet ketogenik adalah jalan terbaik untuk menurunkan berat badan dan mengurangi resiko faktor penyebab penyakit. Bahkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ketogenik jauh lebih unggul dari diet rendah lemak. Terlebih lagi, diet ini sangat disarankan karena kamu dapat menurunkan berat badan tanpa perlu menghitung kalori atau bisa terjadi tanpa merasa lapar.
    Manfaat diet ketogenik untuk berbagai macam kondisi kesehatan, Penyakit jantung diet ketogenik dapat memperbaiki resiko penyebab tubuh gemuk, tingkat HDL, tekanan darah dan gula darah.Kanker, diet saat ini digunakan untuk mengobati beberapa tipe kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor.Penyakit alzheimer, diet dapat mengurangi gejala alzheimer dan memperlambat perkembangan penyakit ini. Epilepsi, penelitian telah menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan besar pada kejang-kejang yang dialami anak epilepsi.Penyakit parkinson, sebuah studi menemukan bahwa diet membantu perkembangan gejala penyakit parkinson. Sindrom ovarium polikistik, diet ketogenik dapat membantu mengurangi kadar insulin, yang mana berperan dalam sindrom ovarium polikistik.Cedera otak, sebuah studi tentang binatang menemukan bahwa diet dapat mengurangi gegar otak dan membantu pemulihan setelah cedera otak.Jerawat, kadar insulin yang rendah dan makanan bebas gula atau makanan olahan dapat mengurangi jerawat.
    Makanan yang harus dihindari dalam diet ketogenik ini, makanan bergula(soda, jus buah, smoothie, cake, es krim, permen, dll), biji-bijian(gandum, nasi, pasta, sereal), buah(semua buah kecuali strawberry), kacang-kacangan, alkohol. Sedangkan makanan yang boleh dikonsumsi daging(daging merah, steak, ham, sausage, bacon, ayam dan kalku), lemak ikan(salmon,ikan tuna, ikan kembung), telur ayam kampung, keju yang belum diolah, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak avokad, sayuran rendah kabohidrat(sebagian sayuran hijau, tomat, dll). Persentase asupan lemak yang tinggi pada metode diet ketogenik menuntut pelakunya selektif dalam pemilihan sumber makanan. Lemak yang dimaksud disini adalah lemak yang sehat yang terkandung pada daging, telur, minyak nabati dari alpukat, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, minyak ikan, butter, lemak keju, lemak susu, biji-bijian dan lainnya
    Efek samping yang bisa terjadi pada pelaku diet ini terjadi akibat hipersensitivitas yang diderita seorang pelaku diet, efek penerapan yang terlalu ketat, atau efek dari penerapan diet dalam jangka panjang. Efek samping yang dapat terjadi Menurut pakar gizi Prof Dr Walujo Soerjodibroto, Sp.GK (K) pakar gizi yang dikutip oleh majalah Gaya Hidup Sehat tahun 2010 antara lain, efek keto flu, efek ketoacidosis, menciptakan masalah kesehatan pada organ hati, menyebabkan keluhan sembelit, masalah kekurangan nutrisi, masalah hormonal.
    Meskipun ada sejumlah risiko efek samping yang dapat terjadi dalam kondisi tertentu, namun diet keto dapat dijalankan dengan aman dan rendah risiko. Saran untuk menjalankan diet ketosis secara aman, menjalankan diet terjadwal dimana dilakukan 5 hari diet dan 2 hari bebas selama sepekan. Diet ini sebaiknya dilakukan dalam 5-8 pekan untuk kemudian di observasi hasilnya. Diet ketosis ini sebaiknya dilakukan dalam jangka pendek, apabila dilakukan dalam jangka panjang pelaku diet dapat mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Untuk itu setidaknya jalankan diet maksimal hingga 24 minggu untuk kemudian istirahat dengan bertahan mengonsumsi karbo dalam jangkauan kurang lebih 100 gram perhari selama beberapa pekan sebelum memulai kembali diet ketosis, jangan lupa juga untuk selalu melakukan pengecekan kesehatan dan kadar keton darah supaya terhindar dari kondisi-kondisi yang sulit diatasi.
    Diet ketogenik dapat sangat bagus untuk orang yang kelebihan berat badan, diabetes atau yang berusaha meningkatkan metabolisme kesehatan mereka. Hal ini mungkin kurang cocok untuk atlit elit atau mereka yang berharap untuk menambah jumlah besar otot atau berat badan.
    Sumber
    1. https://www.apki.or.id/amankah-diet-ketogenik/ diakses pada tanggal 6 september 2017
    2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2716748/ diakses pada tanggal 6 september 2017
    Artikel ini ditulis oleh Corvi Atria – 41150076

