perangko luar negeri

Stamp Collecting

Thank you for a post of personal interest in stamp collecting.

I am a stamp collector. I collect the used or unused (called mint) stamps. Many countries are on my collection, USA and of course Indonesia are the most stamps I have from.

The hobby is introduced to me by my mother. She gave me two stamp stockbooks and some used stamps. Over half of the collections are from abroad (outside Indonesia). When I was in elementary school, I expanded the collection by asking from friends or sometimes we exchanged them. In Junior High School (SLTP) I started collecting unused stamps.

Some stamp collectors have several items to make them a real-serious stamp collectors. I also tried to be a more serious collector. Most of them have a magnifying glass, so I had one, but the very little one (not one typical magnifying glass with long handle). My magnifying glass also not glass at all, it made of clear plastic, so you can call it magnifying plastic. Serious collector have tweezers to avoid damaging the stamps if we use naked hand to touch the stamps, so I had one. I just get my mother’s medical tweezers as my stamp collecting tools. One is plastic, one is metal, but they are medical tweezers, not stamp collecting tweezers. All of the tools I think are being left on Malang.

Now, I collecting stamps on a slightly different way. For the used stamps usually I just keep them inside an envelope. For the mint stamps I prefer to keep them individually inside plastic cover, then keep them in the stamp album/stockbook.

Yogyakarta, 28 Januari 2014.

8 thoughts on “Stamp Collecting

  1. Diet Dukan merupakan salah satu diet yang sangat populer karena telah terbukti menurunkan berat badan para selebriti internasional. Diet ini dicetuskan oleh dr. Pierre Dukan dan menjadi sangat populer setelah ia menerbitkan bukunya yang berjudul The Dukan Diet pada tahun 2000. Pola makan ini pada dasarnya merupakan diet tinggi protein, rendah lemak dan karbohidrat, yang terdiri atas empat fase.
    Fase pertama dalam diet Dukan adalah fase serangan dimana hanya boleh mengkonsumsi protein seperti daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, seafood, dan hasil olahan susu bebas lemak, seperti keju cottage atau yoghurt tawar. Makanan harus dipanggang atau dibakar, khusus telur bagian putihnya boleh dimakan sesukanya namun untuk kuning telur dibatasi hanya 3-4 butir per minggu. Dianjurkan juga untuk melakukan olah raga cepat selama 20 menit per hari. Dengan mengkonsumsi protein, tubuh akan merasa kenyang lebih lama, sehingga orang tidak cepat lapar. Fase kedua adalah fase sayuran, mengkonsumsi menu tinggi protein ditambah sayuran seperti tomat, bayam, brokoli, timun, daun bawang, seledri, lobak, asparagus, kubis, jamur, terung, cabai. Wortel dan bit boleh dikonsumsi dalam porsi sedang. Sayuran ini boleh disantap segar atau direbus/dikukus. Selain itu, konsumsi dua sendok makan oat setiap hari dan jalan cepat 25-30 menit per hari. Fase ini dilakukan hingga mencapai berat badan yang diidamkan, tetapi turunnya berat badan sebaiknya maksimal 1 kg per minggu saja. Fase ketiga adalah fase konsolidasi dimana setelah mencapai berat ideal, boleh kembali ke pola makan normal tetapi dilakukan secara perlahan. Perkenalkan kembali makanan yang sebelumnya dihindari, seperti roti, mie, nasi, dan lain-lain. Cara ini akan membiasakan tubuh pada pola makan baru dan berat badan tetap ideal. Lanjutkan mengonsumsi 2 sendok makan oat dan jalan kaki 25-30 menit per hari. Perlu diingat bahwa dalam seminggu, ada satu hari dimana hanya boleh mengkonsumsi protein. Yang terakhir adalah fase stabilisasi, ini adalah fase dimana berat badan telah mencapai kondisi yang stabil. Di fase ini, sudah dibebaskan untuk makan dan minum, namun sama seperti fase konsolidasi, harus ada satu hari dimana hanya boleh mengkonsumsi protein dan pola makan ini harus dilakukan seumur hidup. Jalan cepat 30-45 menit per hari juga harus tetap dipertahankan, karena menurut dr. Dukan olah raga ini merupakan kunci kesuksesan dari diet yang dicetuskannya.
    Diet ini menganjurkan untuk konsumsi protein karena selain dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, protein juga perlu waktu lama untuk dicerna dalam tubuh, bisa membakar banyak kalori (30%) untuk mencernanya, sementera lemak hanya membakar 12% kalori dan karbohidrat hanya 7% kalori. Dalam kondisi normal, tubuh membakar karbohidrat untuk dijadikan bahan bakar atau energi. Ketika asupan karbohidrat dikurangi secara drastis dengan melakukan diet tinggi protein, tubuh akan mulai memasuki proses ketosis yaitu membakar lemak untuk mendapatkan bahan bakar. Ketika lemak dibakar dan menjadi sumber energi utama, berat badan pun akan berkurang. Namun, diet ini mempunyai efek samping yang apabila diabaikan, dapat menjadi permasalahan serius bagi kesehatan orang yang melakukan diet ini. Perlu diketahui bahwa karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi jaringan sistem saraf pusat, mengingat bahwa otak memiliki kemampuan terbatas untuk menggunakan sumber energi lainnya. Kekurangan karbohidrat bisa mengakibatkan konsentrasi seseorang berkurang. Otak juga akan menghentikan proses pengaturan hormon serotonin yang akan menyebabkan seseorang menjadi rentan terhadap mood swing dan depresi. Selain itu, otot-otot pada tubuh manusia memerlukan asupan makanan berupa glikogen yang berfungsi untuk mengoptimalkan dan memperkuat fungsi otot. Jika seseorang kekurangan karbohidrat sebagai penghasil glikogen, makan otot-ototnya tidak akan bisa bekerja optimal karena tidak tersedianya energi, sehingga akan menimbulkan tubuh terasa lemas dan malas untuk melakukan kegiatan apapun. Karbohidrat juga memiliki peran penting dalam membantu penyerapan vitamin dan mineral, sehingga apabila tidak ada asupan karbohidrat ke dalam tubuh, hal ini juga akan berdampak pada proses penyerapan vitami dan mineral yang bisa menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin. Selama tidak mengkonsumsi karbohidrat yang berkepanjangan, asetil-CoA dalam hati akan digunakan untuk menghasilkan keton yang dibentuk dari proses pemecahan lemak yang apabila beredar secara berlebihan dalam darah, akan mengganggu proses ekskresi ion natrium dari tubuh. Hal ini akan menyebabkan kram otot, kelemahan dan kelelahan. Proses ketosis juga bukanlah hal yang baik, karena proses ini akan memicu terjadinya dehidrasi sehingga tubuh akan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk membatasi pengeluaran cairan dari dalam tubuh seperti mata kering dan produksi lendir dikompromikan dalam kelenjar air mata, kelenjar ludah, sinus, saluran udara, dan saluran pencernaan. Apabila seseorang mengurangi jumlah asupan makanan yang mengandung karbohidrat, berarti dia akan kehilangan nutrisi lainnya seperti serat dan sebagainya. Maka yang akan terjadi adalah pencernaan mengalami kesulitan untuk mencerna makanan. Bahaya dari diet tanpa karbohidrat akan menyebabkan susah untuk buang air besar. Konsumsi banyak protein akan menyebabkan ginjal bekerja lebih keras lagi untuk mengolah protein yang masuk dalam tubuh dan apabila ini berlangsung lama, akan menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal.
    Jadi, apabila ingin melakukan diet tinggi protein, perlu diperhatikan dampak buruk yang mungkin terjadi pada tubuh apabila tubuh kehilangan asupan karbohidrat. Solusi yang tepat adalah walaupun melakukan diet yang terfokus pada asupan protein, asupan energi lainnya juga harus diperhatikan sehingga tubuh tidak akan mengalami efek samping seperti yang telah disampaikan di atas.
    Daftar Pustaka:
    Katsilambros, Nikolaos, dkk. 2016. Asuhan Gizi Klinik. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
    Diet Dukan, Trik Langsing Tanpa Kelaparan oleh http://lifestyle.kompas.com/read/2011/04/29/1106586/diet.dukan.trik.langsing.tanpa.kelaparan. Diakses pada 6 September 2017.
    A Complete Guide to The Dukan Diet oleh http://www.healthline.com/nutrition/dukan-diet-101. Diakses pada 6 September 2017.
    Fakta Tentang Diet Karbohidrat oleh http://www.alodokter.com/fakta-tentang-diet-karbohidrat. Diaksws pada 6 September 2017.
    Sendy Tampubolon – 41150023