    Like

  9. Artikel ini ditulis oleh Corvi Atria – 41150076
    Diet Ketogenik
    Diet ketogenik (sering disebut keto) adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak yang memiliki banyak kesamaan dengan diet Atkins dan diet rendah karbohidrat. Hal ini mempengaruhi asupan karbohidrat yang harus benar-benar dikurangi, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan karbohidrat menyebabkan tubuhmu mengalami keadaan metabolisme yang disebut ketosis. Saat tubuh kekurangan energi dan ketersediaan karbohidrat tidak memadai, maka hati akan memecah lemak menjadi asam lemak berbentuk keton untuk dijadikan sumber energi bagi tubuh dan juga otak. Jumlah keton yang berlebihan di dalam tubuh ini disebut dengan ketosis. Inilah yang menjadi mekanisme utama dalam diet ketogenik.Diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan yang sangat besar pada kadar gula darah dan insulin. Hal ini terjadi bersamaan dengan peningkatan keton, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Lebih dari 20 penelitian menunjukkan bahwa jenis diet ini dapat membantumu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan. Diet ketogenik bahkan mungkin bermanfaat terhadap diabetes, kanker, epilepsi, dan penyakit alzheimer.
    Ada beberapa versi yang termasuk diet ketogenik, Standard ketogenic diet (SKD), diet ini adalah diet yang sangat rendah karbohidrat, protein sedang, dan tinggi lemak. Hal ini biasanya mengandung 75% lemak, 20% protein dan hanya 5% karbohidrat. Cyclical ketogenic diet (CKD), diet ini melibatkan periode mengonsumsi karbohidrat tinggi, biasanya seperti 5 hari diet ketogenik diikuti 2 hari tinggi karbohidrat. Targeted ketogenic diet (TKD) : diet ini memungkinkanmu menambahkan karbohidrat pada saat melakukan diet. High-protein ketogenic diet, ini sama dengan diet ketogenik standar tapi dengan menambahkan lebih banyak protein. Rasionya adalah 60% lemak, 35% protein dan 5% karbohidrat.
    Diet ketogenik adalah jalan terbaik untuk menurunkan berat badan dan mengurangi resiko faktor penyebab penyakit. Bahkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ketogenik jauh lebih unggul dari diet rendah lemak. Terlebih lagi, diet ini sangat disarankan karena kamu dapat menurunkan berat badan tanpa perlu menghitung kalori atau bisa terjadi tanpa merasa lapar.
    Manfaat diet ketogenik untuk berbagai macam kondisi kesehatan, Penyakit jantung diet ketogenik dapat memperbaiki resiko penyebab tubuh gemuk, tingkat HDL, tekanan darah dan gula darah.Kanker, diet saat ini digunakan untuk mengobati beberapa tipe kanker dan memperlambat pertumbuhan tumor.Penyakit alzheimer, diet dapat mengurangi gejala alzheimer dan memperlambat perkembangan penyakit ini. Epilepsi, penelitian telah menunjukkan bahwa diet ketogenik dapat menyebabkan pengurangan besar pada kejang-kejang yang dialami anak epilepsi.Penyakit parkinson, sebuah studi menemukan bahwa diet membantu perkembangan gejala penyakit parkinson. Sindrom ovarium polikistik, diet ketogenik dapat membantu mengurangi kadar insulin, yang mana berperan dalam sindrom ovarium polikistik.Cedera otak, sebuah studi tentang binatang menemukan bahwa diet dapat mengurangi gegar otak dan membantu pemulihan setelah cedera otak.Jerawat, kadar insulin yang rendah dan makanan bebas gula atau makanan olahan dapat mengurangi jerawat.
    Makanan yang harus dihindari dalam diet ketogenik ini, makanan bergula(soda, jus buah, smoothie, cake, es krim, permen, dll), biji-bijian(gandum, nasi, pasta, sereal), buah(semua buah kecuali strawberry), kacang-kacangan, alkohol. Sedangkan makanan yang boleh dikonsumsi daging(daging merah, steak, ham, sausage, bacon, ayam dan kalku), lemak ikan(salmon,ikan tuna, ikan kembung), telur ayam kampung, keju yang belum diolah, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak avokad, sayuran rendah kabohidrat(sebagian sayuran hijau, tomat, dll). Persentase asupan lemak yang tinggi pada metode diet ketogenik menuntut pelakunya selektif dalam pemilihan sumber makanan. Lemak yang dimaksud disini adalah lemak yang sehat yang terkandung pada daging, telur, minyak nabati dari alpukat, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, minyak ikan, butter, lemak keju, lemak susu, biji-bijian dan lainnya
    Efek samping yang bisa terjadi pada pelaku diet ini terjadi akibat hipersensitivitas yang diderita seorang pelaku diet, efek penerapan yang terlalu ketat, atau efek dari penerapan diet dalam jangka panjang. Efek samping yang dapat terjadi Menurut pakar gizi Prof Dr Walujo Soerjodibroto, Sp.GK (K) pakar gizi yang dikutip oleh majalah Gaya Hidup Sehat tahun 2010 antara lain, efek keto flu, efek ketoacidosis, menciptakan masalah kesehatan pada organ hati, menyebabkan keluhan sembelit, masalah kekurangan nutrisi, masalah hormonal.
    Meskipun ada sejumlah risiko efek samping yang dapat terjadi dalam kondisi tertentu, namun diet keto dapat dijalankan dengan aman dan rendah risiko. Saran untuk menjalankan diet ketosis secara aman, menjalankan diet terjadwal dimana dilakukan 5 hari diet dan 2 hari bebas selama sepekan. Diet ini sebaiknya dilakukan dalam 5-8 pekan untuk kemudian di observasi hasilnya. Diet ketosis ini sebaiknya dilakukan dalam jangka pendek, apabila dilakukan dalam jangka panjang pelaku diet dapat mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Untuk itu setidaknya jalankan diet maksimal hingga 24 minggu untuk kemudian istirahat dengan bertahan mengonsumsi karbo dalam jangkauan kurang lebih 100 gram perhari selama beberapa pekan sebelum memulai kembali diet ketosis, jangan lupa juga untuk selalu melakukan pengecekan kesehatan dan kadar keton darah supaya terhindar dari kondisi-kondisi yang sulit diatasi.
    Diet ketogenik dapat sangat bagus untuk orang yang kelebihan berat badan, diabetes atau yang berusaha meningkatkan metabolisme kesehatan mereka. Hal ini mungkin kurang cocok untuk atlit elit atau mereka yang berharap untuk menambah jumlah besar otot atau berat badan.
    Sumber
    1. apki.or.id/amankah-diet-ketogenik/ diakses pada tanggal 6 september 2017
    2. ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2716748/ diakses pada tanggal 6 september 2017