    Like

  2. Febrian Rosalinda Nusantari
    41150028

    Diet Mayo Clinic
    Belakang zaman sudah sangat berkembang, modernisasi sudah sangat mempengaruhi berbagai bagian dari kehidupan manusia. Bukan hanya dari teknologi serta industri yang berubah tapi juga dari pola hidup manusia yang semakin modern. Manusia menjadi tidak memiliki waktu yang cukup untuk menerapkan kehidupan yang sehat seperti berolahraga dan makan makanan yang sehat. Hal ini biasanya terjadi karena waktu manusia yang semakin terbatas akibat tuntutan pekerjaan ataupun juga karena teknologi yang mendominasi kegiatan manusia. Salah satu penyebabnya adalah sekarang manusia sudah tidak perlu bergerak untuk dapat membeli makanan. Hal ini karena banyak jasa layanan pesan antar makanan yang bersedia 24 jam untuk mengantarkan makanan yang kita inginkan. Tarifnyapun cukup terjangkau sehingga masyarakat sekarang lebih memilih jasa ini dibandingkan harus keluar rumah untuk makan. Dan mayoritas jenis makanan yang tersedia adalah jenis “fastfood”, dan makanan yang memiliki kalori tinggi. Media sosial juga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap kenaikan konsumtifitas dari seseorang contohnya, apabila kita tidak merasakan lapar, akan tetapi saat kita membuka suatu akun instagram yang berisi kuliner itu dapat menstimulasi perasaan lapar yang kita miliki. Penyebab lain adalah gadget, gadget juga memiliki peran yang sangat besar mengapa seseorang menjadi malas untuk olahraga bahkan melakukan aktifitas ringan. Hal ini karena berbagai kalangan dari masyarakat mulai dari anak kecil hingga dewasa sekarang sulit lepas dari gadget, lebih dari separuh waktu dalam sehari mereka gunakan untuk bermain gadget. Hal ini membuat manusia malas untuk berolahraga dan beraktifitas di luar ruangan.
    Akibatnya sekarang banyak dari masyarakat yang memiliki berat badan yang tidak ideal, muai dari overweight hingga obesitas. Belakangan karena akses informasi yang lebh mudah, masyarakat menjadi melek akan kesehatan. Hal itu menyebabkan banyak yang berlomba-lomba untuk menurunkan berat badan secara cepat dan mudah karena pengetahuan mereka akan efek buruk dari obesitas. Salah satu caranya adalah melakukan diet atau pengaturan pola makan, minum obat diet, serta sedot lemak. Sekarang sudah banyak sekali jenis diet atau pengaturan pola makanan yang dapat dipilih oleh seseorang contohnya adalah diet mayo, diet OCD, diet GM, diet ketogenik dll. Pemilihan jenis diet ini perlu memperhatikan kondisi fisik serta kemampuan tubuh seseorang. Seperti orang yang meiliki riwayat penyakit maag., pastilah harus memilih jenis diet yang aman untuk kadar asam lambungnya. Karena diet bukan hanya sekedar perihal berat badan, tetapi juga akan kebugaran serta kesehatan tubuh manusia.
    Sekarang kita bahas salah satu diet yang banyak menjadi pilihan dari masyarakat karena dianggap efektif untuk menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang singkat. Diet ini sempat booming pada tahun 2015 yang lalu. Diet tersebut adalah diet mayo. Diet ini memiliki dua jenis yang pertama adalah diet mayo cinic dan diet mayo Diet mayo clinic merupakan jenis pengaturan pola makan dengan tujuan memanagement berat badan serta membangun kembali pola hidup yang baik. Diet ini dibuat oleh para ahli di Mayo Clinc, Amerika Serikat. Tujuan dari diet mayo clinic adalah membuat perubahan pola makan seseorang dalam jangka waktu yang lama. Sehingga diet ini memberikan efek penurunan berat badan serta mempertahankan berat badan ideal seumur hidup. Diet ini menekankan pada perubahan pola makan dar junkfood menjadi sayuran dan buah-buahan, mengubah cara makan sambil mnonton TV dengan fokus pada makanan serta mengharuskan seseorang untuk bergerak selama 30 menit dalam sehari. Kelebihan diet mayo ini adalah tela diuji keamanannya oleh para ahli yang ada di Amerika, diet ini juga harus diawasi oleh dokter sehinga aman dan tidak memberikan efek negatif terhadap tubuh, diet ini juga tidak melarang seseorang untuk memakan makanan yang enak. Akan tetapi lebih fokus kepada merubah atau mmperbaiki kualitas makanan enak tersebut menjadi lebih seimbangang.
    Ada 2 fase dalam diet mayo clinic yaitu lose it dan live it. Apabila lose it merupakan proses yang berfokus pada penurunan berat badan selama 2 minggu. Seseorang dapat kehilangan berat badan hingga 6 sampai 10 pon (2,7-4,5 kilogram) dengan cara yang aman dan sehat. Pada fase ini hasil yang cepat diharapkan menjadi dorongan seseorang untuk konsisten dalam pemilihan menu dan penerapan diet. Hal ini ditinjau dari segi psikologis. Fase kedua adalah fase live it. Fase ini seseorang diharapkan mempertahankan pola hidup sehat hingga seumur hidup. Fase ini adalah seseorang belajar tentang pilihan makanan, ukuran porsi, perencanaan menu, aktivitas fisik, latihan dan menempel kebiasaan sehat. Diet mayo clinic tidak mengharuskan seseorang untuk menghitung serta menakar gram makanan yang masuk. Akan tetapi menggunakan pyramid berat sehat mayo clinic. Pyramid ini berisikan makanan dari dasar pyramid yang berisikan daftar makanan dengan kalori terendah dan puncak yang berisikan makanan dengan kalori tertinggi.
    Diet mayo clinic juga termasuk dalam kategori diet yang tidak menyiksa karena diet ini memfokuskan pada makanan yang padat dan rendah kalori sehingg orang yang menjalankan diet ini tidak akan merasakan kekurangan energi dan kelaparan. Diet ini juga mengajarkan aktivitas yang lebih sederhana seperti merubah kebiasaan memakai lift menjadi memakai tangga. Diet ini sering menganjurkan pasien untuk konsumsi sejumlah 1200 kalori dalam sehari untuk pemenuhan energi dalam tubuhnya. Adapun menu yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
    Sarapan: 1/2 cangkir oatmeal dimasak dengan 1 cangkir susu, 2 sendok makan kismis, 1/4 cangkir mangga, dan minuman bebas kalori.
    Makan siang: Quinoa dan kue ubi jalar, salad dengan saus bebas lemak, minuman bebas kalori.
    Makan malam: 1 pita pizza, 3/4 cangkir dicampur buah, minuman bebas kalori
    Snack: 1 cangkir irisan paprika dan 2 sendok makan hummus.
    Sebagai efek dari penurunan berat badan dan menghindarkan kita dari obesitas secara otomati diet mayo akan berpngaruh pada kesehatan tubuh seorang individu diet ini akan menghindarkan kita dari penyakt-penyakit yang diakibatkan obesitas seperti penyakit kardiovaskuler, DM, dll. Untuk penderita diabetes militus harus konsultasi terhadap dokter apabila ingin melakukan diet ini. Hal ini bertujuan untuk mengatur kadar glukosa dalam darah. Karena diet ini menekankan pada perbanyak konsumsi sayur dan buah, sedangkan kita tahu bahwa buah dapat menaikkan glukosa darah dengan cepat. Hal ini menyebabkan untuk penderita diabetes militus dianjurkan untuk konsumsi lebih banyak sayuran dibandingkan buah-buahan.
    Selain diet mayo clinic ada juga diet mayo yang telah diubah saat masuk di Indonesia. Diet mayo ini sebenarnya adalah adopsi dari diet mayo clinic, akan tetapi aturan yag ada didalamnya sangat berbeda. Diet mayo yang booming di Indonesia bukan merubah pola hidup menjadi sehat akan tetapi melarang konsumsi gula dan garam. Diet ini akan memiliki dampak yang buruk apabila dilakukan dalam jngka waktu yang lama karena dalam tubuh manusia tubuh tetap memerlukan garam dalam jumah tertentu. Penurunan berat badan pada diet ini juga merupakan akibat dari kekurangan garam dalam tubuh.