    Like

  10. Kegemukan, khususnya obesitas, seringkali dianggap merupakan masalah kesehatan masyarakat, namun keberadaannya belum diintervensi secara seius, terutma di negara negara berkembang seperti Indonesia. Kegemukan berperan besar sebagai penyebab masalah kesehatan lebih lanjut, seperti hipertensi, dislipidemia, penyakit jantung, diabetes melitus tipe 2, stroke, penyakit kandung kemih, osteoarthritis, sleep apnea, kanker endometrial, kanker prostat dan kanker kolon. Kegemukan dapat disebabkan oleh beberapa faktor dan sangat kompleks. Diantara faktor faktor tersebut adalah kesalahn pola diet, gaya hidup yang kurang aktivitas, genetik, gangguan fisiologis dan psikologis.
    Pemikiran sederhana yaitu “lemak yang menumpuk akan menyebabkan kegemukan, oleh karena itu kita harus menghindari asupan lemak berlebih” banyak beredar di masyarakat. Seorang dokter spesialis jantung bernama dr.Atkins, berpendapat bahwa pendapat itu tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, seseorang yang terlalu menghindari lemak, secara otomatis asupan karbohidrat akan meningkat untuk menghasilkan rasa kenyang sehingga banyak terjadi kasus kegemukan. Atas dasar pemikiran tersebut, dr.Atkins menciptakan diet Atikins dengan prinsip komposisi yang rendah karbohidrat dan tinggi protein serta tinggi lemak. Diet Atkins mengandung karbohidrat dengan jumlah rendah oleh karena itu dapat memicu pembentukan badan keton. Hal ini didukung dengan adanya penelitian menunjukan bahwa subjek yang diberikan rendah karbohidrat mengalami penurunan selera makan dan secara otomatis penurunan asupan total energi. Rasa kenyang yang lebih cepat muncul terjadi selama minggu pertama menjalankan diet rendah karbohidrat. Selain menurunkan selera makan, diet rendah karbohidrat juga lebih memicu pengeluaran energi. Penurunan berat badan pada diet rendah karbohidrat akibat penurnan selera makan yang terjadi karena sifat protein yang merupakan makronutrien yang paling dapat menimbulkan rasa kenyang. Protein dapat memicu rasa kenyang yang cepat dengan cara menurunkan termogenesis, yang menghasilkan efek penurunan kecepatan absorbsi zat gizi. Protein juga membuat pengeluaran energi yang lebih akibat mekanisme glukoneogenesis. Glukoneogenesis adalah proses adaptasi tubuh terhadap kurangnya karbohidrat sebagai sumber energi utama bagi organ organ. Pada glukoneogenesis terjadi sintesis glukosa dari sumber zat non-karbohidrat, seperti asam amino dan gliserol dengan hasil sampingan berupa badan keton. Pembentukan badan keton juga menghasilkan perasaan kenyang.
    Pada awal mula diciptakan, diet Atkins dirancang untuk mengatasi penyakit penyakit karena daya tahan insulin (insuline resistance) yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes tipe 2, dan hiperlidemia. Banyak kalangan yang berpendapat diet Atkins dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal karena organ tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi.
    Filosofi Atkins didasarkan pada empat prinsip, yaitu:
    (1) Untuk menurunkan berat badan.
    (2) Untuk mempertahankan berat badan.
    (3) Untuk mencapai kesehatan yang baik.
    (4) Untuk mencapai pondasi permanen untuk kesehatan yang baik.
    Empat fase rencana makan Atkins dilakukan bersama dengan suplemen vitamin dan mineral serta olahraga secara teratur.
    1. Tahap Induksi
    Tahap ini berlangsung selama 14 hari pertama. Pada tahap ini konsumsi karbohidrat dibatasi hingga 20 gram sehari. Asupan karbohidrat hanya diperbolehkan dari salad dan sayuran lainnya yang tidak mengandung tepung.
    2. Tahap Ongoing Weight Loss
    Jumlah karbohidrat dapat ditambahkan dalam bentuk nutrisi yang padat dan kaya serat dengan meningkatkan jumlahnya sampai 25 gram/hari pada minggu pertama, 30 gram pada minggu kedua dan seterusnya sampai mencapai berat badan yang diinginkan.
    3. Tahap Pra-Pemeliharaan (Pre-maintenance)
    Menjaga berat badan dengan meningkatkan asupan karbohidrat harian selama penurunan berat badan masih berlangsung.
    4. Tahap Pemeliharaan
    Mengendalikan asupan karbohidrat dengan pemilihan makanan untuk menjaga berat badan demi mendapatkan kesehatan yang baik.
    Durasi diet rendah karbohidrat pada diet Atkins dianjurkan pada mulanya hanya dilakukan dua minggu, lalu setelah dua minggu asupan karbohidrat kompleks ditingkatkan perlahan hingga menjadi sesuai dengan kebutuhan. Durasi penelitian terlama yang pernah dilakukan untuk diet rendah karbohidrat adalah selama satu tahun. Oleh karena itu, pengaruh jangka panjang dari diet rendah karbohidrat belum bisa dibuktikan. Terdapat kemungkinan diet rendah karbohidrat yang dilakukan terlalu lama dapat mengubah fungsi organ dan menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu orang yang menjalankan diet rendah karbohidrat didampingi oleh petugas medis dan melaporkan hasil pemeriksaan kesehatan dan hasil laboratorium untuk menjamin keamanan diet pada saat sebelum dan sesudah diet. Durasi menjalankan diet rendah karbohidrat juga perlu diperhatikan. Sebaiknya tidak terlalu lama yaitu maksimal enam bulan untuk menjalankan diet rendah karbohidrat dan selama menjalankan diet harus diawasi atau didampingi.
    Kegemukan, khususnya obesitas masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat luas namun belum ditanggapi secara serius. Dalam menanggulanginya langkah langkah yang diambil adalah dengan cara pengaturan asupan gizi, modifikasi gaya hidup, aktivitas, dan yang terakhir adalah dengan cara pengobatan. Dalam pengaturan asupan gizi terdapat bermacam macam metode diet salah satunya adalah diet Atkins. Diet Atkins merupakan diet rendah karbohidrat tetapi menekankan pada tingginya asupan protein. Terdapat 4 fase diet atkins yaitu Tahap Induksi, Tahap Ongoing Weight Loss, Tahap Pra-Pemeliharaan ( Pre-maintenance ) , dan Tahap Pemeliharaan. Dalam melaksanakan diet Atkins agar mendapatkan hasil yang maksimal disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memulai program diet dan didampingi oleh petugas medis atau ahli gizi untuk menghindari efek samping diet Atkins seperti pusing, sakit kepala, ketelmahan, kelelahan, dan konstipasi. Selain itu juga untuk mengontrol progres dari program diet yang telah dilakukan
    Sumber :
    https://www.amazine.co/22339/pendekatan-nutrisi-4-tahapan-diet-atkins/ diakses tanggal 7 September 2017
    http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/atkins-diet/art-20048485?pg=2 diakses tanggal 7 September 2017
    Ramdhani, Tri Mutiara. 2012. “Pengaruh Pemberian Diet Rendah Karbohidrat Terhadap Perubahan Berat Badan, Indeks Masa Tubuh, dan Presentase Lemak Tubuh di Catering Slimgourmet”. Skripsi. FKM, Program Studi Ilmu Gizi. Universitas Indonesia.
    Artikel Ini ditulis oleh Dimas Satrio Wicaksono – 41150084