    Daftar pustaka
    Diet Mayo Clinic: Program Diet Untuk Hasil Seumur Hidup. Sehatly.com. 3 Maret 2017. Web. 7 September 2017.
    Serba-Serbi Diet Mayo, Buat Yang Ingin Langsing dan Sehat. Youth Manual. 12 November 2015. Web. 7 September 2017.
    Jurnal Analisis Komposisi Makronutrien Diet Mayo pada Pogram Pnurunan Berat Badan yang ditulis oleh FARAPTI Departemen Gizi Kesehatan, FKM Universitas Airlangga Surabaya Indonesia

    Febrian Rosalinda Nusantari – 41150028

    Like

  3. Penyakit jantung iskemik dan kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbesar di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini dilatar belakangi oleh faktor risiko seperti kebiasaan merokok, kurang olahraga, hipertensi, dislipidemia, diabetes, diet tidak sehat, obesitas, dan kebiasaan meminum-minuman beralkohol. Modifikasi faktor risiko terutama gaya hidup yang tidak sehat merupakan upaya pencegahan yang dapat dilakukan dalam menjaga kesehatan jantung dan kardiovaskular. Salah satu modifikasi gaya hidup yang memegang peranan penting adalah perubahan pola diet. Belakangan ini berkembang diet yang dapat mencegah faktor risiko mayor kardiovaskular dan penyakit jantung iskemik, yaitu diet Mediterania.
    Diet Mediterania dapat diterapkan sebagai salah satu pencegahan penyakit jantung dan kardiovaskular. Diet Mediterania diadopsi dari diet tradisional masyarakat Eropa yang tinggal di wilayah Mediterania, angka harapan hidup pada wilayah tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Diet ini memiliki karakteristik konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, sereal, cukup ikan, konsumsi sedang wine dan konsumsi minyak zaitun sebagai satu-satunya sumber lemak. Kandungan asam α-linolenat dalam minyak zaitun berperan dalam menurunkan faktor risiko penyakit jantung iskemik dengan mencegah aterosklerosis. Selain itu, beberapa penelitian telah membuktikan manfaat diet Mediterania dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit kardiovaskular. Manfaat konsumsi minyak zaitun dan anggur merah pada diet Mediterania juga memiliki manfaat yaitu meningkatkan proses antioksidan dan antiinflamasi yang membantu dalam menjaga kesehatan jantung. Minyak zaitun yang murni dapat mempertahankan semua komponen lipofilik pada buah, sebagian kecil tokoferol, dan sebagian besar senyawa fenolik dengan sifat antioksidan yang kuat, sementara minyak zaitun yang sudah mengalami proses penyulingan kehilangan sebagian besar sifat antioksidannya selama penyulingan. Konsumsi kacang-kacangan telah terbukti menurunkan risiko penyakit jantung koroner (PJK). Selain memiliki asam lemak baik, kacang kaya akan sumber nutrisi dan senyawa bioaktif lain yang mungkin mempengaruhi risiko PJK, seperti fiber, pitosterol, asam folat, dan antioksidan.
    Aterosklerosis merupakan penyebab utama penyakit iskemik jantung, melalui suatu proses yang relevan dengan komponen inflamasi. Fase awal aterosklerosis melibatkan penarikan sel-sel inflamasi dari sirkulasi yang kemudian melekat ke endotelium dan akhirnya bermigrasi ke ruang subendotel. Proses kompleks yang dimediasi oleh stimulus inflamasi ini melibatkan produksi sitokin dan regulasi molekul adhesi pada sel endotel dan leukosit. Inflamasi yang terus menerus dapat menyebabkan plak ateromatous, tidak stabil,dan pecah sehingga menyebabkan runtutan kejadian iskemik pada penyakit penderita iskemik derajat lanjut. Modifikasi diet dipercaya dapat mencegah proses inflamasi pada patogenesis aterosklerosis. Hasil penelitian cross-sectional dan uji coba pada populasi Mediterania menunjukkan diet Mediterania memiliki efek antiinflamasi. Penelititan terbaru menunjukkan diet Mediterania dapat menurunkan status inflamasi dan/atau meningkatkan fungsi endotel. Penurunan sirkulasi molekul adhesi mendukung efek antiinflamasi diet Mediterania.
    Komponen dasar diet Mediterania antara lain minyak zaitun, anggur merah, buah-buahan, sayur-sayuran dan ikan merupakan makanan yang kaya vitamin, antioksidan, polifenol, phytochemicals, dan asam lemak omega-3. Diet Mediterania tidak hanya berperan dalam reduksi penghancuran endotelial tetapi juga berperan dalam meningkatkan aktivitas degenerasi endotel. Selain memiliki efek kardio-protektif, diet Mediterania juga memiliki efek kardiovaskular protektif. Diet tradisional ini terbukti dapat menurunkan mortalitas penyakit kardiovaskular.
    Diet Mediterania menurunkan jaringan adiposa viseral, meningkatkan produk akhir glikasi, dan
    memodifikasi sirkulasi adipositokin dengan meningkatkan kadar adiponektin. Dengan demikian, diet Mediterania dapat menurunkan insidensi kardiovaskular yang diakibatkan oleh faktor risiko mayor seperti diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.
    Pada penderita diabetes mellitus, hiperglikemia akut dapat langsung menghasilkan efek merusak seperti disfungsi endotel dan inflamasi, dan dianggap sebagai kontributor penting dalam pengembangan komplikasi diabetes, terutama komplikasi kardiovaskular. Beberapa penelitian mengonfirmasi bahwa hiperglikemia akut bekerja dengan menghasilkan stres oksidatif. Penelitian lain menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat melawan efek hiperglikemia akut dengan meningkatkan pertahanan antioksidan. Hiperglikemia memicu terjadinya resistensi GLP-1 pada penderita diabetes, terutama melalui mekanisme stres oksidatif. Saat ini diet Mediterania telah terbukti dapat meningkatkan aktivitas GLP-1 dalam sekresi insulin dan disfungsi endotel.
    Suatu meta-analisis menemukan bahwa diet Mediterania memiliki efek yang signifikan terhadap faktor risiko sindrom metabolic dengan menurunkan lingkar pinggang, trigliserida dan kadar glukosa puasa. Selain itu, diet Mediterania memiliki efek positif terhadap faktor risiko sindrom metabolik antara lain kolesterol High Density Lipoprotein (HDL), sistolik tekanan darah, dan diastolik tekanan darah yang bersifat kardiovaskular protektif. Telah diketahui bahwa penggantian karbohidrat dengan diet lemak telah menurunkan triasilgliserid (TAG) dan meningkatkan kolesterol HDL. Sebuah penelitian melakukan uji dengan pemberian diet rendah lemak dan diet Mediterania. Total asupan lemak harian sama tinggi pada keduanya dan setelah tiga bulan terdapat penurunan asam lemak tersaturasi yang sama. Namun, profil lipid tidak berubah pada kelompok dengan diet rendah lemak sedangkan pada kelompok dengan diet Mediterania terdapat penurunan kolesterol LDL (sekitar 4%) dan peningkatan kolesterol HDL (sekitar 6%) terutama ketika diberikan suplemen minyak zaitun.
    Walaupun sekarang ini sudah berkembang banyak jenis-jenis diet yang bertujuan untuk menurunkan berat badan dan mempercantik penampilan fisik, namun ada baiknya lagi untuk tetap mempertimbangkan kesehatan organ-organ penting dalam tubuh. Diet mediterania ini mungkin kurang popular dibandingkan diet lain karena tidak terlalu banyak mengubah penampilan fisik seseorang menjadi lebih berotot atau lebih langsing, namun dengan diet ini maka kesehatan jantung dan pembuluh darah akan terjaga dan mempunyai manfaat jangka panjang terhadap kesehatan.