    Like

  11. DIET 5:2

    Memiliki hidup sehat dan terhindar dari segala penyakit tentu menjadi impian setiap orang. Bagaimana tidak, dengan memiliki hidup sehat seseorang dapat melakukan segala aktivitas dengan rasa percaya diri dan juga nyaman ketika bekerja. Begitu banyak hal yang bisa dilakukan agar dapat hidup dengan sehat mulai dengan mengatur pola makan sehari-hari, pikiran, serta kebiasaan dan lingkungan.
    Tentu saja untuk memiliki hidup yang sehat merupakan hal yang tidak mudah untuk diraih. Apalagi hampir semua orang ingin memiliki hidup sehat dengan cara yang instant. Kemudian karena alasan pekerjaan, mereka tidak punya cukup waktu berolahraga, mengistirahatkan tubuh serta pikiran mereka. Bahkan tidak punya waktu untuk memikirkan apakah makanan yang mereka konsumsi baik dan bergizi bagi tubuh mereka.
    Pola makan yang buruk, waktu istirahat dan juga aktivitas tubuh yang kurang dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit. Dan yang sering terjadi adalah obesitas atau kelebihan lemak pada tubuh seseorang sehingga dapat meningkatkan masalah kesehatan pada seseorang dengan obesitas. Namun, obesitas dapat dicegah dan diatasi dengan diet seimbang, aktivitas tubuh dan olahraga yang cukup.
    Meskipun diimpikan setiap orang, namun kenyataannya hanya sedikit orang yang benar-benar mengusahakan agar memiliki hidup sehat. Hal itu dikarenakan gaya hidup yang serba instant sehingga juga berpengaruh dalam pemilihan program diet. Ada begitu banyak program diet yang ditawarkan , salah satu diet yang cukup terekenal dan akan diulas lebih lanjut dalam tulisan ini adalah Diet 5:2.
    Jadi, apa itu Diet 5:2 ?
    Diet 5:2 dikenal juga dengan The Fast diet. Diet ini dipopulerkan oleh dokter juga seorang jurnalis berkebangsaan Inggris bernama Michael Mosley. Seperti yang disebutkan sebelumnnya bahwa prinsipnya makan seperti biasa dalam 5 hari lalu 2 hari lainnya berpuasa. Dalam programnya diet yang dikonsumsi harus seimbang dan mencukupi kebutuhan nutrisi jadi tidak hanya makan sebebasnya tetapi juga sesuai yang dibutuhkan. Dan sebenarnya bukan berpuasa dalam 2 hari lainnya tetapi mengurangi asupan kalori, pada pria kurang lebih 600 kalori dan pada wanita kurang lebih 500 kalori. Selain dapat menurunkan berat badan secara sehat, menjalani diet ini juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dimana membantu tubuh dalam memperbaiki sel yang rusak, yang mana dapat mencegah dari berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, Alzheimer dan bentuk-bentuk demensia, diabetes tipe 2 dan kanker.
    Mengurangi kalori berarti porsi makan dikurangi ataupun penggantian jenis makanan. Hal ini tidak menimbulkan dampak negatif bagi tubuh justru dapat membantu tubuh memperbaiki dirinya. Namun memang diet ini tidak disarankan bagi wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak dan remaja juga mereka yang memiliki gangguan makan.
    Dalam program diet ini juga , karena pengurangan kalori dalam dua hari selama seminggu sehingga sangat menolong untuk menurunkan berat badan secara cepat tanpa berolahraga. Contoh diet yang dapat dikonsumsi ialah sayur-sayuran, yogurt dengan buah beri, telur yang direbus, ikan bakar, kembang kol, sup rendah kalori, kopi hitam, the, dan air putih yang cukup.
    Periode awal ketika memulai diet tentunya tidak mudah. Biasanya akan timbul rasa lapar yang tidak biasa. Itu merupakan respon normal tubuh akibat tubuh tidak lagi menerima intake makanan seperti biasanya. Tetapi apabila masih baru dalam memulai diet ini akan sangat baik bila menyediakan snack kecil yang mudah dibawa agar dapat dikonsumsi ketika lapar yang tak tertahankan datang.
    Diet teratur juga disertai olahraga atau latihan fisik yang cukup tentu baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Sehingga disertai olahraga maupun tidak itu kembali kepada masing-masing individu.
    Diet 5:2 atau fast diet adalah diet yang dapat dilakukan dalam jangka waktu panjang. Selain karena mudah untuk dilakukan juga untuk penentuan waktu diet juga lebih fleksibel. Pada prinsipnya untuk menjalankan diet agar dapat mencapai hidup sehat dan berat badan yang ideal dan terus terkontrol yaitu eat what you want not eat as much as you want all the time.
    Selain fast diet , juga terdapat macam-macam diet lainnya yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang. Keberhasilan satu diet tertentu pada satu individu tidak berarti dapat berhasil juga pada individu lain. Begitu juga kegagalan diet pada satu individu tidak berarti pada individu lain akan merasakan hasil yang sama.
    Ada banyak factor yang mempengaruhi keberhasilan maupun kegagalan suatu program diet. Selain itu juga, masing-masing program memiliki efek samping yang bervariasi sehingga penting untuk mengetahui jenis diet apa yang sesuai dengan kondisi tubuh seseorang. Karena apabila diet yang dipilih dan dijalankan tidak sesuai maka bukan memberi dampak postif bagi kesehatan tetapi justru menyebabkan turunnya kualitas kesehatan dan mengundang banyak penyakit.
    Juga penting untuk mengkonsultasikan terlebih dulu pada petugas kesehatan sehingga sebelum memilih dan memulai suatu diet dapat diarahkan dan diedukasi terlebih dahulu mengenai dampak yang akan dialami bahkan efek samping yang mungkin akan timbul akibat program diet yang dijalani.