    Daftar Pustaka
    World Health Organization. Cardiovascular diseases (CVDs) [internet]. USA: WHO; 2015 [diakses tanggal 7 September 2017]. Tersedia dari: http://www.who.int/mediacentre/
    Hatma RD. Sosial determinan dan faktor risiko kardiovaskular. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. 2012; 2(2):15-22.

    Artikel ini ditulis oleh Ariani Wanti Paluta – 41150027

    Like

  4. Apa yang di maksud dengan diet rawfood?
    Banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah gaya hidup. Dalam banyak aspek gaya hidup sangat mempengaruhi keadaan tubuh kita, baik itu aktivitas fisik (olahraga), makanan ataupun keadaan sosial. Salah satu yang menjadi perhatian besar adalah pola makan. Semakin dengan berkembangan jaman pola makan juga ikut berkembang pesat. Orang-orang jaman dahulu sangat dekat dengan alam, apa yang di makan murni hasil dari alam bahkan terkadang tanpa di olah terlebih dahulu. Sedangkan masa kini banyak makanan yang “tidak sehat” bermunculan, bahkan makanan ini menjadi favorit dan makanan sehari-hari banyak orang. Maka tak heran semakin berkembangnya pola makan semakin berkembang juga penyakit terkait gaya hidup yang muncul. Tingginya angka kejadian penyakit seperti obesitas, diabetes mellitus, hipertensi dan lainnya menjadi alarm bahaya bahwa sudah waktunya untuk kembali mengatur gaya hidup terutama pola makan.
    Back to Nature! Istilah ini akhir-akhir ini kembali digalakkan. Orang-orang banyak yang sudah mulai sadar bahwa sudah waktunya untuk kembali bersama alam. Banyak yang berpikiran bahwa semakin dekat dengan alam, semakin alami, semakin tidak ada tambahan lain maka makanan itu akan semakin sehat. Maka munculah suatu program diet yang di namakan diet rawfood. Mungkin beberapa orang terutama orang Indonesia akan berpikir apa itu diet rawfood? Di Indonesia diet rawfood sendiri memang belum seterkenal diet mayo ataupun OCD. Tapi beberapa orang di Indonesia sudah merasakan manfaatnya.
    Rawfood diet merupakan salah satu pola makan yang mengutamakan memakan makanan mentah tanpa di olah terlebih dahulu. Menu diet ini terdiri dari makanan dan minuman yang dikonsumsi secara mentah atau tidak dimasak melebihi sekitar 42-45 derajat Celcius. Makanan dikonsumsi seperti adanya tanpa dimasak dan lebih ideal jika tidak diproses atau dalam keadaan sesegar mungkin. Mengapa harus makan makanan yang tidak diolah dalam kata lain mentah? Penting untuk mengetahui satu fakta yaitu kandungan gizi makanan alami justru menjadi rusak ketika dimasak atau melalui proses pengolahan. Makanan yang sudah dimasak, baik melalui pemanasan ataupun proses-proses lainnya, akan mengalami perubahan yang dapat menurunkan nilai gizinya. Makanan yang dimasak menghilangkan kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral karena panas. Makanan yang dimasak juga
    kandungan enzimnya hilang. Selain itu makanan yang di masak juga akan mengubah komponen-komponen penyusunnya menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh. Yang artinya adalah makanan yang telah dimasak tersebut telah mengalami reaksi kimia yang dampaknya tidak baik bagi kesehatan.
    Selain karena alasan di atas yang membuat rawfood menjadi salah satu pilihan diet adalah karena banyaknya manfaat yang di peroleh. Yang pertama adalah rawafood walaupun berasal dari makanan mentah tetapi energi yang di hasilkan lebih banyak ketimbang memakan makanan biasa yang diolah. Efisiensi energi raw food 5-6 kali lebih tinggi daripada
    makanan biasa. Hal ini disebabkan karena makanan mentah kaya akan enzim dan tidak hilang karena tidak diolah. Hal ini menyebabkan tubuh tidak perlu lagi berusaha keras untuk menghasilkan enzim. Selain itu karena makanan ini tidak diolah semakin sedikit lemak dan racun yang masuk ke dalam tubuh. Tidak sampai di situ saja makanan yang sudah diolah membuat tubuh tidak efisien menyerap nutrisi yang dibutuhkan karena sudah hilang ketika proses memasak yang ada tubuh hanya mengolah makanan dengan jumlah nutrisi yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada. Ketika mengikuti pola rawfood penyerapan nutrisi akan lebih efisien. Sehingga energy yang tersedia pun lebih banyak.
    Raw food diet tidak banyak mengandung trans fat dan lemak jenuh dibandingkan dengan makanan yang sudah di olah terutama dengan cara di goreng. Raw food diet juga punya ciri tinggi dalam potassium, magnesium, folat, serat serta vitamin mineral dan pastinya rendah sodium. Hal-hal tersebut menyebabkan rawfood diet memiliki manfaat untuk menurunkan resiko terkena penyakit. Contohnya yaitu menurunnya risiko penyakit jantung. Menurunkan indeks massa tubuh yang juga berarti menjaga tubuh dari kemungkinan kelebihan berat badan atau obesitas. Kulit terlihat lebih segar. Fungsi pencernaan akan meningkat karena meningkatnya konsumsi serat. Rawfood diet juga menurunkan jumlah kolestrol jahat dalam tubuh. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi raw diet food menurunkan total plasma kolesterol dan konsentrasi-konsentrasi trigliserida.
    Yang penting diperhatikan ketika akan memulai rawfood diet adalah pertama memahami tentang manfaat pola makan makanan mentah, juga resiko yang bisa terjadi ketika mencoba ataupun ketika bertahan terlebih lagi ketika pola makan yang sebelumnya bertolak belakang dengan prinsip rawfood diet. Kedua, atur jadwal makan baik itu dari menu ataupun waktunya. Hal ini akan membantu untuk mendisiplinkan diri. Ketiga, penting untuk memperhatikan bagaimana reaksi tubuh. Tubuh juga memerlukan penyesuaian atau beradaptadi dengan pola makan yang baru. Keempat, pola makan makanan mentah adalah seni dan sains. Kita bisa mempelajarinya dan kita juga bisa menikmatinya. Nikmati apa yang terjadi, jangan membuat perubahan pola makan ini merupakan sebuah beban hingga akhirnya membuat stress karena sekalipun tidak mengkonsumsi racun dari makanan, tetapi tubuh memproduksi racun begitu pikiran seseorang negatif atau buruk. Maka jangan takut untuk memulai pola hidup yang sehat. Rawfoods diets merupakan salah satu pilihan yang bisa membantu untuk mengarahkan jalan ke pola hidup sehat.
    Daftar pustaka :
    Koebnick, Corinna et al. 2005. Long-Term Consumption of a Raw Food Diet Is Associated with Favorable Serum LDL Cholesterol and Triglycerides but Also with Elevated Plasma Homocysteine and Low Serum HDL Cholesterol in Humans. Tersedia pada http://jn.nutrition.org/content/135/10/2372.full . . [diakses 7 September 2017]
    Hobbs, Suzanne Havala. 2002. Raw Foods Diets. Tersedia pada http://www.vrg.org/journal/vj2002issue4/2002_issue4_rawfoodsdiet.php . [diakses 7 September 2017]
    http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2014-2-01977-DS%20Bab2001.pdf
    Artikel ini ditulis oleh Ni Putu Divi Swandewi Putri – 41150026

    Like

  5. Brahmastra Megasakti – 41150025

    Diet ketogenik adalah diet tinggi lemak, cukup protein, rendah karbohidrat. Diet rendah karbohidrat merupakan program diet yang membatasi konsumsi karbohidrat. Asupan makanan dengan karbohidrat yang mudah dicerna (seperti gula, roti, pasta) dibatasi atau diganti dengan makanan yang mengandung persentase lemak lebih tinggi dan protein cukup (seperti daging, ikan, kerang, telur, keju, dan kacang-kacangan) dan makanan lain yang rendah karbohidrat (misalnya bayam, kangkung dan biji-bijian). Diet ini memaksa tubuh membakar lemak daripada karbohidrat. Karbohidrat yang terkandung dalam makanan diubah menjadi glukosa, yang kemudian diangkut ke seluruh tubuh dan sangat penting sebagai energi dan menopang fungsi kerja sistem organ tubuh. Namun apabila terdapat sedikit karbohidrat yang disediakan oleh makanan sebagai energi, metabolisme energi akan bergeser oleh hati dengan mengubah lemak menjadi asam lemak dan badan keton. Badan keton akan masuk ke jaringan organ dan menggantikan glukosa sebagai sumber energi. Istilah “diet rendah karbohidrat” umumnya diterapkan pada diet yang membatasi karbohidrat hingga kurang dari 20% total asupan kalori. Diet ketogenik meliputi 80% lemak, 15% protein, dan 5% karbohidrat; rasio lemak terhadap protein dan karbohidrat berkisar antara 2: 1 sampai 4: 1.
    Dalam kepentingan klinis, diet ketogenik umum digunakan sebagai usaha pengobatan kejadian refraktori penyakit epilepsi pada anak-anak. Kenaikan badan keton tubuh dalam darah, keadaan yang dikenal sebagai ketosis, menyebabkan penurunan frekuensi kejang epilepsi. Ketosis adalah proses nutrisi yang ditandai dengan konsentrasi serum benda keton lebih dari 0,5 mM, dengan kadar insulin dan glukosa yang darah rendah dan stabil. Anak-anak dan orang muda yang memiliki penyakit epilepsi telah mencoba beberapa bentuk diet seperti ini berhasil menurunkan frekuensi jumlah kejang turun setidaknya hampir setengahnya dan efeknya tetap ada meskipun setelah menghentikan diet. Epilepsi adalah salah satu gangguan neurologis yang paling umum setelah stroke. Hal ini didiagnosis pada seseorang yang memiliki kejang berulang yang tidak beralasan. Kejadian kejang terjadi ketika ada ketidakseimbangan tiba-tiba antara gaya eksitasi dan inhibisi di dalam jaringan neuron kortikal. Hal ini dapat mempengaruhi, misalnya otot, indera, kesadaran, atau kombinasi. Mekanisme yang mendasari kemanjuran klinis dari diet ketogenik masih tidak diketahui. Beberapa teori mekanisme dari aksi ketosis kronis telah mengacu pada modifikasi siklus asam trikarbosilat untuk meningkatkan sintesis asam γ-aminobutirat di otak, membatasi produksi spesimen oksigen reaktif, dan meningkatkan produksi energi jaringan otak. Sebagai Hasilnya, hiperpolarisasi sel saraf terjadi, menstabilkan fungsi sinaps dan meningkatkan ketahanan terhadap kejang di seluruh otak. Berdasarkan mekanisme asam trikarbosilat, diet ketogenik adalah terapi lini pertama yang tepat untuk pasien dengan kejang yang berhubungan dengan gangguan metabolik seperti defisiensi protein pengangkut glukosa (penyakit De Vivo). Indikasi untuk diet ketogenik adalah epilepsi masa kecil yang sulit diobati.
    Meskipun diet ketogenik mungkin berguna sebagai bagian dari pengobatan berbagai penyakit, terutama pada epilepsi yang farmakoresisten pada anak-anak, situasi yang lebih umum untuk dokter umum menyarankan penggunaan diet ketogenik oleh pasien adalah untuk menurunkan berat badan. Diet ketogenik niscaya terbukti efektif, setidaknya dalam jangka pendek hingga menengah, sebagai alat untuk melawan obesitas, hiperlipidemia dan beberapa faktor risiko kardiovaskular, namun diet ketogenik juga menimbulkan beberapa kekhawatiran. Banyak kekhawatiran tentang penggunaan diet ketogenik dikaitkan dengan kurangnya pengetahuan tentang mekanisme fisiologis yang terlibat. Diet ketogenik menginduksi kondisi metabolik yang disebut “ketosis fisiologis”. Setelah beberapa hari puasa atau makanan karbohidrat yang secara drastis dikurangi (di bawah 20 gram per hari), cadangan glukosa tubuh menjadi tidak mencukupi untuk produksi oksaloasetat untuk oksidasi lemak normal dalam siklus Krebs dan untuk suplai glukosa ke sistem saraf pusat. Masalah pertama yang pertama terjadi adalah oksaloasetat menjadi relatif tidak stabil pada suhu tubuh, oleh karena itu diperlukan (jumlah minimal oksaloasetat diperlukan untuk fungsi optimal siklus Krebs) pasokan siklus asam tricarboksilat dengan oksaloasetat yang berasal dari glukosa melalui karbosilaksi bergantung ATP dari asam piruvat dengan piruvat karboksilase. Masalah kedua adalah, sistem saraf pusat tidak dapat menggunakan asam lemak sebagai sumber energi (karena mereka tidak melewati sawar darah otak), sehingga glukosa biasanya merupakan satu-satunya bahan bakar untuk otak manusia. Setelah tiga sampai empat hari puasa atau diet karbohidrat yang sangat rendah, sistem saraf pusat membutuhkan sumber energi alternatif dan ini berasal dari kelebihan produksi asetil-KoA yang mengarah pada produksi badan keton yang disebut: asetoasetat (AcAc), β- asam hidroksibutirat (BHB) dan aseton. Proses ini disebut ketogenesis dan terjadi terutama pada matriks mitokondria di hati sehingga akhirnya badan keton kemudian digunakan oleh jaringan sebagai sumber energi. Dalam kondisi overproduksi, asam asetoasetat terakumulasi di atas tingkat normal dan bagiannya diubah menjadi dua badan keton lainnya. Kehadiran badan keton dalam darah dan eliminasi mereka melalui urine menyebabkan ketonemia dan ketonuria. Aseton (diproduksi oleh dekarboksilasi langsung setoasetat), menjadi senyawa yang sangat mudah menguap, dihilangkan terutama melalui pernapasan di paru-paru (oleh karena itu bau napas khas, “nafas buah”) dan, walaupun tidak memiliki fungsi metabolik, kejadian ini dapat bermanfaat dari sudut pandang diagnostik klinis. Dengan demikian harus dianggap bahwa “nafas buah” menunjukkan kondisi ketosis yang bisa bersifat fisiologis (puasa, diet rendah karbohidrat, latihan pasca) belum tentu merupakan indeks kondisi patologis.
    Diet ketogenik dapat dianggap sebagai pilihan untuk anak-anak dengan epilepsi yang sulit diobati yang menggunakan beberapa obat antiepilepsi, dan merupakan pengobatan pilihan untuk kejang yang berhubungan dengan defisiensi protein transporter glukosa (yaitu penyakit De Vivo) dan defisiensi kompleks piruvat dehidrogenase. Periode diet ketogenik karbohidrat rendah juga dapat membantu mengendalikan rasa lapar dan dapat memperbaiki metabolisme oksidatif lemak sehingga mengurangi berat badan. Pemahaman yang benar tentang diet ketogenik bisa menjadi alat yang berguna untuk mengobati obesitas dan terapi epilepsi.