    Sumber :

    The 5:2 fast diet/thefastdiet.co.id
    The Beginner’s Guide to The 5:2 Diet/Healthline.com
    The5-2dietbook.com

    Artikel ini ditulis oleh Jean Priskilla D.Rumere-41150083

    Like

  12. Diet anabolik

    Badan atletis, berotot dan sedikit lemak adalah impian bagi sebagian besar kaum adam. Gym merupakan saksi bisu atas usaha dan kerja keras mereka yang ingin memiliki tubuh layaknya bintang Hollywood Arnold Schwarzenegger maupun Dwayne Johnson. Tapi taukah anda bahwa hanya dengan olahraga saja tidaklah cukup, nutrisi adalah salah satu faktor utama yang sangat berperan penting dalam pertumbuhan dan regulasi tubuh yang sering terlupakan tanpa adanya nutrisi yang cukup sekeras apapaun usaha dan tenaga yang kita kerahkan untuk mendapatkan tubuh atletis yang kita mimpikan hanya akan menjadi mimpi semata.
    Di era modern ini dr. Mauro DiPasquale membuat suatu gebrakan baru dengan memperkenalkan diet anabolik yang menjamin dapat membuat tubuh idaman kita terwujud. Lalu apa diet anabolik itu ? diet anabolik merupakan suatu diet tinggi protein, rendah karbohidrat dan tinggi lemak. tinggi lemak ? diet tinggi lemak apakah dapat membuat tubuh menjadi berotot, atletis dan bukan menjadi bulat seperti bola ?, dr. DiPasquale percaya bahwa dengan diet tinggi lemak kita dapat membuat pertumbuhan otot menjadi lebih maksimal sementara lemak yang disimpan dalam tubuh tetap dalam jumlah yang rendah. ia mengatakan bahwa siklus lemak yang ada ditubuh dapat meniru efek dari anabolik steroid. (DiPasquale, 2002)
    Cara kerja diet anabolik menurut dr. DiPasquale diet dengan jumlah lemak jenuh yang tinggi dapat meregulasi testoteron dan produksi androgen, yang dapat memaksimalkan pertumbuhan massa otot selama berolahraga. (DiPasquale, 2002)
    Diet secara umumnya terdiri atas 3 unsur utama yakni adalah karbohidrat, protein, dan lemak. bagi atlit angkat berat maupun bodybuilders, sudah menjadi sifat alami untuk mengurangi berat mereka sementara tetap menjaga ataupun mungkin menambah massa otot, sehingga dengan demikian banyak diantara mereka yang menerapkan diet rendah kalori dengan ketat. Salah satu keuntungan dari diet anabolik ini adalah tidak adanya pembatasan jumlah kalori dan kita tetap dapat meningkatkan massa otot.
    Tubuh membutuhkan kalori untuk dapat mempertahankan massa otot, sehingga adanya penurunan jumah kalori pada tubuh dapat mengakibatkan hilangnya massa tubuh yang sehrusnya kita tingkatkan, sebaliknya dengan diet anabolik tubuh akan memetabolisme lemak dan bukan massa otot, hal ini memperbolehkan kita untuk tetap dapat makan dengan jumlah yang normal sementara tubuh akan tetap mengurangi presentasi lemak yang ada di dalam tubuh kita.