    Daftar Pustaka:
    Freeman JM, Freeman JB, Kelly MT. The ketogenic diet: a treatment for epilepsy. 3rd ed. New York, NY: Demos Health; 2000.
    Seo JH, Lee YM, Lee JS, Kang HC, Kim HD. Ef cacy and tolerability of the ketogenic diet according to lipid:nonlipid ratios—comparison of 3:1 with 4:1 diet. Epilepsia 2007;48(4):801-5. Epub 2007 Mar 26.
    Thompson, W.G.; Cook, D.A.; Clark, M.M.; Bardia, A.; Levine, J.A. Treatment of obesity. Mayo Clin. Proc. 2007, 82, 93–101.
    Koh-Banerjee, P.; Wang, Y.; Hu, F.B.; Spiegelman, D.; Willett, W.C.; Rimm, E.B. Changes in body weight and body fat distribution as risk factors for clinical diabetes in US men. Amer. J. Epidemiol. 2004, 159, 1150–1159.
    Yeomans, M.R. Psychological approaches to understanding satiation and satiety. Agro Food Ind. Hi-Tech 2010, 21, 16–19.

    Like

  6. Diet merupakan proses pengaturan pola makan baik dari segi porsi , ukuran , maupun dari kandungan gizi pada makanan yang kita makan. Di jaman yang serba modern ini orang sangat mudah untuk menemukan banyak informasi mengenai diet mulai dari informasi makanan , pola diet , dan macam – macam diet. Salah satu diet yang popular di jaman ini adalah diet vegetarian . Alasan mengapa diet ini menjadi popular karena banyak manfaat yang di dapatkan dari diet vegetarian, beberapa diantaranya adalah diet vegeb dapat meningkatkan kesehatan tubuh , mengurangi resiko terkena penyakir jantung , diabetes dan beberapa penyakit kanker. Di samping manfaat tersebut, ternyata orang yang melakukan diet vegetarian ini biasanya terlalu mengandalkan makanan oalahan yang banyak mengandung kalori , lemak dan sodium dan mungkin tidak cukup kalsium sehingga mereka kekurangan beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun dengan sedikit perencanaan dan beberapa informasi , diet vegetarian dapat memenuhi kebutuhan gizi orang – orang dari segala umur, termasuk anak – anak , remaja, maupun wanita yang sedang hamil. Kuncinya adalah orang yang melakukan diet vegetarian ini harus menyadari kebutuhan nutrisi mungkin dapat dilakukan dengan bantuan ahli gizi sehingga perencanaan diet vegetarian sesuai dengan kebutuhan nutrisi dari orang yang melakuan diet tersebut.

    Balik ke diet vegetarian , ketika orang mendengar kata vegetarian pasti , yang mereka pikirkan adalah diet tanpa mengkonsumsi daging, tapi sebenarnya diet vegetarian itu banyak sekali variasinya. Yang pertama ada diet lacto vegetarian. Seseorang yang melakukan diet lacto lebih mengkonsumsi makanan yang berasal dari susu seperti yogurt dan beberapa produk olahan susu. Namun mereka tidak mengkonsumsi produk susu yang dibuat dengan gelatin , karena kebanyakan gelatin mengandung bubuk hewan , tulang maupun sumsum tulang. Vegetarian lakto juga menghindari produk susu yang mengandung rennet berbasis hewan , yaitu kumpulan enzim yang dibuat dari betis hewan. Kemudian setelah diet lacto ada diet ovo . Sama seperti diet lacto , orang yang melakukan diet ovo ini lebih banyak mengkonsumsi telur dan susu . Namun walaupun banyak mengkonsumsi susu dan telur mereka juga masih mengkonsumsi buah , sayuran , dan beberapa kacang – kacangan. Walaupun sebernarnya orang yang melakukan diet lacto ovo vegetarian terkesan seperti memiliki kolesterol yang tinggi karena mengkonsumsi banyak telur namun berdasarkan “ American Journal of Clinical Nutrition “, dengan melakukan diet lacto ini dapat meningkatkan kesehatan jantung , mendorong penurunan berat badan atau pemeliharaan berat badan disbanding orang yang mengkonsumsi daging – dagingan . Kemudian setelah diet lacto da n ovo, ada juga pescatarian dan diet vegan . Diet pescatarian in sebenarnya merupakan diet yang sangat unik karena sesorang yang melakukan diet pescatarian ini memang tidak mengkonsumsi daging sama seperti seorang vegetarian tetapi mereka masih mengkonsumsi ikan dan semua jenis makanan seafood. Kelebihan dari diet pescatarian ini adalah mereka masih mendapatkan asupan protein hewani walaupun mereka tidak mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan darat. Oleh karena itu diet pescetarian ini dapat membantu pengaturan berat badan , mengurangi resiko terkena kanker, serangan jantung, dan kekurangan zat besi, serta dapat meningkatkan daya ingat karena omega 3 yang mereka konsumsi yang berasal dari ikan. Kemudian yang terahkir adalah diet vegan dimana diet vegan ini sebernarnya hampir sama dengan diet lacto ovo . mereka tidak mengkonsumsi makanan seperti daging termasuk ungags dan ikan , namun mereka masih mengkonsumsi telur . Diet vegan juga tidak cuma menghindari makan yang mengandung daging hewan, mereka juga menghindari semua produk makanan yang mengandung unsur hewan, seperti margarin yang dibuat dengan whey, apapun yang mengandung gelatin, tulang hewan, dll. Manfaat dari melakukan diet vegan ini adalah dapat menurunkan berat badan , karena orang yang melakukan diet vegan ini cenderung memasukan sedikit kalori kedalam tubuh , kemudian menjaga kesehatan kardiovaskular dan mencegah resiko dari diabetes. Kekurangan dari diet vegan ini biasanya tidak mendapatkan cukup kalsium sehingga cenderung beresiko untuk terkena osteoporosis untuk itu orang yang melakukan diet vegan tetap dianjurkan untuk mengkonsumsi susu .

    Kunci untuk melakukan diet vegetarian yang sehat sebenarnya adalah untuk memasukkan berbagai makanan karena dengan satu jenis makanan tidak dapat memberi semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Perlu diingat bahwa semakin ketat seseorang melakukan diet , semakin ketat pula untuk mendapatkan semua nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. Salah satu cara yang baik untuk beralih ke diet vegetarian adalah secara bertahap mengurangi daging dalam makanan sambil meningkatkan konsumsi buah dan sayuran. berikut adalah beberapa tip untuk membantu memulai melakukan diet vegetarian :

    – Ramp up = Meningkatkan konsumsi jumlah makanan tanpa daging setiap minggu dan mengganti dengan mengkonsumsi sayuran hijau, seperti bayam, kangkung,dll dalam makanan sehari-hari.
    – Pengganti = mengganti resep masakan . Misalnya, membuat menu cabai vegetarian dengan meninggalkan daging sapi dan lebih menambahkan kacang hitam .
    – Cari informasi mengenai diet vegetarian sesuai sumber yang valid dan memiliki testimony yang banyak misalnya . lakukan dengan teratur kalau perlu mintalah bantuan ahli gizi untuk menyusun menu diet.