    The plan
    Diet anabolic di susun atas beberapa fase. Tiap fasenya di desain untuk menjaga, menambah atau menurunkan berat badan.
    fase induksi merupakan fase yang disarankan mulai dari minggu pertama hingga minggu ke empat, dengan konsumsi kalori 18 kali dari berat badan(pound). Fase ini bertujuan untuk membuat tubuh kita nantinya dapat terbiasa pada tahap low-carb intake diawal diet.
    Fase massa otot merupakan fase berikutnya, dimana pada fase ini bertujuan untuk mendapatkan berat massa otot seperti yang diinginkan, tidak ada batasan waktu pada fase ini hingga berat yang diinginkan sudah tercapai. dr. DiPasquale merekomendasikan untuk menentukan berat massa otot yang ideal adalah dengan menambahkan 15% berat tubuh(pounds) dari pada berat ideal tubuh kita.(DiPasquale)
    Fase pemotongan, fase ini merupakan fase terakhir diamana nantinya jumlah kalori yang kita konsumsi akan dikurangi 500-1000 kalori dari total kalori pada fase induksi. Fase ini harus dilalanjutkan hingga kita mendapatkan presentase lemak yang di ideal, yakni kurang dari 10%.
    Ketika setiap fase memiliki perbedaan jumlah kalori yang berbeda berdasarkan tujuannya, jumlah makronutrient yang kita konsumsi umumnya tidak berubah.
    Anabolik diet di dasarkan atas siklus nutrisi sebagai berikut : low-carb selama hari biasa dan high-carb pada akhir minggu. Jadwal konsumsi karbohirat ini nantinya dapat mencegah tubuh untuk kembali membakar karbohidrat sebagai bahan bakar utama selama hari biasa maupun akhir minggu. Selain itu makanan dengan high-carb yang kita konsumsi diakhir minggu bertujuan untuk menggantikan energi yang kita gunakan selama masa olahraga.
    Selama hari biasa, fokus utama yang harus kita lakukan adalah pembatasan terhadap karbohidrat dimana jumlahnya tidak lebih dari 30 gram perhari, setelah 5 hari pembatasan karbohidrat, pada akhir minggu kalori yang kita konsumsi sebanyak 60-80% harus berasal dari karbohidrat guna mengganti cadangan karbohirat didalam tubuh.
    The risk
    Diet anabolik sebaiknya dilakukan pada masa yang singkat, meskipun diet ini dapat membantu meningkatkan massa otot dan menguranggi lemak tubuh tidak berati diet ini sehat bagi tubuh jika dilakukan secara terus menerus. Salah satu isu utama dalam diet anabolik adalah kurangnya konsumsi serat dan mikronutrisi yang secara dominan dapat kita jumpai pada sayuran dan buah-buahan. Hal ini nantinya dapat menyebabkan kurangnya antioksidan dalam tubuh yang secara essensial membantu melawan oksidatif yang meningkat saat berolahraga, disamping itu jumlah serat yang sangat minim juga dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna misalnya konstipasi maupun penyakit lainnya.
    Bedasarkan penelitian pada hewan, insulin tidak dapat berkerja dengan baik, dengan jumlah lemak yang tinggi, seperti pada diet ini. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika jika diet anabolik ini dilakukan dengan tidak benar, maka dapat mengarah kepada resistensi insulin yang dapat menyebabkan peningkatan resiko penyakit cardiovascular, diabetes militus tipe 2 dan sindrom metabolik. Oleh karena itu sangat disarankan bahwa hanya 60-65% kalori dari lemak yang diperbolehkan. Sebagai contoh diet dengan 2300 kalori per hari maka 60-65% lemak, 30-35 % protein dan 5-10% kerbohidrat.
    Sementara diet anabolik ini bermanfaat bagi mereka yang menginginkan tubuh atletis, diet ini tidak direkomendasikan bagi atlit dengan kebutuhan karbohidrat yang tinggi, dan mereka yang menginginkan penurunan berat badan. Disamping itu terbatasnya jenis nutrisi pada diet ini juga sangat tidak disarankan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

    Artikel ini ditulis oleh Darren Eduardo William-41150085

    Daftar pustaka
    Pasquale, Dr. Mauro Di. 2002. The Anabolic Diet. Toronto: Optimum Training Systems.

    Like

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s