    Sumber :
    Katsilambros, Nikolaos, dkk.2016.Asuhan Gizi Klinik.Jakarta: Penerbit Buku kedokteran EGC
    http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/vegetarian-diet/art-20046446?pg=2. Diakses pada tanggal 6 September 2017

    Artikel ini di susun oleh Alexander Mahesa – 41150024

    Like

  7. Diet Alkaline

    Di zaman seperti sekarang, banyak orang mulai menganggap penampilan adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan. Menjamurnya klinik-klinik aesthetic centre, mulai dari sekedar perawatan kulit dan rambut hingga perawatan tubuh dalam hal body slimming ataupun body toning. Tingginya minat untuk memiliki bentuk tubuh yang proporsional menjadikan masyarakat rela untuk melakukan apa saj. Mulai dari berolahraga ringan hingga membayar pelatih personal, mengonsumsi obat-obatan penurun berat badan hingga operasi. Hingga berbagai metode diet pun mulai bermunculan, yang tak jarang menimbulkan persepsi yang salah akan diet. Mulai dari tidak mengonsumsi nasi, menjadi vegetarian, bahkan sampai tidak makan sama sekali. Bagi sebagian orang, diet adalah tidak makan, namun definisi diet yang sesungguhnya adalah pengaturan pola makan. Pengaturan pola makan ini diharapkan tetap dapat mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh namun tetap bisa menjaga berat badan. Banyaknya metode diet yang diperkenalkan menjadikan masyarakat bertanya-tanya metode yang aman untuk menurunkan berat badannya tanpa harus menjadi sakit karenanya.
    Salah satu jenis diet yang mulai ramai diperbincangkan adalah diet makanan alkaline. Diet makanan alkaline adalah suatu pola makan yang menekankan pada konsumsi makanan yang bersifat alkali seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan biji-bijian utuh (wholegrains) yang lebih baik untuk dikonsumsi daripada makanan olahan dikarenakan bukan saja mengandung lebih banyak nutrisi, tetapi juga dapat mempertahankan seratnya, yang akan memperlambat pelepasan glukosa, sehingga dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Inilah alasan mengapa diet ini termasuk aman untuk dijalankan karena pada dasarnya adalah mengubah pola makan dan menghindari makanan yang bersifat asam yang cenderung mengandung gula dan kalori yang tinggi.Dalam diet ini, adapun teori yang digunakan adalah bagaimana makanan dengan tinggi asam akan mengandung kalori yang lebih tinggi (misal minum minuman bersoda, dan memakan makanan gorengan, berlemak atau junk food), dan diet yang sehat melibatkan keseimbangan antara makanan yang bersifat asam (acidifying foods) dan makanan yang bersifat alkali (alkalizing foods). Diet alkaline bertujuan untuk mengatasi kelebihan asam harian tubuh, membantu dalam mengurangi beban yang dilakukan oleh sistem detoksifikasi asam tubuh, seperti contohnya kinerja ginjal.

    pH yang tepat sangat penting bagi kesehatan dan ketidakseimbangan pH yang ekstrem bisa berakibat fatal. Alkalosis terjadi saat darah dan cairan lainnya menjadi terlalu basa. sebaliknya, asidosis ditandai dengan tingginya kadar asam dalam cairan tubuh. Asidosis metabolik yang dipicu diet terjadi bila terlalu banyak produk hewani, dan tidak cukup buah dan sayuran, dikonsumsi. Asidosis metabolik meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pernafasan, diabetes, dan batu ginjal. Ini menyebabkan kerusakan ginjal, yang berkontribusi terhadap asidosis metabolik. Oleh karenanya, diet ini sangat menekankan keseimbangan antara konsumsi makanan alkali dan asam.

    Adapun manfaat dari diet ini antara lain :
    1. Membantu dalam proses pencernaan serta menghindari perut menjadi kembung.
    2. Menjadikan kulit lebih indah dikarenakan makanan yang bersifat alkali seperti biji-bijian dan kacang-kacangan tertentu mengandung minyak lemak esensial yang membantu meningkatkan kecantikan kulit.
    3. Meningkatkan kemampuan memori, fokus dan konsentrasi, dikarenakan level gula darah cenderung yang lebih teratur.
    4. Meningkatkan energi, dikarenakan banyak makanan yang bersifat alkali merupakan jenis slow release carbohydrates (melepaskan karbohidrat secara perlahan-lahan) dan memiliki kandungan protein vegetarian, dimana hal ini akan membantu menyeimbangkan gula darah.
    5. Mengurangi keinginan untuk mengkonsumsi gula, alkohol, kopi dan lainnya.

    Dalam diet ini, perlu kembali diingat bahwa penting untuk menjaga keseimbangan antara makanan alkaline dengan makanan asam. Cara untuk menyeimbangkan konsumsi makanan antara alkaline dengan asam yakni mengikuti aturan 80/20. Aturan 80/20 ini adalah perbandingan makanan bersifat alkali dan makanan bersifat asam yang disarankan untuk konsumsi setiap harinya, seperti contohnya banyak memasukkan sayur-sayuran, dengan biji-bijian sebagai makanan dasarnya kemudian pada bagian paling atas (20%-nya) barulah ditaruh protein daging-dagingan. Dengan cara ini maka sebagian besar diet akan bersifat alkali, di lain pihak lain juga tidak mengorbankan kesempatan untuk konsumsi daging-dagingan. Oleh karenanya, dalam diet ini tidak perlu takut untuk tidak mendapatkan kesempatan untuk memperoleh protein hewani.

    Contoh dari makanan yang bersifat alkaline adalah :
    1. Lemon, jeruk nipis, jeruk bali
    2. Kurma, ara dan apricot (yang dikeringkan)
    3. Tomat, apel, pear, mangga, pepaya, alpukat
    4. Selada air, fennel, asparagus, seledri dan kembang kol
    5. Bawang putih, bawang merah, jahe (segar) dan beetroot
    6. Bayam, parsley / peterseli dan ketumbar
    7. Minyak dan biji bunga matahari, labu dan biji wijen
    8. Kacang almond, walnut dan pecan
    9. Quinoa, millet, buckwheat, oats dan beras coklat
    10. Susu almond, susu dari beras coklat
    11. Ground coconut (kelapa parut) dan air kelapa

    Dan beberapa makanan yang sebaiknya di kurangi atau di hindari adalah :
    1. Daging merah
    2. Daging Unggas
    3. Sereal sarapan yang diproses (dikarenakan rendah nutrisi, tinggi kadar gula dan garam)
    4. Biskuit, kue dan roti-rotian (tinggi kadar ragi-nya, tepung putih, garam, gula dan pengawet dimana semuanya merupakan komponen pembentuk sifat asam)
    5. Minuman bersoda, cola, diet cola dan alkohol
    6. Teh, Kopi, coklat (terutama coklat susu yang kaya akan gula dan produk susu padat)

    Tubuh manusia memiliki kebutuhan yang luar biasa untuk menjaga keseimbangan pH darah dengan mekanisme kompensasi utama adalah melalui ginjal dan pernafasan. Mengonsumsi makanan alkaline tentu akan meningkatkan pH darah yang pada akhirnya akan memicu urin yang lebih basa. Peningkatan konsumsi buah dan sayuran dalam diet alkali akan memperbaiki rasio ion K / Na dan dapat bermanfaat bagi kesehatan tulang serta mengurangi penyakit kronis lainnya seperti hipertensi dan stroke. Peningkatan magnesium yang diperlukan untuk fungsi enzim, merupakan manfaat tambahan dari diet alkali. Magnesium yang tersedia, yang diperlukan untuk mengaktifkan vitamin D. Alkalinitas dapat menghasilkan manfaat tambahan untuk beberapa agen kemoterapi yang membutuhkan pH yang lebih tinggi. Namun, salah satu pertimbangan pertama dalam diet alkali, adalah untuk mengetahui jenis tanah tempat sayuran dan buah- buahan ini tumbuh karena hal ini dapat mempengaruhi kandungan mineral secara signifikan. Namun, tidak ada salahnya untuk tetap mencoba mengingat begitu banyak manfaat yang bisa di dapatkan dari metode diet ini selama dilakukan dengan benar.

    Sumber :
    acidalkalinediet.com/listofalkalinefoods.pdf diakses pada 7 September 2017 pukul 08.00 WIB
    astutenews.com/2016/10/21/understanding-the-alkaline-diet-and-its-benefits/ diakses pada 7 September 2017 pukul 08.00 WIB
    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3195546/ diakses pada 7 September 2017 pukul 09.30 WIB
    http://melangsingkantubuh.info/diet-alkaline-sehat-dan-cepat-turunkan-berat-badan# diakses pada 7 September 2017 pukul 09.40 WIB

    Artikel ini ditulis oleh Ni Nengah Ayu Petra Steffiasih-41150021

    Like

  8. Ba-ba-banana~ (ala minion)
    Ya, banana alias pisang kesukaan para minion ini dapat digunakan untuk diet menurunkan berat badan, yaitu Diet Pisang, bisa disebut juga Asa Banana Diet atau Morning Banana Diet yang merupakan suatu cara diet yang berawal dari seorang farmakologi yang bernama Sumiko Watanabe untuk menguruskan suaminya, Hitoshi Watanabe. Program diet ini akan membuat anda memakan buah, lebih menyadari tingkat rasa lapar dan rasa kenyang, dan memakan malam pada pukul 20.00 tanpa dessert.1
    Sarapan pagi pada program ini akan diawali dengan pisang dan minum air putih bertemperatur suhu ruangan. Pisang yang dimakan pun juga harus matang, tanpa di masak atau dibekukan. Bila masih lapar, anda dapat kembali mengonsumsi makanan dalam waktu 15-30 menit ke depan. Untuk makan siangnya, anda dapat makan secara normal namun direkomendasikan makan ala Jepang dengan pepatah “Hara hachibu ni isha irazu” yang berarti “kita tidak membutuhkan dokter bila makan 80% kenyang”, terutama nasi. Anda diperbolehkan mengonsumsi snack satu kali di siang hari dimana cemilannya boleh yang manis-manis seperti coklat atau makanan manis lainnya, tetapi harus menghindari susu dan es krim.1
    Diet ini cukup efisien dalam menurunkan berat badan, namun meski berat badan menurun, hampir bisa dipastikan bahwa anda dapat menderita kondisi kurang nutrisi (malnourishment) dan kehilangan otot dimana kehilangan otot tersebut dapat diartikan menjadi metabolisme yang melambat. Selain itu, dengan memakan satu jenis makanan saja seperti pisang, anda “merampas” nutrisi penting dari tubuh anda. Padahal diet yang sehat seharusnya mengandung 3 jenis makronutrient, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Lantas apa saja yang terkandung dalam pisang?2
    Satu porsi pisang mengandung berat sebesar kurang lebih 126 gram, 110 kalori, 30 karbohidrat, dan 1 gram protein. Pisang juga bebas dari lemak, kolestrol, dan sodium. Selain itu, pisang juga mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin B6 (5mg), Manganese (3mg), vitamin C (9mg), Potassium (450mg), serat makanan (3g), Mg (34mg), vitamin B12 (25 mcg), vitamin B2 (1mg), vitamin A (81 IU), dan zat besi (3mg). Rekomendasi untuk konsumsi potasium maksimal adalah 4700 mg perhari untuk orang dewasa. Bila potasium dikonsumsi berlebih akan dapat menimbulkan berbagai dampak terutama yang ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal sehingga tidak dapat mengeluarkan kelebihan potasium yang kemudian akan berujung pada hiperkalemia atau high potassium (potasium tinggi).3
    Hiperkalemia atau high potassium merupakan kondisi dimana terlalu banyak potasium dalam darah karena ginjal tidak mampu menoleransi kelebihan potasium untuk dibuang, sehingga kadar potasium dalam darah mencapai angka > 5,5 mmol/L dalam darah dimana normalnya, jumlah potasium dalam darah adalah 3,6-5,2 mmol/L. Selain itu, potasium yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi, diabetes melitus tipe 1, Addison’s disease, dan perdarahan internal. Dalam kasus yang extreme, dapat menyebabkan paralisis atau gagal jantung. Bila tetap tidak diobati, maka akan dapat menyebabkan jantung berhenti.4 Tidak hanya hiperkalemia yang memiliki dampak buruk, terlalu banyak mengonsumsi pisang juga dapat menyebabkan berbagai dampak buruk seperti :
    – Dapat menyebabkan berat badan meningkat. Bukannya turun, melainkan meningkat. Hal ini desebabkan oleh kandungan pisang yang sempat terbahas sebelumnya, yaitu 110 kalori dan 30 gram karbohidrat. Meski kalorinya lebih sedikit daripada nasi (175 kalori), namun kita tidak bisa mengeyampingkan jumlah karbohidratnya yang cukup tinggi. Sehingga bila terlalu banyak dikonsumsi, maka berat badan akan meningkat, bukan menurun.
    – Pisang juga merupakan salah satu pemicu migrain.
    – Potasium yang merupakan kandungan pisang dapat menyebabkan hiperkalemia.
    – Pisang juga dapat merusak gigi, bahkan lebih parah daripada coklat dan permen karet.
    – Dapat menyebabkan kantuk karena kandungan pisang, yaitu tryptophan yang mengurangi kemampuan mental dan waktu reaksi, yang kemudian berujung pada rasa kantuk. Selain itu juga ada magnesium yang dapat merilekskan otot. Sehingga pisang baik dikonsumsi pada saat sebelum tidur.
    – Pisang juga dapat menyebabkan masalah saraf dikarenakan kandungan vitamin B6 yang bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan hal tersebut.
    – Ragweed alergi
    – Menjadi hipersensitif pada pasien yang alergi latex.
    – Masalah pernapasan. Masalah ini masih berkaitan dengan ragweed alergi.
    – Nyeri abdominal dapat terjadi bila pisang yang dimakan tidak cukup matang.
    – Beberapa orang yang alergi pisang juga dapat mengalami anaphylactic shock.
    – Pisang yang tidak cukup matang juga dapat menyebabkan konstipasi.
    – Serat dan fruktosa dalam pisang, bisa menyebabkan gas bila dikonsumsi berlebihan.
    – Beresiko terkena diabetes melitus tipe 2 juga karena pisang mengandung banyak karbohidrat dan bila di konsumsi berlebih, akan menaikkan berat badan dan memicu obesitas yang dapat berakhir pada diabetes melitus tipe 2.5
    Namun, diantara banyaknya hal negatif dari pisang, pisang juga mengandung banyak hal positif seperti :
    – Dapat menurunkan tekanan darah meski meningkatkan intake dari potassium karena efek vasodilatasi.
    – Satu buah pisang dapat menurunkan resiko asma sebesar 34%.
    – Konsumsi pisang dapat menurunkan resiko terkena kanker leukemia. Sedangkan intake tinggi dari seratnya dapat menurunkan resiko kanker colorectal.
    – Serat, potassium, vitamin C, dan vitamin B6 dapat menurunkan resiko cardiovaskular disease. Dan bila potassium dikopnsumsi sebanyak 4069 mg perhari dapat menurunkan resiko kematian akibat ischemic heart disease, juga bisa menurunkan resiko stroke, melindungi kehilangan massa otot, menjaga kepadatan mineral tulang, dan mengurangi pembentukan batu ginjal.
    – Meski terdapat resiko diabetes melitus tipe 2 bila di konsumsi berlebih, namun dapat juga menurunkan resiko tersebut dengan mengonsumsi jumlah yang tepat dimana 21-25 g perhari untuk wanita dan 30-38 g perhari untuk pria.
    – Pisang sangat bagus untuk penderita diare.
    – Menjaga daya ingat dan meningkatkan mood.3
    Dari data diatas, dapat saya simpulkan bahwa Diet Pisang bagus untuk kesehatan bila tidak dikonsumsi berlebih atau dikonsumsi secukupnya.

    Daftar Pustaka :
    1. Lisa Scheitzer.2017. The Morning Banana Diet. WebMD. Diakses di http://www.webmd.com/diet/a-z/morning/banana/diet
    2. Krissy brady. 2017. WTH Is The Mono Diet And Can It Help You Drop Pounds?. WomensHealthMag. Diakses di http://www.womenshealthmag.com/weight-loss/monodiet?amp
    3. Megan Ware RDN LN. 2017. Bananas : Health benefits, Facts, Research. MedicalNewsToday. Diakses di http://www.medicalnewstoday.com/articles/271157.php
    4. Carmella Wint dan Kristeen Cherney. 2017. High Potassium. Healthline. Diakses di http://www.healthline.com/health/high-potassium-hyperkalemia
    5. Karishma Sehgal. 2017. 14 Serious Side Effects of Bananas. StyleCraze. Diakses pada http://www.stylecraze.com/articles/serious-side-effects-of-bananas/?amp=1#Hyperkalemia

    Artikel ini ditulis oleh Julia Elfreda Chandra – 41150022

    Like

Silahkan berkomentar.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s